Presiden Sarbumusi: Kebijakan Kesejahteraan Buruh di Tunggu Pada Jilid ll

Kesejahteraan buruh di Indonesia menjadi harapan pihak pekerjaan dari bebagai pabrik dan usaha pada kepemimpinan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Perhelatan pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin hari Minggu tanggal 20 Oktober di gedung DPR MPR RI jalan Gatot Subroto Jakarta, banjirnya ucapan “Selamat” masih terus berlangsung dari berbagai pihak begitu pula dengan Presiden Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi)

Presiden Sarbumusi, Syaiful Bahri Anshori mengakatan dengan resminya Presiden dan Wakil Presiden di lantik kemarin, selalu pucuk pimpinan dan nama pengurus anggota seluruh Indonesia menyampaikan ucapan selamat dan harapan perhatian terwujudnya buruh sejahtera. Maka dalam kepemimpinan pemerintahan jilid ll ini nasib para buruh dapat perhatian agar kemakmuran masyarakat kaum buruh tidak semakin buruk, maka periode ll ini Sarbumusi ingin kondisi para buruh nasibnya lebih baik bisa-bisa ada tunjangan hari tua.

“Sebagai anggota buruh, tentu tepilihnya dua tokoh bangsa ini akan memberi peluang yang besar untuk kesejateraan buruh di indonesia, yang masalah membutuh kebijakan-kebijakan yang memihak untuk peningkatan kesejahteraan buruh, kedua orang ini tentu akan memberikan yang terbaik untuk buruh”, ucap Syaiful Bahri Anshori. Senin (21/10).

Presiden Sarbumusi melihat tingkat kesejahteraan masyarakat buruh sangat di perlukan perhatian jika di prosentase buruh yang sejatrannya baik berbanding terbalik, kebijakan yang berpihak kepada buruh sangat diperlukan tunggu pada jilid ll kepemimpinan Jokowi, regulasi apapun yang di keluarkan pemerintah tidak sampai membuat para pekerja itu menjadi dampak apalagi dengan adanya Pemberhentian Kerja (PHK).

reporter Efendi | red ndra.