APP Gor Sudiang Makassar Lakukan Aksi Damai, Ini Alasannya

Makassar,- Para pedagang disekitaran Gor Sudiang Makassar yang tergabung dalam APP Gor Sudiang lakukan aksi damai pada minggu,(20/10/2019), di GOR Sudiang Makassar.

Dalam Aksinya para pedagang tak setuju dengan ditiadakannya para pedagang serta kegiatan lainnya, karena menurut pedagang bahwa ini adalah salah satu bentuk perekonomian masyarakat,”ini adalah bentuk perekonomian para pedagang dan juga suatu Pedapatan Asli Daerah jika dikelolah dengan benar”,ujar salah satu pedagang.

Para pedagang juga menganggap bahwa ada sekitaran kurang lebih 500 pedagang yang berjualan disekitaran Gor Sudiang yang bisa menambah PAD pemerintah,”kami disini berjualan ada sekitar 400 hingga 500 pedagang yang bisa berkontribusi dalam PAD pemerintah, karena disini adalah tempat perekonomian sudah bertahun tahun, seharusnya Pemprov memperhatikan ini karena kami yang dianggap semerawut dan tak tertata, bukan solusi untuk meniadakan tetapi kami para pedagang bisa diatur sesuai arahan dan berikan kami solusi bukan malah menambah beban kami”,ungkap pedagang Gor Sudang.

Menurut Ketua APP Gor Sudiang mengatakan, sampai saat ini belum ada tahap mediasi atau diskusi dari pihak Pemprov,” kami sama sekali belum dipertemukan atau dipanggil oleh pihak pemprov dalam hal berdiskusi bersama perwakilan pedagang di Gor Sudiang, dan saya rasa diskusi dengan kami selaku pedagang sangat penting karena menyangkut perekonomian yang telah terjadi beberapa tahun hingga saat ini di sekitatan Gor Sudiang in”,ujar ketua APP kepada awak media

Para pedagang juga selama ini telah berkontribusi kepada pihak pengelolah namun pihak pedagang juga menduga adanya penyelewangan dalam pihak pengelolah,” selama ini kami juga berkontribusi kepada pengelolah dalam iuran kebersihan per minggunya sebesar 10 sampai 15 ribu per pedagang, dan juga tiap tahunnya ada sewa lapak atau tempat sebesar 500 ribu per dua meternya untuk semua para pedagang, jika ini dikelolah dengan baik dan benar ,ini kan menjadi terobosan baru di PAD Pemerintah”,terang Madi.

Menurut Madi, Pengosongan lahan atau para pedagang di Gor Sudiang guna mempermudah masyarakat dalam berolahraga.

Reporter Herman | Red ndra.