Cegah Corona, Pemprov NTT Liburkan Seluruh Sekolah Mulai 20 Maret

WBN NTT │Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur Kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur, Yosef Nae Soi melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT Jelamu Ardu Marius (18/3/2020) telah mengumumkan kebijakan meliburkan seluruh sekolah di wilayah NTT mulai tingkat PAUD, TK, SD, SLTP dan SLTA, berlaku mulai tanggal 20 Maret 2020.

Penegasan ini dikatakan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT Jelamu Ardu Marius dalam rilis media dan jumpa pers tanggal 18 Maret 2020 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Kebijakan meliburkan seluruh sekolah sebagai upaya cegah oleh Pemprov NTT, lanjut dia, diberlakukan mulai tanggal 20 Maret 2020 sampai dengan tanggal 4 April 2020.

NTT dibawah kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur, Yosef Nae Soi juga menegaskan, kebijakan meliburkan sekolah diikuti dengan penegasan tambahan, Pemprov NTT menghimbau secara resmi agar seluruh tempat ibadah, perkantoran pemerintahan dan perkantoran swasta menyiapkan cairan Disinfektan.

Lebih dari itu, disebutkan, sebagai tindakan cegah wabah pada berbagai fasilitas umum perlu tersedia thermal guna mengukur suhu tubuh.

Hingga berita ini diturunkan tanggal 18 Maret 2020, NTT masih berstatus belum ada kasus warga NTT terjangkit positif Covide-19 virus Corona.

Sebelumnya Pemprov NTT sudah menerapkan kebijakan pelarangan ASN keluar daerah dan penutupan gerbang palbatas negara Indonesia dan Timur Leste.

Dikabarkan, dalam rangka mencegah penularan Covid-19 Virus Corona, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat melarang seluruh Aparatur Sipil Negara pada lingkup Pemerintahan Provinsi NTT mulai tanggal 15 Maret 2020 sampai batas waktu pengumuman berikutnya, dilarang bertugas ke luar daerah.

Penegasan Gubernur Nusa Tenggara Timur disampaikan melalui rilis media, keterangan Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu tanggal 15 Maret 2020.

Sementara itu berdasarkan keputusan rapat teknis segenap jajaran penting dalam lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur termasuk TNI Polri yang dilaksanakan di Kota Kupang (16/3), Gubernur NTT, Viktor Laiskodat memutuskan penutupan pintu penyeberangan lintas batas negara (PLBN) NTT-Timor Leste selama dua bulan kedepan, hingga Bulan Mei 2020.

Menurut Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat penutupan pintu gerbang perbatasan Negara Timor Leste – Indonesia di PLBN Motaain merupakan upaya mencegah penyebaran Covid-19 Corona meski diakui belum ditemukan laporan adanya Covid-19 Virus Corona di wilayah perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste

Tim Pers WBN NTT│Aurel Do’o │redpel-Indra