Usaha Pangkalan Pasir Berada di Lahan PT KAI Jl RE Martadinata Jakut, Resahkan Pengendara

Jakarta-Utara, WBN – Usaha pangkalan pasir yang berada di RW 08 Kelurahan Papanggo Tanjung Priok Jakarta Utara meresahkan para pengendara bermotor yang melintas di Jalan RE Martadinata,(18/08).

 

Pasalnya, lokasi pangkalan pasir tak jauh dari jalan raya, dimana pasirnya jika terkena angin beterbangan mengenai wajah dan cukup membahayakan pengendara.

 

“Setiap melintas disini, debu pasir selalu beterbangan. Sangat mengganggu sekali apalagi jika terkena mata. Belum lagi jalanan menjadi licin akibat butiran berceceran di pinggir jalan,”keluh Syaiful pengendara motor yang biasa melintas di Jalan RE Martadinata Jakarta Utara.

 

Syaiful berharap pihak terkait menegur pihak perusahaan pangkalan pasir, sebelum korban berjatuhan akibat debu pasir dari pangkalan pasir tersebut.

 

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko ketika dihubungi menanggapi hal tersebut, berjanji akan menindaklanjuti keluhan tersebut. “Terimakasih infonya, nanti saya akan tindaklanjuti,”tegasnya.

 

Kasatpol PP Kelurahan Papanggo Anshar dan Kasatpol PP Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara Evita sendiri sudah mendatangi lokasi perusahaan pangkalan pasir, guna menindaklanjuti keluhan tersebut.

 

Saat mendatangi lokasi, keduanya justru ditemui Ketua Dewan Kota Jakarta Utara Sidik Dahlan yang mengaku mewakili pihak perusahaan.

 

Menurut Sidik Dahlan, PT Bintang Muara Sejati selaku pemilik pangkalan pasir telah membuat surat pemberitahuan kepada Pemkot Jakarta, Kecamatan Tanjung Priok dan Kelurahan Papanggo. Ia juga mengklaim, pihak perusahaan telah mengantongi izin dari pihak PT KAI selaku pemilik lahan yang ditempati.

 

Pihak PT KAI sendiri yang dikonfirmasi hal ini, melalui Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa belum memberikan jawaban terkait klaim tersebut. Reporter (Ahmad FG) | redpel ndra