Surat Gembala Keuskupan Agung Ende Himbau Partisipasi Hadapi Corona

PERS WBN NTT │Uskup Agung Ende, Gereja Katolik, Flores, Mgr. Vincentius Sensi Potokota, Pr, secara resmi mengeluarkan  Surat Terbuka, dikutip Redaksi WBN Cabang NTT (17/3/2020), melalui Surat Gembala Keuskupan Agung Ende, menghimbau dan mengajak semua umat berpartisipasi aktif melalui masing-masing peran maupun cara dalam mengantisipasi dan menangani wabah Covid-19 Virus Corona di Flores yang sudah mendunia.

Uskup Agung Ende, Gereja Katolik, Flores, Mgr. Vincentius Sensi Potokota, Pr juga menekankan pesan umat untuk berdo’a kepada Allah Yang Maha Kuasa agar segala usaha dan rencana untuk mewujudkan kebaikan umum, selalu diberkati dan dilindungi oleh Kasih Allah bagi segenap kehidupan di muka bumi ini.

Berikut kutipan Redaksi Pers WBN NTT (17/3/2020) bunyi Surat Gembala Keuskupan Agung Ende, kepemimpinan Uskup Mgr. Vincentius Sensi Potokota, Pr.

Surat Gembala Keuskupan Agung Ende, Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur

Corona, Nyata di depan mata.

Dalam Iman, Komunitas Umat Katholik harus ikut aktif berbuat apa saja yang menyelamatkan

Bersama segenap warga Dunia, Wabah Corona Dunia, Komunitas Umat Katholik harus ikut ikhlas untuk mendengar, memahami dan mempercayai informasi dan penjelasan hanya dari lembaga resmi yaitu Badan Penanggulangan Bencana Nasional dibawah koordinasi Pemeritah yang sah

Kesediaan Komunitas Umat Katholik untuk bekerja sama harus nyata dalam mentaati setiap butir protokol, panduan praktis untuk tindakan kewaspadaan, pencegahan dan penanganan, yang disosialisasikan dan dilaksanakan secara benar oleh pihak-pihak yang resmi.

 

Terkait semua sarana prasarana Katolik di lingkup Keagamaan lingkup persekutuan-persekutuan Katolik, harus dipastikan bersih dan bebas dari kemungkinan Virus Corona sesuai standar yang berlaku, termasuk sarana-sarana yang diperuntukan sebagai fasilitas lembaga-lembaga pelayanan publik, Yayasan Katolik, Sekolah-Sekolah Katolik, Rumah Sakit-Rumah Sakit dan Klinik Katolik, Biara-Biara Katolik.

Semua Pastor Paroki dan DPP wajib berkonsultasi dan taat tata tertib, berinteraksi yang aman pada setiap dinamika peribadatan Umat Katolik sesuai panduan standar dari pihak-pihak bertanggungjawab yang sah, termasuk mengizinkan fasilitas-fasilitas Gereja untuk bersosialisasi dari para Dokter dan para Petugas Kesehatan.

Di duga berbagai Perayaan Ibadah Hari Minggu dan khususnya Pekan Suci yang akan datang, akan amat terganggu, maka masukan dan nasehat-nasehat keahlian sedang dihimpun.

“Uskup mu akan menyimpulkan dan merumuskan bagaimana sebaiknya solusi-solusi penyelamatan.”

Izinkan lah saya mengusulkan untuk mengurung niat ke Larantuka pada Perayaan Pekan Suci khususnya untuk Devosi Semana Santa

Sebagai Persekutuan Umat Beriman, Mari Kita menggalang kegiatan-kegiatan Do’a pendukung untuk secara reaktif menyatukan setiap kecemasan, ketakutan dan penderitaan, bahkan maut sekalipun wabah Corona. Dengan Penderitaan dan Salib Tuhan Kita Yesus Kristus agar manusia bersatu melawan Corona, untuk menang bersama Tuhan Pencinta Kehidupan***.

Ayo, Mari Kita Bersatu Melawan Corona. !!!

Tim WBN NTT│Aurel Do’o│redpel-Indra