Pemprov NTT Targetkan Percepatan Pemenuhan Penerangan Listrik

WBN NTT – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kepemimpinan Gubernur, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur, Yosef Nae Soi, melalui Dinas Energy dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTT, menitik beratkan salah satu konsentrasi Nusa Tenggara Timur, yakni pemenuhan kebutuhan penerangan listrik di wilayah Provinsi NTT.

Informasi ini dikutip Redaksi WBN Nusa Tenggara Timur di Kota Kupang, tanggal 5 Maret 2020, dalam sebuah konfirmasi langsung kepada salah satu Kepala Bidang Dinas Energy dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTT, Kabid Kelistrikan NTT, Hermanus Yosep Beo Wea, ST.

“Kami baru pulang dari sejumlah wilayah dalam rangka melakukan tugas verifikasi lapangan, sehubungan dengan peningkatan ratio elektrifikasi dan agenda percepatan NTT Terang, atau selaras Program Indonesia Terang. Provinsi NTT saat ini tengah melakukan berbagai terobosan kerja maupun kinerja, guna menjawab progres penuntasan penerangan listrik di wilayah Nusa Tenggara Timur”, tutur Hermanus Yosep B. Wea.

Terhadap persoalan ini, diakui adanya harapan besar masyarakat NTT untuk pemenuhan penerangan listrik yang juga disampaikan oleh berbagai stake holders, termasuk oleh mitra Pers, untuk agenda percepatan pemenuhan penerangan listrik bagi masyarakat.

Dia mencontohkan, salah satu wilayah di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Kecamatan Detukeli misalnya.

Kecamatan yang terdiri dari 13 Desa (red : Kecamatan Detukeli), semua Desa di dalamnya belum terpasok listrik PLN, termasuk kebutuhan listrik bagi pihak Kecamatan maupun bagi Puskesmas Utama di wilayah setempat.

Ditambahkannya, berbagai masukan dan atensi sudah direkam langsung oleh para pihak terkait, termasuk input dan atensi yang disampaikan secara langsung oleh mitra Pers daerah yang ditujukan kepada Pemprov NTT melalui Dinas dan atau juga melalui Bidang terkait.

Dalam agenda percepatan itu, Pemrov NTT secara khusus melalui Dinas dan Bidang terkait, kata  Hermanus Yosep B. Wea, mengharapkan adanya partisipasi aktif pengawasan masyarakat atas setiap kegiatan lapangan yang berkaitan dengan progres kerja pemenuhan kebutuhan penerangan listrik di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur. (Tim WBN / Aurel / Redpel Indra)