123 views

Kirab Budaya Ngarot Bukti Kecintaan Remaja Terhadap Nilai- nilai tradisi Lokal

12 / 100 Skor SEO

Desa Tamansari,kecamatan Lelea,kab.Indramayu.
Tradisi leluhur Ngarot secara turun temurun yang masih di jaga dan di lestarikan,Rabu (4/12).

Kepala Desa Tamansari H. Sukarja

Desa Tamansari salah satu desa pemekaran dari lelea, turut serta menggelar Kirab Tradisi Budaya Ngarot.Yang mana kirab gadis ngarot ini berasal dari desa lelea, dukungan dan rasa mencintai tradisi leluhur sedemikian kuat di desa-desa sekitar lelea, termasuk Desa Tamansari.

Seluruh lapisan masyarakat baik dari desa tamansari sendiri dan bahkan dari desa sekitar sangatlah antusias mengikuti prosesi sakral acara tersebut, dimana hanya perempuan yang masih suci/perawan dan remaja yang masih perjaka yang di perbolehkan menjadi peserta ngarot
Dikatakan kepala Desa TamanSari H.Sukarja,kegiatan Ngarot di bagi menjadi 3 Bagian Yang Peratama Adalah Arak Arakan, ( pawai gadis Ngarot), seserahan, (Serah terima bibit,alat,dan obat pertanian), hiburan (Sebagai rasa Syukur setelah di sahkannya musim tanam) tutur H.Sukarja
Yang sebelumnya acara ngarak gadis ngarot keliling kampung yang berahkir di balai desa,puncak acara kirab Budaya gadis ngarot itu adalah serah terima bibit,alat dan obat obatan pertanian, dari pemimpin daerah tersebut ke peserta ngarot sebagai simbol sudah di perbolehkan masyarakat untuk mulai menggarap lahan pertanian.

Dimana bibit padi di serahkan langsung dari kepala desa ke peserta ngarot,sebagai simbol penghidupan dan sumber pangan,
Istri dari kepala desa menyerahkan air dalam kendi, sebagai lambang obat dan pengairan.
Raksabumi menyerahkan cangkul sebagai lambang di mulainya proses penggarapan lahan.
Camat menyerahkan obat obatan sebagai lambang pemeliharaan tanaman agar subur.
Kirab Budaya Ngarot juga dihadiri oleh Muspika, Danramil, kapolsek, Camat Lelea.

Setelah prosesi selesai barulah berbagai pagelaran tradisi di mulai di laksanakan,dari tari topeng,ronggeng ketuk di gelar sebagai wujud suka cita masyarakat.
Di tempat yang sama juga Udi selaku Lurah desa Taman Sari mengatakan, ngarot di desa tamansari ini sebagai wujud kecintaan masyarakat untuk menjaga dan melestarikan tradisi yang sudah turun temurun ini, karena ngarot sendiri asal usulnya adalah dari desa lelea dan Desa tamansari ini adalah pemekaran dari desa lelea, jadi kami pun punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga dan melestarikan setiap tradisi tradisi peninggalan leluhur, dan selalu berharap dengan kegiatan ini yang di selenggarakan secara rutin dan melibatkan remaja putra maupun putri secara langsung, akan menanamkan jiwa cinta budaya semakin kuat, karena indramayu sangat kaya akan tradisi-tradisi yang tidak di temukan di wilayah lain. Ungkap Udi penuh Semangat.
( Ncex.Dr & Cp.Enjoy ) |™red ndra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *