16 views

Sulawesi Utara Masuk Nominasi Penerima Anugerah Revolusi Mental 2019

Sulut,Manado.- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw (ODSK) bakal mendapat ‘Anugerah Revolusi Mental‘ tahun 2019 dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI.

Pasalnya, Provinsi Sulut masuk dalam nominasi bersama sejumlah daerah, kementerian/ lembaga, badan usaha serta organisasi masyarakat yang dinilai berhasil menyelenggarakan berbagai kegiatan terkait revolusi mental di daerah.

Berikut adalah daftar nominasi Penganugerahan Revolusi Mental 2019:

1. Kementerian/Lembaga

Kementerian Kesehatan dan Keuangan.

2. Badan Usaha

PT KAI Indonesia

PT Transjakarta

PT Paragon

Pabrik Lethek Asli Bendo Cap Garuda

CV Sembada Tuban

3. Koperasi

Koperasi Kerta Semaya Samania

Koperasi Agro Niaga Jabung.

4. Organisasi Sosial

Yayasan Pondok Kasih Surabaya

Diet Kantong Plastik Jakarta

Sekolah Pagesangan Yogyakarta

Jaringan Gusdurian

5. Pemerintah Daerah

Nominasi Indeks Revolusi Mental Tertinggi Nasional;

1. Bali

2. Yogyakarta

3. Bangka Belitung

4. DKI Jakarta

5. Sulawesi Utara

6. Kalimantan Utara

Nominasi Gerakan Indonesia Bersih;

1. Bali

2. Yogyakarta

3. Bangka Belitung

4. Jawa Timur

5. DKI Jakarta

6. Kalimantan Tengah

Nominasi Gerakan Indonesia Melayani;

1. Bangka Belitung

2. Bali

3. Sulawesi Selatan

4. DKI Jakarta

5. Yogyakarta

6. Kalimantan Utara.

Nominasi Gerakan Indonesia Tertib;

1. Bangka Belitung

2. Bali

3. DKI Jakarta

4. Sulawesi Selatan

5. Sumatera Selatan

6. Lampung

Nominasi Gerakan Indonesia Mandiri;

1. Yogyakarta

2. Bali

3. Jawa Timur

4. DKI Jakarta

5. Banten

6. Kalimantan Timur.

Nominasi Gerakan Indonesia Bersatu;

1. Yogyakarta

2. Sulawesi Utara

3. Papua Barat

4. Kepulauan Riau

5. Bali

6. Kalimantan Utara

Ketua Dewan Juri Anugerah Revolusi Mental 2019 Mohamad Sobary mengatakan, penganugerahan tersebut diberikan untuk menunjukkan bahwa ada lembaga-lembaga yang bekerja dengan baik serta berpengaruh luas terhadap masyarakat.

“Kamis diskusi, wawancara, untuk memperoleh secara mendalam informasi mengenai detail-detail persoalan yang mereka kerjakan, yang membuat kami yakin bahwa mereka layak dapat anugerah,” kata Sobary di Kantor Kemenko PMK Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019).

Sementara itu, Sekretaris Dewan Juri Tri Mumpuni menyampaikan beberapa poin penilaian untuk para nomine.

Beberapa poin penilaian tersebut antara lain; kepemimpinan (leadership), visi misi, kemampuan menghadapi tantangan untuk wujudkan visi misi, strategi pendekatan dengan pelaksanaan gagasan, kemampuan mengatasi kekurangan support, manfaat, keberlanjutan, hingga perbaikan.

“Kemudian juga penerapan 5 gerakan revolusi mental, yaitu gerakan melayani, Indonesia bersih, tertib, mandiri, dan bersatu,” kata dia.

Kepala Badan Kesbangpol Daerah Provinsi Sulut Evans Steven Liow SSos, Selasa (17/12/2019) mengatakan Pemerintah Provinsi Sulut telah mendapat undangan dari Kemenko PMK RI untuk mengikuti tahapan diskusi dan wawancara terkait pelaksanaan Revolusi Mental di Provinsi Sulawesi Utara.

“Hari Kamis, kami akan memaparkan pengalaman pelaksanaan dan dampak positif dari pelaksanaan Revolusi Mental di Provinsi Sulawesi Utara di hadapan tim juri Kemenko PMK RI di Jakarta,” ujar Evans Liow.

Diapun berharap, Provinsi Sulut dapat meraih Anugerah Revolusi Mental 2019 sebagai hadiah Natal yang dipersembahkan bagi pemerintah dan masyarakat Sulut.

Penulis : Tevri Ngantung|Red ndra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial