Pihak Dewan Adat Anggap Laporan Pengancaman Tak Sesuai Dengan Bukti Video Rekaman Saat di Lokasi

Makassar,WBN– Terkait laporan yang kepolisian yang kini terus dialami pengurus Lembaga Adat Kerajaan Tallo dengan adanya tuduhan pengancaman, kini dibantah oleh Ketua Dewan Adat sekaligus Plt Raja Tallo Andi Iskandar Esa Dg Pasore.

Menurutnya hal yang disangkakan kepihak dewan adat itu tdk benar, karena fakta dilapangan saat kejadian hanya ada adu argumentasi antara pihak kepolisian, Security dan juga pihak perusahaan, dan tak ada bentrokan fisik, serta pengancaman.

“Saat itu sekitar 5 bulan yang lalu saat dilokasi di Parangloe, Kec.Tamalanrea, Kota Makassar, kami turung dengan anggota dewan adat serta kuasa hukum untuk berbicara terkait kepemilikan lahan tersebut dan terjadi adu argumentasi saat itu dan tidak ada ancaman apalagi bentrokan fisik”,jelas Ketua Dewan Adat Kerajaan Tallo kepada awak media pada Senin,(24/08/2020).

Ditambahakan pula,”Hal itu bisa kami buktikan di dokumentasi berupa video saat itu yang terekam jelas dilokasi, yang berdurasi cukup lama, dan juga beberapa video lainnya, dan terkait laporan kami dengan adanya pengancaman dari pihak kami, maka saya merasa keberatan akan hal tersebut karena tak berdasar fakta di lapangan atau di lokasi kejadian”,jelas Andi Iskandar Esa Dg Pasore.

Reporter Herman