WBN, Wago, Jaya Pura – Terjadi kontak tembak di Kampung Jupara, Distrik Sugapa Kab. Intan Jaya Papua, satu anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilaporkan meregang nyawa seketika usai terkena tembakan sniper TNI dari Yonif 433/JS tepat dikepala, Minggu (26/01/2020). Selain itu seorang anak remaja bernama Jakson Sodegau (8 thn) putra dari Lukas Sodegau yang saat itu juga berada tidak jauh dari lokasi ikut terkena tembakan (Terserempet) yang berasal dari pihak OPM. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut bermula dari serangan kelompok OPM yang berasal dari ketinggian kampung Wadoga. Serangan tersebut diarahkan ke Pos Ramil 1705-11/Sugapa yang berjarak sekitar 300m dari asal serangan. Mendengar adanya rentetan tembakan terarah, anggota Pos Ramil dan Yonif 433/JS seketika berlindung lalu masuk kedudukan steeling dan memberikan serangan balas. Lukas Sodegau salah seorang warga sipil dari Kampung Wandoga yang kebetulan ada dilokasi terlihat berusaha menyelamatkan anaknya Jakson Sodegau yang terkena tembakan dari atas ketinggian (Arah serangan OPM). Usai kontak tembak, pasukan TNI kemudian melakukan pembersihan area dan ditemukan satu jasad OPM tergeletak dengan luka tembak mengagah tepat di kepala nyaris tak bisa dikenali (Tengkorak pecah). Diwaktu bersamaan, Satgas Pinang Sirih yang terdiri dari anggota Yonif 433/JS berhasil mengamankan seorang warga sipil bernama Yopi Sani yang diduga adalah simpatisan OPM. Hal ini diketahui saat Yopi ditangkap, dirinya terlihat membuang senjata dan amunisi ke jurang, sedangkan dibadannya terdapat kalung panjang dengan botol bekas oli warna merah mirip yang dibawa kelompok OPM di Intan Jaya. Untuk pendalaman lebih lanjut, Yopi Sani kemudian diserahkan ke Polsek Sugapa. Sumber infokomando |redpel ndra.