Kembali Dewan Adat Kerajaan Tallo Pasang Plang Kepemilikan di Tanah Adat Sesuai Persil di Parangloe

Makassar,-Kini Melalui Lembaga Adat Passereanta Firman Sombali Kerajaan Islam Kembar Gowa Tallo atau biasa disingkat LAPFS Sulsel bersama dewan adat kerajaan Tallo beserta para Ahli Waris atau Keturunan Kerajaan Tallo kembali memasang Plang Kepemilikan Lahan Adat di Parangloe Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar.

Hari ini tanggal 09 Juni 2020, Dewan adat Kerajaan Tallo memasang beberapa Plang diatas Lahan adat dengan Persil 27, 31, 32 kohir 37 dengan luas 119 hektar.

Menurut Ketua Dewan Adat Kerajaan Tallo sekaligus Ketua LAPFS Andi Iskandar Esa Dg Pasore Mengatakan,”Kalau lokasi itu persil 27, 31, 32 dan juga ditambah lagi di situ milik I nannu di gelar Karaeng Lakiung sesuai surat putusan dari agraria Maros bahwa tanah tersebut adalah milik I Nannu Karaeng Lakiung dan disini perlu kita perjelaskan bahwa Inannu di gelar Karaeng Lakiung anak kandung dari Raja Tallo ke-17 Ilamakka Rumpa Dg Parani Arung Lipukasi, dan bukan Seno Dg Rannu Karaeng Lakiung itu bersuamikan dengan Lapangngurisen Arung Alita Datu Suppa yang mempunyai anak 2 0rang perempuan yaitu Andi cella Karaeng Lakiung dengan Andi Syarifah Karaeng Pasi, sedangkan anak Raja Tallo ke 17 Inannu di gelar Karaeng Lakiung Petta Lolo Gau menikah dngan Itjinjtin Karaengta Lengkese digelar Baso Karaeng Barombong tidak mempunyai keturunan”,Jelas Andi Iskandar.

Andi Iskandar juga menambahkan,”Inannu dua bersaudara kandung Halija Dg Kanang Arung Bakung kawin dengan A Sirih Dg Serang Petta Cendrana saudara dengan Karaeng Tana Tana istri dari sombayya Imangngimangngi Dg Matutu Karaeng Bonto Nompo Raja Gowa ke 35 dari tahun 1936 sampai 1946, dan kami siap mempertahankan lahan adat Kerajaan, demi kembalikan Kejayaan kerajaan Tallo”,Kunci Ketua Dewat Adat.

Reporter Herman