LAPFS Sulsel Hadiri Seminar Penguatan Ketahanan Budaya Daerah di Hotel Grand Asia Makassar

Makassar,WBN- Dinas Kebudayaan dan Keparawisataan Provinsi Sulsel lakukan Seminar Penguatan Ketahanan Budaya Daerah di Grand Asia Hotel Makassar pada 10/09/2020.

Kegiatan tersebut dilatar belakangi dengan Mempertahankan Kebudayaan Bangsa. Dalam Seminar tersebut juga dihadiri seperti dari Lembaga Penelitian dan pengembangan Khusus Tradisi Lisan Indonesia, Lembaga Adat
Pa’sereanta Firman Sombali Kerajaan Islam Kembar Gowa Tallo( LAPFS ), Fakultas Ilmu Budaya UNHAS, Politeknik Pariwisata Makassar, Si sipa Makassar, perwakilanKampus UNM, STIEM Bongaya, U I N , Politeknik Negeri UP, SMA Neg 17 Mks, serta SMA Neg 3 Mks.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Keparawisataan Provinsi Sul Sel Ir.Denny Irawan Saardi, M.Si menyampaikan sambutannya pada pembukaan Seminar PENGUATAN KETAHANAN BUDAYA DAERAH dalam Meningkatkan Peran Generasi Milenial dan Lembaga Adat Terhadap Pengembangan Kebudayaan Bangsa, disampaikan pula bahwa kita semua dapat menjamin ketahanan budaya kita, terjung langsung pada kegiatan-kegiatan kebudayaan, meningkatkan pengetahuan tentang kebudayaan kita

Disamping itu, Prof Hamka Naping saat membawakan materi juga membahas tentang cara Meningkatkan Peran Generasi Millenial dan Lembaga Adat Terhadap Pengembangan Kebudayaan Bangsa.

Hadir pula DR. Alwy Rachman, budayawan, dengan membawakan materi ‘ LOKALITAS ‘ yang menjelaskan adanya Perjumpaan Budaya di Indonesia, adanya budaya keagamaan, budaya kebangsaan, budaya geografis, budaya kesukuan, budaya dunia.

Selain itu Andi Iskandar Esa Selaku Ketua LAPFS menambahkan,”semoga dengan adanya seminar ini, Adat adat di Sulsel kembali bisa kuat dengan penguatan semua kalangan, terutamanya KePenguatan Ketahanan Budaya Daerah khususnya di Kerajaan Tallo bisa kembali dilestarikan”,jelasnya.

(Reporter Wahab M/ Red Herman)