Kadisnaker Sulut Tumundo : Semua Perusahaan Wajib Bayar THR Natal Karyawan

Sulut.Manado – Hari Raya Natal 25 Desember tinggal lima hari lagi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di bawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey S.E dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw, mengingatkan sekaligus mewarning kepada seluruh perusahaan di Sulut agar membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Natal untuk karyawan.

Hal itu disampaikan ODSK melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Provinsi Sulut Ir.  Erni Tumundo M. Si di Manado, Jumat (20/12/2019) siang.

Erni Tumundo mengatakan, pembayaran THR kepada karyawan wajib bagi perusahaan, karena hal itu sudah menjadi ketentuan yang berlaku untuk dipatuhi perusahaan.

“Undang-undang Ketenagakerjaan sudah mengatur bahwa setiap pemberi kerja atau perusahaan, wajib untuk membayarkan THR kepada semua karyawannya. Jadi itu sudah diatur, bahkan pemberi kerja memberikan THR kepada tenaga kerjanya, itu paling lambat H-7. Jadi, tujuh hari sebelum pelaksanaan perayaan Natal oleh karyawan beragama Kristen, THR sudah harus diberikan,” ungkap Tumundo.

Dijelaskan bahwa karyawan yang sudah bekerja di atas 1 tahun, wajib mendapatkan THR satu bulan gaji. Sedangkan untuk yang bekerja di bawah dua belas bulan atau di bawah satu tahun, itu dihitung proporsional.

” Jadi dibagikan dengan jumlah bulan dia kerja, dikalikan dengan upah yang dia terima, itu hitungan proporsionalnya,” tandas Tumundo.

Terkait pembayaran THR Natal, pihaknya telah membagikan surat edaran ke setiap perusahaan sejak pekan silam.

Selain itu, tambah Erni, Disnakertrans Sulut bekerjasama dengan instansi yang membidangi ketenagakerjaan di 15 Kabupaten/Kota, telah membuka posko pengaduan THR bagi karyawan yang dilakukan semena-mena oleh perusahaan.

“Kemarin, kami mendapatkan satu laporan perusahaan di Kota Bitung, dimana dalam laporan yang masuk, dikatakan bahwa ada perusahaan yang belum membayarkan THR kepada karyawannya. Sehingga kami juga pada hari ini sudah menyurat ke perusahaan itu,” tutur Tumundo.

Atas kejadian itu, pihaknya menjamin akan memantau lagi pada hari Senin, tindak lanjut dari perusahaan yang belum membayar THR kepada tenaga kerjanya dan surat yang dikirimkan instansinya, apakah ditindaklanjuti ataupun sebaliknya.

“Tentunya, kami mengimbau kepada seluruh perusahaan yang ada di Sulut untuk mematuhi peraturan perundang – undangan di bidang ketenagakerjaan, terutama dan khususnya untuk pembayaran THR bagi setiap karyawan yang ada,” tandas Tumundo.

Penulis : Tevri Ngantung |™red ndra