Bantuan Sosial Ke Desa Kaliboto Dan Sukosari Lumajang Disalurkan

WBN │Distribusi Bantuan Sosial di tengah wabah masif Covid-19 Coronavirus di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur terus disalurkan kepada para penerima manfaat.

 

Rangkuman Lumajang, Sabtu (2/5/2020) para relawan begitu semangat untuk menolong sesama. Kali ini giliran Dua Desa di Kecamatan Jatoroto Kabupaten Lumajang, yaitu Desa Kaliboto Lor dan Desa Sukosari, masing-masing dibagikan 1.305 ďan 532 paket.

Distribusi Bantuan Sosial ini sesuai data yang telah dikirim dari Desa dan melalui verifikasi pihak Kecamatan sebelum sampai di Dinas Sosial.

 

Untuk Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang, Jatim, data yang sudah masuk Dinas Sosial sebanyak 3.519 nama penerima manfaat yang tersebar pada 6 (Enam) Desa di Kecamatan Jatiroto,  antara lain : Desa Kaliboto Lor dengan penerima manfaat 1.305 orang, Desa Jatiroto 547 Orang, Desa Kaliboto Kidul 255 Orang, Desa Sukosari 532 Orang dan Desa Banyuputih Kidul sebanyak 255 Orang.

Untuk memperlancar penyaluran tiap penyerahan di masing-masing Desa selalu dibantu oleh para relawan, baik pada tingkat Desa, tingkat Kecamatan maupun tingkat Kabupaten.

 

Relawan resmi yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Lumajang adalah SERANGGA atau  Sedekah Beras Ngramut Tetangga yang strukturnya sampai tingkat Kecamatan dan disebut Koordinator Kecamatan atau Korcam.

“Keberadaan relawan ini adalah untuk memperlancar pendistribusian bantuan sampai ke yang berhak/penerima manfaat. Oleh karenanya, dimohon kepada berbagai pihak supaya tidak berburuk sangka. Relawan yang diakomudir di dalam Serangga sudah dibekali Surat Tugas secara resmi dengan Nomor : 094/932/427.76/2020”, tegas Korcam Jatiroto, Tofik.

Ditambahkannya, tugas relawan untuk pendampingan, baik dilapangan maupun di administrasi atau data, merupakan tugas yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten.

“Karena banyaknya bantuan yang harus di serahkan kepada warga, untuk itu semua petugas mulai dari tingkat RT sampai Desa mengatur secara bertahab. Dan apa bila ditemukan lagi warga yang layak menerima tetapi belum terdaftar/masuk dalam data, akan diadakan up date secara periodik, dan diharapkan semua warga yang tidak mampu akan di data tapi dengan sarat tidak mendapatkan bantuan dari sumber lainnya, supaya tidak menerima dobel karena masih banyak warga yang belum menerima bantuan”, tutup Korcam Jatiroto, Tofik.

Mitra Media │Tofik-Aurel│Redpel-Indra