Kepala Cabang Mega Central Finance Fatmawati Tidak Ada Etikad Baik Kepada Nasabah

Kepala

WBN, Jakarta Selatan – Kepala Cabang Mega Central Finance Fatmawati, (02/04/2020) Inisial ( V ) tidak ada etikad baik memberikan pelayanan kepada Konsumen (Nasabah) Mega Finance untuk menyelesaikan pelunasan kendaraan Mobil , B.2930 TZJ An. Susi dengan No.Kontrak 7661800089 .

Kronologis awal unit Kendaraan ditarik paksa yang sedang parkir dijalan oleh Deb.Collector (External yang diberi Kuasa dari Mega Finance) pada saat penarikan unit mobil menggunakan “Towing Mobil Derek Dan Kunci Mobil Beserta Stnk Masih Sama Pemiliknya” karena konsumen tidak bisa membayar masalah keuangan dalam keadaan sulit dalam usahanya tetapi para Petugas Deb.Colletor menarik kendaraan tersebut secara paksa dan tidak menggunakan Berita Penyerahan Unit (BST Penarikan) .

Kejadian Tarik Paksa dijalan sering terjadi lakukan Debt.collektor yang tidak mengikuti aturan Ojk dan Perlindungan Konsumen banyak membuat jera konsumen (Nasabah) untuk mengajukan kredit membuat nama besar Mega Central Finance merasa tercoreng ulah para Debt.Collektor (Juru Tagih). Konsumen merasa dirugikan oleh Debt.Collektor (External), adanya etikad baik Konsumen An.Susi mendatangi kantor Mega Finace Cabang Fatmawati Jakarta selatan untuk mengurusi kendaraan yang ditarik paksa ingin bertemu dengan Kepala Cabang Mega Finance berinisial ( v) untuk mengurusi unit kendaraan tersebut tetapi pihak Mega Finance tidak ada etikad baik pada konsumen sering kali dihubungi tidak ada ditempat dan sering kali dihubungi via telepon semua diserahkan ke kantor pusat setelah dicek ke kantor pusat menurut pegawai dikantor pusat itu wewenang kantor cabang kalau dalam pelayanan seperti ini pihak Mega Finance ke konsumen (Nasabah) sangat merugikan pihak Konsumen semestinya harus dilayani dengan baik karena konsumen (Nasabah) ingin menyelesaikan unit kendaraan tetapi pihak Mega Finance hanya menjanjikan kepada konsumen (Nasabah) ,Kepala Cabang Mega Finance sering kali tidak ada ditempat seolah-olah tidak merespon konsumen mengabaikannya konsumen .

Untuk Manejemen pihak Mega Finance agar memberikan tindakan atau teguran kepada karyawan yang mencoreng nama besar Mega Finance dengan ulah oknum tersebut dapat merugikan pihak Mega Finance. Reporter ( Ahmad FG | redpel ndra)