Pelaku CURAT Dilumpuhkan Timah Panas Karena Melakukan Perlawanan

BATAM, KEPRI – Dua orang tersangka Inisial A H dan Inisial Y N yang merupakan pelaku Pencurian dengan pemberatan (Curat) berhasil diamankan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri.


Hal itu disampaikan oleh Wadir Rekrimum Polda Kepri AKBP Arie Dharmanto, S.Sos, S.I.K, dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno pada konfrensi Pers nya di Polda Kepri pada hari Jumat (29/11).

Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno menjelaskan bahwa satu orang tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan ditembak di bagian kakinya karena terjadi perlawanan saat proses penangkapan.

“Salah satu tersangka berinisial Y N terpaksa dilumpuhkan dengan ditembak dibagian kakinya karena didalam proses penangkapan terjadi perlawanan oleh pelaku sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur”, jelas Priyo Prayitno.

Menurut penjelasan Wadir Reskrimun Polda Kepri AKBP Arie Dharmanto, S.Sos, S.IK bahwa pengungkapan Kasus Curat tersebut didasari dengan adanya Laporan Polisi dan informasi dari masyarakat setempat.

“Dengan tertangkapnya kedua tersangka tersebut tidak menutup kemungkinan masih ada TKP dan pelaku lain terkait pencurian dengan pemberatan ini, hingga sampai saat ini Tim Jatanras terus melakukan upaya pendalaman”, jelas Arie Dharmanto.

Kedua tersangka telah melakukan pencurian dengan pemberatan terhadap toko Alfamart dan toko Indomaret, kasus ini berawal di toko Indomaret kecamatan Sekupang yang dibongkar oleh pelaku dan diketahui setelah keesokan paginya disaat karyawan toko yang ingin membuka tokonya.

Dari kejadian tersebut dilakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku Inisial A H, dengan tertangkapnya A H kemudian dilakukan pengembangan dan dapat diamankan pelaku lainnya yang berinisial Y N.

Tempat Kejadian Perkara adalah Alfamart Kartini dijalan Kartini II kelurahan Sungai Harapan Kecamatan Sekupang Kota Batam dan Indomaret Tiban Indah I kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

Barang bukti yang diamankan sebagai alat untuk menjalankan aksinya berupa tas yang berisikan peralatan obeng, kunci-kunci, tang, Linggis, pisau kecil, dan sarung tangan.

Disamping itu dari tangan pelaku juga diamankan barang bukti hasil dari kejahatan tersangka yaitu Handphone, Kipas Angin, Rice Cooker, TV lcd, Wireless Rounter, Kompor Listrik, Charger Handphone, Handsfree, Baterai, dan beberapa bungkus rokok.

“Atas perbuatan pelaku yang melanggar hukum tersebut, maka para tersangka akan dijerat dengan pasal 362 KUHP dan pasal 363 KUHP”, tutup Arie Dharmanto. (JS)|™Red ndra