Pemprov NTT : Rapid Test 13 Positif Di Manggarai Barat Tunggu Akurasi Swab, PCR

WBN NTT │Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu melalui sambungan Telepon dengan Redaksi WBN NTT Pkl 19.03 WITA (15/4/2020) menyampaikan, informasi 13 Orang di Manggarai Barat yang dinyatakan Positif Covid-19 melalui hasil Rapid test di RSUD Komodo, belum terupdate ke Provinsi NTT dan Pemprov menghimbau seluruh Masyarakat agar tidak panik dan segala hasil Rapid test harus disempurnakan dengan uji laboratorium akurat untuk memastikan status Positif Covid-19.

Rangkuman Pers WBN Biro Redaksi NTT (15/4/2020), aktual beranda Nusa Tenggara Timur mengabarkan 13 orang dari 22 Jemaah yang mengikuti kegiatan di Gowa dinyatakan Positif Covid-19 melalui hasil Rapid test RSUD Komodo. Sementaraitu, Pemda Manggarai Barat juga mengakui bahwa hasil Rapid test masih harus menunggu hasil Swab atas proses Rapid test yang dilakukan.

“Rapid test digunakan untuk skrining pasien yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dengan tes swab. Untuk mendeteksi virus corona pada pasien, Pemerintah menggunakan metode rapid test namun berikutnya swab tenggorokan dan lain-lain. Keduanya proses ini pemeriksaannya berbeda. Rapid test corona hanya bisa digunakan sebagai penyaringan awal. Namun, untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak, hasil pemeriksaan swab dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) lah yang digunakan”, ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu.

Marius Ardu Jelamu menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menghimbau seluruh masyarakat NTT tidak panik dan melakukan tindakan sigap waspada bersama dalam memutus mata rantai Covid-19 Coronavirus di NTT.

Pemprov NTT, tambah Marius Ardu Jelamu, siaga mengabarkan setiap perkembangan  Covid-19 dengan memenuhi standart profesional baku, atau sebagaimana yang berlaku nasional dan dunia, agar setiap informasi yang disampaikan kepada khalayak tidak tercecer dan ataupun menimbulkan multi tafsir di tengah wabah.

“Kita selalu mengabarkan informasi sesuai mekanisme profesional dan akurat kepada khalayak. Masyarakat tidak boleh panik”, tutup Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu.

Ke-13 Orang yang dinyatakan Positif Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test di Kabupaten Manggarai Barat, dilaporkan sudah dilakukan karantina oleh Pemerintah Daerah setempat.

Tim WBN NTT │Aurel Do’o│Redpel-Indra