Audiensi Seniman Tradisi Budaya Sunda Bersama Plt. Bupati Kabupaten Cianjur

 

WBN, CIANJUR | Jajaran para seniman Tradisi se-Kabupaten Cianjur, memenuhi undangan Plt. Bupati Kabupaten Cianjur (Red.H. Herman Suherman) di Pendopo dalam rangka audiensi perkembangan serta harapan para Seniman Seni Tradisi Budaya Sunda pada jaman era globalisasi saat ini, peran serta para seniman dalam mengembangkan dan menjaga Seni Tradisi Budaya Sunda di wilayah dapat berkembang lebih baik serta dapat perhatian penuh dari Pemerintah Daerah khususnya Kabupaten Cianjur.

Para Seniman Seni Tradisi Budaya Sunda atau Pelaku Seni dengan keadaan suasana adanya wabah Virus Covid-19, sangat perlu adanya perhatian penuh dari Pemerintah Daerah yang berada di wilayah jajarannya “karena penghasilan demi menghidupi keluarganya berharap dari pementasan dari panggung kepanggung walaupun para pelaku Seni tak pernah ada kata mengeluh dengan keadaan suasana tersebut”, ungkapan dari perwakilan para Seniman Tradisi Budaya Sunda dari Seni Padalangan Wayang Golek (Kang Kodrat) saat diberi kesempatan pada pertemuan Audiensi bersama Bupati Kabupaten Cianjur. (06/08)

“Para pelaku seni memohon kepada Bupati Cianjur, untuk dapat dibuka kembali batasan peraturan dengan seluas-luasnya dan tidak menghilangkan protokol New Normal akibat wabah virus covid.19 bagi pelaku seni dalam kegiatan mencari napkah keluarganya, adapun para pelaku seni tradisi budaya sunda mempunyai tiga permohonan kepada Bapak Bupati Cianjur, pertama, memberikan bantuan sarana dan prasarana dalam peningkatan SDM pada Lingkung Seni atau Sanggar Seni yang berada di wilayah Kabupaten Cianjur, kedua memberikan rekomendasi dari Bupati kepada pelaku pariwisata dibawah naungan Dinas Budaya dan Pariwisata untuk memberikan kesempatan kepada pelaku seni dalam mengembangkan Seni Tradisi Budaya Sunda, dan yang ketiga adanya aturan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah dalam pengembangan seni tradisi budaya sunda sebagai kekuatan hukum yang ditetapkan” pungkas Kang Kodrat.

Dengan adanya kegiatan audiensi para seniman tradisi budaya sunda bersama Bapak Bupati Cianjur, yang dihadiri oleh 20 perwakilan dari beberapa Kecamatan, dari kalangan Sesepuhpun hadir pada kegiatan tersebut.

“Peningkatan seni tradisi budaya sunda secara formal harus lebih diperhatikan pada dunia pendidikan dan dapat dijadikan kurikulum tambahan bagi siswa serta adanya kegiatan Pasang Giri/Perlombaan Seni Tradisi Budaya Sunda seperti Kaulinan Barudak (Permainan Anak Daerah), Tari Jaipong, Calung, Pencak Silat, Pupuh, Kawih Cianjuran, Celempungan, dll, yang dipasilitasi oleh Pemerintah Daerah”. pungkas Dadan Sujdana (Seniman Karawitan Cipanas).

“Saya sangat bangga dan terharu dapat bertatap muka dengan para perwakilan seniman tradisi budaya sunda yang masih tetap dapat menjaga dan mengembangkan warisan leluhur, dengan kesempatan ini saya selaku Bupati dapat menerima harapan serta masukan para Seniman Kabupaten Cianjur dan menjadi catatan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur untuk melanjutkan dan menambahkan Peraturan Daerah berkaitan dengan Seni Tradisi Budaya Sunda secara formal maupun non formal sebagai kekuatan Hukum. Serta dalam pengembangan inipun saya mengajak dan memberikan pasilitas untuk pementasan serta latihan rutin setiap hari sabtu malam bersama kepada para Seniman diarea terbuka halaman Pemerintah Daerah/Pendopo. Pungkas Bupati Cianjur.

(M.Chernawan) | redpel ndra