Bantu Stok Darah PMI, Pelajar Se-Jakarta- Utara Gelar Pekan Donor Darah Pelajar

Jakarta-Utara, WBN – Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta -Utara Ali Maulana Hakim membuka Pekan Donor Darah Pelajar se-Jakarta Utara, di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta -Utara, Rabu (8/7). Kegiatan yang dimotori Aliansi Osis SLTA Jakarta Utara (Astara) ini bertujuan untuk pemenuhan stok darah PMI.

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan terimakasih atas kegiatan yang dilakukan hari ini.
“Salam hormat dan salam sayang dari Wali Kota buat adik-adik semua, khususnya buat Astara, Ikatan Pelajar nahdatul utama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) yang sudah mau berkorban, meluangkan waktunya untuk membantu pemenuhan stok darah di PMI Jakarta Utara,” katanya.

Diterangkan Ali pada masa pandemi Covid-19 ini, PMI sempat kekurangan stok darah karena minimnya pendonor.
Sejak Covid-19 kemarin, PMI kesulitan pendonor. Sedangkan PMI menjadi andalan beberapa rumah sakit, ditambah lagi dengan adanya demam berdarah, tentunya kebutuhan tentu menjadi lebih tinggi. Untuk itu Pemerintah Kota Administrasi Jakarta- Utara bekerjasama dengan PMI mengaktifkan Donor Darah Sukarela (Dondarela) yang bertujuan menambah kekurangan stok darah tersebut,” tambahnya.

Dengan adanya Pekan Donor Darah Pelajar SLTA se-Jakarta Utara ini, Ali sangat berharap dapat menjadi agenda rutin buat pelajar-pelajar Jakarta -Utara.
Ke depannya kita tidak lagi perlu mencari pendonor. Jadikan hari ini momentum untuk menjadi pendonor secara terjadwal, kapan saja PMI selalu membuka diri untuk pelajar yang mendonorkan darahnya secara sukarela,” tuturnya.

Ketua PMI Jakarta Utara Sabri Saiman mengatakan sangat bangga dengan kegiatan yang dilakukan ini.
Selain membangun rasa keperdulian terhadap sesama, Pekan Donor Darah Pelajar SLTA se-Jakarta Utara juga menjadi salah satu upaya untuk mengurangi tawuran pelajar. Terimakasih kepada Astara khususnya para pelajar yang mau secara sukarela mendonorkan darahnya untuk keperluan saudara-saudara yang membutuhkan,” katanya.

Sementara Ketua Pekan Donor Darah Pelajar SLTA se-Jakarta Utara Bayu mengatakan jika pendonor pelajar ini merupakan pendonor pemula.
“Kebanyakan baru pertama kali melakukan donor darah. Selain membangun semangat keperdulian terhadap sesama, menambah kekurangan stok darah PMI adalah cara menarik simpati pendonor-pendonor pelajar ini,” katanya.

Untuk diketahui, hadir mendampingi Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara dalam pembukaan Pekan Donor Darah Pelajar SLTA se-Jakarta Utara Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Wawan Budi Rohman dan Camat Koja Ade Himawan. Reporter (Ahmad FG)