Penanggulangan Wabah Corona, Pemdes Telaga Murni Bagikan 500 Nasi Box dan Dirikan Dapur Umum, Ini Kata  Sulaiman

WBN, Cikarang Barat –  Sesuai instruksi Pemerintah Pusat, salah satu penyikapan penanganan Covid-19 di masing-masing desa adalah dengan mendirikan Dapur Umum. Seperti yang dilakukan Pemerintahan Desa Telaga Murni Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi Tertanggal 21 April 2020, Sudah mulai merealisasikan kegiatan Dapur Umum, yang di kerjakan oleh Perangkat desa, Masyarakat,  Relawan Covid-19 serta ibu-ibu PKK dalam menyiapkan panganan dalam bentuk Nasi Box (Nasi Kotak) bagi warga sekitar terdampak Wabah Covid-19.

“Bahwa pada hari pertama giat Dapur Umum ini, kami telah  menyediakan sebanyak 500 nasi bungkus, yang akan di bagikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Desa Telaga Murni ini yang terdampak Covid-19,” kata Sulaiman, Salah satu staf Desa ke Awak media WBN, Kamis (23/4).

Kami berharap bahwa kami ini, yang ada dalam pemerintahan desa Telaga Murni beserta Tim Relawan Covid-19 akan bekerja   semaksimal mungkin dalam mendukung program pemerintah untuk  memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

” Terkait bantuan dari pemerintah pusat yang selama ini ramai digaungkan baik dari , pemerintah kabupaten, atau provinsi, Saya berharap!,  Tolong jangan  diramaikan di Medsos terlebih dahulu jika belum ada realisasinya. Karena semua warga mempertanyakan itu semua ke pemerintah desa bukan langsung ke pemerintah pusat,” pungkas Sulaiman, staff Desa Telaga Murni.

Sementara itu diketahui sebelumnya, Dalam rangka penangulangan dan pencegahan wabah pandemi Corona (Covid-19) Pemerintah Desa  Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dibawah komando Penjabat Kepala desa (Pj Kades) Bambang Priyanto SH MSI beserta perangkat desa, Bimaspol, Babinsa, BPD, dan Karang Taruna bersama bergerak melakukan penyemprotan disinfektan dibeberapa titik di wilayah desa, rutin dilakukan seminggu sekali dimasing-masing RT RW setempat dan memberikan ember sebanyak kurang lebih 23 buah beserta cairan hand sanitizer ke beberapa fasum dan masjid. Juga membagi-bagikan sebanyak 2000 masker ke masyarakat.

Selain itu Pemdes juga sudah mendirikan Posko Gugus Tugas Relawan Covid-19. Dimana titik pusatnya ada didesa. Setiap warga atau warga lain yang masuk ke desa harus melewati posko Gugus Tugas ini untuk di tes suhu tubuhnya dengan termometer, kemudian diarahkan mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer yang sudah disediakan di Desa. (ayu  | redpel ndra)