Tarik Wisata Datang, Pemkab Lumajang ekspor Destinasi Lereng Semeru
10 / 100 SEO Score

Great kabupaten Lumajang Jawa Timur dapat menggaet pengunjung wisata datang, telah di lakukan langkah nyata membangun fasilitas dan lainnya dalam mendukung pengunjung wisata datang.


Lokasi wisata Ranopane yang merupakan pintu gerbang masuk dan keluarnya jalur pendakian gunung Semeru menjadi perhatian pemerintah kabupaten Lumajang Jawa Timur dalam mengembangkan potensi yang ada, maka dalam kunjungannya Bupati Lumajang Thoriqul Haq dengan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati akan di maksimalkan keberadaannya.

Di sampaikan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, Semeru yang kedudukannya berada di kabupaten Lumajang namun secara pengelolaan di bawah pemangku Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), namun ada tuju belas titik yang ada di kawasan TNBTS diberikan ijin untuk di kelola oleh pemerintah kabupaten Lumajang.

Momentum tersebut agar di jadikan kesempatan untuk mendongkrak pengunjung wisata datang dari arah Lumajang baik melalui stasiun Klakah atau terminal bus Minak Koncar, pengunjung wisata ke Ranopane atau yang ke pendakian gunung Semeru akan lebih banyak mendapatkan titik wisata yaitu; Rano Klakah, Rano Pakis, Rano Bedali, Musium Lumajang, Petilasan Arya Wiraraja, pemandian alam Selokambang, air terjun, pure Mandara Giri Semeru Agung, pasar agrowisata dan beberapa objek lain menuju ke lokasi wisata Ranopane.

Bupati, kata Indah Amperawati akan membangun infrastruktur, SDM untuk menarik para wisatawan datang salah satunya akan membangun camping ground, pemperbaik homestay, meningkatkan SDM masyarakat setempat amphitheater yaitu panggung seni sebagai lokasi tahunan akustik Maha Meru rencananya bangunan di pinggir Ranopane.

“Menjadi daya eksotis sendiri bagi para wisatawan”, kata Indah Amperawati optimis, Sabtu (07/12).

Pihaknya tidak mengenyampingkan publikasi, akan di siapkan kendaraan yang standby di stasiun Klakah untuk memfasilitasi kebutuhan transportasi para pengunjung wisata ke Lumajang secara umum khususnya ke arae yang Ranopane dan sekitarnya. Fasilitas ini menjadi pemikiran pemerintah kabupaten Lumajang karena banyak pengunjung wisata lebih nyaman menggunakan akses perjalanan menggunakan kereta api.

Kata Indah berharap pengusaha yang ada di Lumajang dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan dana CSR untuk pembangunan potensi wisata kawasan Ranupani.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Gathering dan Sosial Konservasi, di wisata Ranuregulo, Kamis (05/12/19).

Bupati mengungkapkan, dana CSR yang dikumpulkan bersama Pemkab Lumajang akan difokuskan untuk pengoptimalan potensi wisata Ranupani.

Menurutnya, dengan adanya kolaborasi antara forum CSR dengan pemerintah, akan ada percepatan terhadap pengembangan pariwisata. Sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung di wisata Ranupani.

Program yang di gadang pemerintah kabupaten Lumajang di harapkan masyarakat mendukung dengan menciptakan suasana aman dan nyaman sehingga Sapta Pesona mendapatkan perhatian pemerintah dan masyarakat membuat para pengunjung wisata betah dan mau kembali ke Lumajang. Setidaknya mereka yang sudah datang memberikan informasi positif dari hal Lumajang. (Efendi |red ndra)