Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi 2019, Simak Pesan Kapolda Kepri Dan Danrem 033/WP

Batam, Kepri – Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs. S. Erlangga menyampaikan bahwa Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, S.IK bersama Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi – 2019 pada hari Kamis (19/12) pukul 13.00 WIB yang bertempat di Lapangan Temenggung Abdul Jamal Kota Batam.

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi tersebut dihadiri oleh Segenap unsur pimpinan Daerah, Wakapolda Kepri, Para pejabat TNI-Polri, Stakeholder terkait, Para tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.

Sebelum pelaksanaan Apel gelar pasukan Operasi Lilin Seligi-2019 Kapolda Kepri, Danrem 033/WP berserta Forkopimda melaksanakan Pemusnahan Barang Bukti dari hasil kegiatan Kepolisian rutin yang ditingkatkan berupa pemusnahan 14.324 gram Narkotika jenis sabu, 3.353 butir Pil Ekstasi, 6.430 Botol minuman beralkohol dan 440 kaleng minuman beralkohol.

“Barang bukti narkoba dan minuman beralkohol yang akan dimusnahkan merupakan hasil ungkap kasus oleh Ditresnarkoba Polda Kepri dan Satresnarkoba Polresta Barelang periode November dan Desember 2019 yang terdiri dari 14 (empat belas) Laporan Polisi dengan jumlah tersangka sebanyak 17 (tujuh belas) orang”, jelas Erlangga dalam siaran persnya.

Selesai pelaksanaan Pemusnahan barang bukti narkoba dan minuman beralkohol, Kapolda Kepri bersama Danrem 033/WP memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin Seligi – 2019.

Kapolda Kepri menyampaikan sambutan dengan mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan dedikasi dari semua pihak.

“Terimakasih atas kerjasama dan dedikasi pengabdian rekan-rekan semua hingga sampai dengan saat ini Provinsi Kepri dalam kondsi aman, damai dan kondusif, berbagai agenda Nasional telah kita lampaui bersama dalam memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarkat berjalan dengan lancar dan berakhir dengan kondusif, semua ini berkat kerja keras pengabdian tanpa batas kita semua dan tentunya Ridho dari Allah SWT”, ujar Andap.

“Apel yang dilaksanakan pada hari ini menunjukkan kesiapan kita semua, TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kepri dalam rangka mengamankan perayaan natal 2019 dan tahun baru 2020”, lanjut Kapolda Kepri.

Andap menjelaskan beberapa poin yang harus diamankan di Bumi Bunda Tanah Melayu, Bumi Segantang Lada, Provinsi Kepri.

“Secara Esensial ada tiga poin yang harus diamankan yang pertama adalah ketersediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat termasuk stabilitas harga, kedua adalah pengamanan pelayanan transportasi dan ketiga Soliditas dan sinergitas didalam rangka mengamankan Bunda Tanah Melayu, Bumi Segantang Lada, Provinsi Kepri yang kita cintai bersama”, jelas Andap.

Selanjutnya Kapolda Kepri membacakan Amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, MSi bahwa Operasi Lilin tahun 2019 merupakan Operasi Kepolisian Terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai hari Senin tanggal 23 Desember 2019, sampai dengan hari Rabu tanggal 1 Januari 2020.

“Fokus pengamanan adalah 61.308 obyek di seluruh Indonesia baik gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara”, tutur Andap dalam amanat Kapolri.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 191.807 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI, serta 55.259 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya.

Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.792 titik pos pengamanan, 745 titik pos pelayanan, dan 45 titik pos terpadu. Strategi yang diterapkan dalam operasi ini adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan didukung kegiatan intelijen, berupa deteksi dini dan deteksi aksi, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.

Kapolda Kepri menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani kepada seluruh Personel yaitu : Pertama tetap jaga kesehatan serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME.

Kedua, pastikan setiap personel hadir sesuai plotting serta paham terhadap tugas dan tanggung jawabnya.

Ketiga, lakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titk kerawanan secara tepat dan optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

Keempat, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan buddy system.

Kelima, mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

Selanjutnya Danrem 033/WP menyampaikan pada konteksnya TNI dalam mendukung Operasi ini telah mengerahkan personel.

“Materil maupun Alutsista semua telah disiapkan untuk mendukung Operasi tersebut, dan tanpa dukungan dari masyarakat pelaksanaan tugas tidak akan Optimal, untuk itu dukungan dari masyarakat Kepri sangat diharapkan”, tutup Gabriel Lema. (JS) |red ndra