Beberapa Kasus di Sulsel   Tak ada Kejelasan, DPP LKKN Ragukan Kinerja Kajati Sulsel

Makassar, Sulsel -Ketua DPP-LKKN (Lembaga Kontrol Keuangan Negara), Baharuddin ungkap kekecewaan terkait kinerja dari pihak Kajati Sulsel, seperti yang diungkap kepada awak media pada Senin,(21/10).

Menurut Ketua DPP LLKN, begitu banyak kasus yang sudah diserahkan penuh ke pihak Kajati Sulsel, namun hingga saat ini belum juga ada kejelasan,” belum juga ada titik terang yang dijadikan tersangka atau pun kasus tersebut tidak bisa ditindak lanjuti serta kejelasannya nihil,” Ungkap baharuddin atau yang biasa disapa ibar,

Ibar juga menambahkan,”Sejak dilakukannya pertemuan dan menyerahkan laporan resmi kepada Kepala Kajati Sulsel Firdaus Dewilmar, di teras Kajati Sulsel sekitar bulan juni lalu, beliau berjanji akan menindak lanjuti segala laporan yang kami berikan, mulai dari kasus korupsi GOR Barombong, kemudian pengadaan Alkes di rumah sakit umum Labuang Baji dan rumah sakit umum Haji makassar, namun
kenyataannya sangat miris, kami anggap sejumlah kasus yang diduga merugikan keuangan Negara hingga miliaran rupiah tersebut menjadi ngambang, tidak jelas dan malah disinyalir mandul”,ungkap ibar dengan nada kecewa.

Ibar pun sangat menyayangkan sikap Kepala Kajati Sulsel yang tidak bisa menuntaskan persoalan tersebut,” dalam berkas yang kami serahkan tersebut sudah sangat jelas kasus yang kami maksud, pihak kajati tinggal memanggil orang-orang yang telah melakukan perbuatan korporasi sehingga terjadinya korupsi di dua instansi berbeda”,terangnya.

Ibar pun menduga bahwa berkasnya hanya menjadi Arsip,” jangan sampai data yang kami berikan hanya di arsip kan kemudian penindakannya diselesaikan diatas meja atau bisa jadi hukum sekarang ini menjadi hukum rimba, dimana siapa yang kuat, dialah yang akan menjadi pemenang nya. Intinya Kejati dalam hal ini beserta team tidak bekerja semaksimal mungkin”,kunci Ibar dengan tegas.

Reporter Herman | red Hs.