Anggota DPR RI komisi l: Potensi Radikalisme di Jember dipantau

warisanbudayanusantara.com – Senyelamatan bangsa Indonesia dari segala macam persoalan yang dapat merongrong kedaulatan terus menjadi perhatian serius dan harus menjadi tanggung jawab pemerintah pusat daerah sampai bawah dan masyarakat semua lapisan.

Radikalisasi menjadi perhatian serius untuk menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kondusif disosialisasikan di komonikasikan secata masif, maka anggota DPR RI komisi l Mohammad Syaiful Bahri Anshori tidak segan untuk menemui konsekuen dan masyarakat berbagai lapisan agar pemahaman selaku warga negara Indonesia.

“Termasuk kegiatan yang di kemas sosialisasi 4 pilar kebangsaan, kami terus melakukan itu dari tempat dan undangan yang beda”, kata Syaiful Bahri Anshori, Jum’at (12/03).

Soal NKRI harus tertanam di setiap jiwa warga Indonesia supaya tidak mudah di rongrong atau pun di belokan ke paham di luar dari negara ini, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur lV meliputi kabupaten Jember dan kabupaten Lumajang ini berharap kemajemukan di atas perbedaan suku ras agama bahasa dan lainya tidak menjadi skat lagi untuk merajut pertahan yang kuat oleh masyarakat.

DPR RI fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga melakukan pemerataan basis potensi radikalisasi seperti ada di wilayah kecamatan Puger, kecamatan

“Di Jember ada empat daerah kalau tidak salah yang terus kita pantau di Puger di kampus ada satu keras kalau ngomong itu Tanggul”, kata Syaiful Bahri Anshori di selala masa serap aspirasi masyarakat pada bulan ini.

Ucap alumni IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini, Indonesia berdiri atas keaneka ragaman dan ini harus terus di bangun dan dari generasi ke generasi sehingga penguatan NKRI ada pedoman yang tidak mudah di goyahkan.

Pihaknya berharap penguatan NKRI tidak hanya dibeban tugas pemerintah namun setiap kita diharap Syaiful Bahri Anshori menjadi pelopor dan contoh, beliau berharap masyarakat tetap mewaspadai aliran yang merongrong negara.

Politisi yang akrab disapa SBA ini serus melakukan sosialisasi lewat program yang di embannya baik itu dengan sosialisasi 4 pilar ataupun dengan mengandeng mitranya di kementerian seperti Kementerian Kominfo, Pertahanan, Luar Negeri, Inteljen dalam pencegahan potensi yang dapat mengancam keselamatan kedaulatan negara. ( Efendi | redpel ndra )