351 views

From Zero To Hero Dr. Joonner Rambe, SE, MM Yang Kental Dengan Budaya Batak

15 / 100 Skor SEO

www.warisanbudayanusantara.com

Dr, Joonner Rambe, SE, MM Seorang Bangsawan dari Tapanuli Selatan ini dan juga Pengusaha Sukses  dibekasi, salah Satu Dosen Di Universitas Borobudur Jakarta ini, walau pun ia memiliki Segudang prestasi Ia memiliki motto tetap, kerja dan kerja, keberhasilan yang ia dapat dengan  kerja keras Tampa lelah dan mengeluh,  “Anak desa yang terlahir Menjadi pemimpin”, dan Menjadi contoh panutan di zaman era millennial ini dan membangun kesuksesan bagi orang lain dan generasi yang akan datang, yang bertempat tinggal, Jl Danau Maninjau , Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat . (04/april/2019).

Dr. Jonner Rambe, SE, MM Beserta Permaisuri Dra. carolina lumbantobing

Dr. Joonner Rambe, SE, MM gelar yang kini la Miliki, Ompu Sri Paduka Daulat Raja Agung Panuturi Hasadaon , dan Doktor HC Perdamaian (Ph,D in Peace) dari SIMS University Of Higher Education in Martial Arts International, Certificate of Appreciation for Peace Keeping dari Organisasi Perdamaian Dunia dan HAM, menerima Certificate of Appreciation for Peace Keeping dari Organisasi Perdamaian Dunia dan HAM.  President Sims University of Higher Education in Martial Arts International India, penghargaan yang diserahkan langsung oleh  Dr. Prem Parkash Grover (Duta Besar PBB untuk Perdamaian Dunia dan Dr Mohammad Qasim Seikh) ,dan ia Ketua Dewan Pengawas DPN  KERMAHUDATARA.

 

Dr. Joonner Rambe, SE, MM gelar “Baginda Agung Panuturi Hasadaon” dan istrinya di beri Gelar “Ratu Namora Hasayangan” merupakan Raja dan Ratu Tano Tombangan (Tantom), yang memiliki 3 putri 1 putra Di daerah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel),yang kini di miliki oleh Dr Joonner Rambe, Yang merupakan gelar tertinggi dalam kerajaan, dan resmi menyandang gelar baru, Daulat Raja Agung Panuturi Hasadaon Rambe di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) di Istana Hasadaon Kota Tua, Kecamatan Angkola Tantom.

Daulat Raja Agung Panuturi Rambe menceritakan kisahnya disaat dirinya diangkat menjadi baginda di Tantom adalah atas dasar musyawarah raja-raja, hatobangan, tokoh agama, masyarakat, pemangku adat kepala desa se-Tantom bahkan ia  mendapatkan pengakuan dari sejumlah sultan dan raja di Nusantara,  penabalan dirinya menjadi baginda di Tantom yakni pada tanggal 29 Desember 2009 yang dilaksanakan dalam sebuah acara adat di Istana Hasadaon. Yang lalu

Bahkan raja-raja se-Tabagsel ini juga mengakuinya, bukan cuma itu bahkan juga ia Merupakan Motivasi bagi putara dan putri Indonesia, ia juga merupakan putra daerah Tantom yang sejak SMP sudah meningalkan Tantom untuk bekerja dan kuliah di Jakarta keberhasilan nya saat ini sangatlah menuai hasil yang kini memiliki 5 perusahaan di jabodetabek.

Sepenggal Kisah yang biasa di sapaan Yang Mulia Jooner,Yang ingin kembali ke kampung halaman adalah, ingin memberi kesuksesan diri nya untuk masyarakat Tapanuli Selatan dan memberi contoh kepada perantau, yang kebanyakkan para perantau lupa kampung halaman ya itu daerah Batak Angkola, Di selah kesibukan dan Lelahnya  sebagai  owner dari beberapa perusahaan yang ia kelola di beberapa perusahan, ada hobby yang takpernah di tinngalkan yaitu olah raga golf dan Berburu dengan memiliki beberapa koleksi senjata api ( senpi ) dan mobil rangon untuk berburu Hal inilah sudah sering dan rutin di lakukan “berburu dan tidur di dalam hutan memiliki kepusan yang tak ternilai merasa lebih menyatu dengan alam” ungkapnya. Wbn ( nn )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *