Giat Rapat Koordinasi Karang Taruna Se-Wilayah 5 Kabupaten Bogor

WBN, JASING,Kab. Bogor – Karang Taruna se-Wilayah 5 melakukan Rapat Koordinasi di gedung sekolah SMP Pelita Nusantara,Kelurahan Sipak Kecamatan Jasinga,Kabupaten Bogor.Minggu (23/2/2020)
Kegiatan rakor yang juga dihadiri oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Irfan Darajat dan Kordapil 5, kang Medi Susanti serta Ketua Katar Kecamatan se- Wilayah 5 serta Katar Desa, berjalan lancar.Kegiatan tidak dihadiri oleh Kades Sipak dn Camat Jasinga serta unsur muspika.

Irfan selaku ketua karang taruna Kabupaten Bogor menghimbau untuk tetap menjaga komunikasi serta sinergitas kepada seluruh pemuda Karang Taruna di tingkat Desa/Kelurahan ataupun tingkat kecamatan.

“Para pemuda harus bisa mengangkat kesejahteraan perekonomian penduduk lokal khususnya yang ada di daerah tempat tinggal sekitar kita. kata Irfan

Hal senada diungkapka oleh ketua Karang Taruna Wilayah 5, Medi.Suseno , mengungkapkan bahwa peran penting karang taruna sebagai kontrol sosial di masyarakat.

“Peran karang taruna akan menjadi sangat penting ketika anggotanya dapat aktif secara personal bermitra di beberapa aspek terlebih untuk kontrol sosial di lingkungan” tambah Medi

Dalam hal sosialisasi Permensos No 25 tahun 2019 dijelaskan bahwa Permensos lama atau permensos tahun sebelumnya sudah tidak berlaku seiring adanya permensos no 25 tahun 2019 yang diundangkan dan ditetapkan di Jakarta pada tanggal 13 Desember 2019.

Permensos no.25 tahun 2019 tentang Karang Taruna mempunyai 10 Bab,diantaranya pembahasan kali ini ada di BAB I Pasal 4 tentang Tujuan Karang Taruna.

Dibahas pula BAB II tentang Status, Kedudukan Tugas dan Fungsi Karang Taruna.

Dalam acara yang berlangsung juga dijelaskan mengenai Identitas Karang Taruna baik itu Lambang,Sergam,Bendera dn Panji,Mars serta Moto Karang Taruna.

Diharpkan oleh peserta Rakor kedepan Karang Taruna yaitu Para anggota atau remaja di desa harus berpartisipasi aktif dalam hal indo dan kegiatan desa.Karang Taruna harus berinofasi mengembangkan sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan dan gagasan usaha bersama agar tercipta masyarakat yang mandiri,kuat dan cerdas.

Acara diahiri dengan tanya jawab dan ramah tamah demi terjalinya kebersamaan, agar lebih kompak. ( Didin | Redpel ndra)