Viral : Dua Pelaku Penganiayaan Terhadap Siswa Didalam kelas Diamankan Sat Reskrim Polres Gowa

WBN, SULSEL – Terkait viralnya pemberitaan tentang adanya penganiayaan terhadap seorang siswa didalam kelas disalah satu sekolah SMA di Kabupaten Gowa Sulsel telah membuahkan hasil dengan mengamankan dua terduga pelaku.

Kasus ini terungkap pasca orang tua korban melaporkan kejadian ke SPKT Polres Gowa pada tanggal 22 Februari 2020.

Kronologis kejadian awal diketahui oleh pihak kepolisian setelah adanya informasi dari masyarakat tentang adanya aksi penganiayaan terhadap seorang siswa pada Jumat 21 Februari 2020, Pukul 11.05 Wita di SMK 2 Somba Opu Gowa kemudian, satuan Sabhara Polres Gowa mendatangi TKP.

Saat personil tiba di lokasi para pelaku telah meninggalkan TKP selanjutnya mengarahkan pihak korban untuk melaporkan secara resmi ke Polres Gowa.

Saat itu orang tua korban datang ke SPKT Polres Gowa untuk melaporkan kejadian namun, pihak orang tua masih menunda karena akan berkoordinasi dengan pihak sekolah terlebih dahulu, terang Kasubbag Humas AKP. M. Tambunan.

Pada tanggal 22 Februari 2020 orang tua korban secara resmi melaporkan kejadian ke SPKT Polres Gowa selanjutnya dilakukan penyelidikan dan mengamankan dua terduga pelaku.

Hasil keterangan kedua terduga pelaku menjelaskan bahwa, mereka melakukan aksinya berempat dengan cara mendatangi sekolah menggunakan mobil lalu masuk kesekolah melalui pintu belakang dengan cara merusak gembok kemudian menuju ruang kelas kemudian menganiaya selanjutnya membawa korban ke rumah sakit Syech Yusuf Kabupaten Gowa dan ditinggalkan sendirian.

Kedua terduga pelaku tersebut berinisial SR (16), Siswa SMA di Gowa dan AA (16) yang putus sekolah berhasil diamankan dirumahnya pada 23 Feb 2020 pukul jam 23.00 Wita tanpa perlawanan dan dari hasil keterangan kedua terduga pelaku menjelaskan bahwa, aksi itu dilakukan karena merasa dendam mengingat kedua pelaku sempat dianiaya oleh rekan-rekan korban di sekolahnya dan pelaku menjelaskan bahwa korban saat itu berada di TKP namun saksi lain menjelaskan bahwa korban tidak berada di TKP saat peristiwa terjadi dan diduga penganiayaan tersebut salah sasaran

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua terduga pelaku telah berada di Polres Gowa untuk diambil keterangan oleh unit PPA dan dua pelaku lainnya sementara dilakukan pencarian dan untuk informasi perkembangan kasus akan direlease kemudian, tutup Kasubbag Humas AKP. M. Tambunan

Terkait adanya berbagai informasi yang beredar bahwa pelaku saat melakukan aksi mengaku sebagai anggota reserse adalah tidak benar, tambah Tambunan.  (Heriyanto | redprl ndra)