Transparan, Barru Wajibkan Desa dan Kelurahan Publikasikan Data Penerima Bantuan

BARRU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru terus berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan bantuan yang disalurkan ke warga miskin maupun rentan miskin akibat dampak corona, benar-benar tepat sasaran.

Karena itu, selain pendataan harus benar-benar akurat atau sesuai persyaratan yang ditentukan, Bupati Barru Suardi Saleh juga memerintahkan semua aparat desa dan kelurahan untuk menempel atau mempublikasikan daftar penerima.

“Saya minta (aparat) desa dan lurah agar (daftar penerima) di tempel di kantornya masing-masing, supaya transparan tentang siapa yang mendapatkan bantuan. Biar jelas semua,” tegas Suardi Saleh saat memberikan keterangan pers di Media Center Tim Gugus Tugas Barru, Jumat (08/05/2020).

Bukan hanya dipublikasikan di kantor desa/kelurahan, Pemkab Barru akan membuka layanan pengaduan. Seperti siapa yang layak mendapatkan bantuan, namun tidak terdata. Begitu pun jika ada keluhan lainnya. Sebab kalau mengacu pada hitungannya, seharusnya semua yang layak mendapatkan bantuan, itu bisa tersentuh.

Khusus mengenai data sebelum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa dan bantuan lainnya, pihaknya akan merampungkan hari ini sebelum dilaunching pada Minggu 10 Mei 2020.

“Target saya, hari Minggu kita launching datanya. Semoga bisa bersamaan dengan data Baznas, PKH, BLT Desa,” tambah Suardi Saleh yang didampingi Jubir Khusus Covid-19 Barru, dr Amis Rifai, dan Direktur RSUD Barru dr A Nikmawati DEA.

Dalam kesempatan itu, Suardi Saleh juga membahas mengenai perkembangan mengenai penanganan Covid-19, terutama pasca-ada santri yang dinyatakan positif berdasarkan hasil swab. Termasuk karantina 20 tenaga medis di Bola Soba’e.

  1. (Reporter Hasyim edt Marten)