Proyek Bangunan Sudah di Segel, Pemilik Tetap Membandel Pekerjaan Proyek Jalan Terus

 

 

Jakarta-Utara, WBN – Proyek pembangunan rumah besar terdiri dari Dua rumah terletak di Jalan Agung Barat Blok 17, No.13 A RT. 012/ RW.10 dan Jalan Agung Barat Blok 21 No.7A RT.07/RW.010 Kelurahan Sunter Agung Kelurahan Sunter Agung Tanjung Priok , Jakarta Utara disegel petugas,(08/08).

Proyek bangunan besar tersebut diduga akan dijadikan usaha kos-kosan telah disegel karena melanggar aturan, tetapi pemilik bangunan terkesan membandel tidak mengikuti aturan tetap saja melanjutkan proyek pembangunan tanpa memperhatikan lingkungan sekitar.

 

Sejumlah pekerja masih saja menjalankan proyek tersebut karena belum ada perintah dari siapapun kami hanya sebatas bekerja walaupun sudah disegel,”Ungkap Pekerja Proyek bangunan.

 

Proyek bangunan besar rumah tersebut yang akan dijadikan tempat usaha kos-kosan sangat dikeluhkan masyarakat sekitar,akhirnya pihak petugas langsung meninjau terdapat pelanggaran kemudian petugas melakukan penyegelan .

 

Pemerhati Kebijakan Publik Chaerulsyah Hasibuan menyayangkan ulah pemilik proyek rumah besar berani membandel melanjutkan pembangunan yang sudah disegel petugas karena terdapat pelanggaran.

“Sepatutnya tindakan penyegelan yang dilakukan pihak terkait dalam hal ini Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Utara, dipatuhi bukan terkesan dianggap remeh atau diabaikan ini jelas pelanggaran besar tidak bisa ditolelir,kalau saja instansi terkait mau menerapkan aturan dengan baik,”tuturnya.

 

Chaerul menambahkan sebaiknya pemilik mematuhi apa yang menjadi pelanggarannya seperti yang tertuang pada Peraturan Daerah DKI Jakarta nomor 7 Tahun 2010 tentang Bangunan Gedung serta Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 128 Tahun 2012, tentang Pengenaan Saksi Pelanggaran Penyelenggaraan Bangunan Gedung tolong di lihat peraturannya.

“Segel jangan hanya menjadi pemanis dan formalitas kalau masih ada aktivitas di bangunan yang sudah disegel,”kata Chaerul.

 

Sementara Kasie Penindakan Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan ( Citata) Jakarta Utara, Ki Hajar Bonang ketika dimintai tanggapannya melalui Pesan Whatsapp (WA), belum memberikan tanggapan dan komentar kepada kami awak media sampai berita ini dipublikasikan. Akan terus diupayakan komfirmasinya.

Reporter Ahmad FG | redpel ndra