Ini Permintaan Sekaligus Prediksi Serta Analisa Kuasa Hukum Kerajaan Tallo Terkait Putusan Akhir Pengadilan Negeri Makassar

MAKASSAR,WBN,- Mengenai lanjutan sidang gugatan konsinasi atas status kepemilikan dan pembayaran Hak atas lahan untuk pembangunan jalan yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan / Tallasa City di Kampung Parangloe, Kampung Bontoramba Kelurahan Tamalanrea Indah Kecamatan Tamalanrea kini sudah diakhir putusan Pengadilan Negeri Makassar.

Dalam perkara tersebut, Pihak dewan adat kerajaan Tallo selaku tergugat IV menyatakan melalui Kuasa Hukumnya yaitu Rahmat. S.H, meminta kepada Majelis sebagai amar putusan sebagaimana telah diterangkan oleh Rahmat. S.H, selaku kuasa hukum Kerajaan Tallo bahwa ada beberapa poin pokok dalam perkara sebagai permintaan.

Rahmat selaku Kuasa Kerajaan Tallo menerangkan bahwa,”menolak gugatan para penggugat untuk seluruhnya atau setidaknya gugatan para penggugat tidak dapat diterima. Menyatakan bahwa objek tanah yang telah dibebaskan panitian pengadaan tanah atau pembebasan lahan merupakan tanah adat kerajaan tallo milik I Nannu Karaeng Laikung sebagaimana keterangan saksi saksi para penggugat dan tergugat IV, serta fakta fakta lainnya yang terungkap dalam persidangan”,Jelas Rahmat. S.H.

Lebih lanjut kuasa Hukum Kerajaan Tallo juga menambahkan,”Tanah tersebut memang milik I Nannu Karaeng Lakiung anak kandung dari Lamakkarumpa Dg Parani Raja Tallo ke 17, seperti yang diungkap saksi yang pernah bekerja di IPEDA sekitar sejak Tahun 1995 sampai 2012 dan Tahun 2012 sampai sekarang di BPPD dan masih aktif dengan jabatan bagian PBB, dan dimana saksi juga pernah melihat dikantornya alas hak rincik atas nama I Nannu Karaeng Lakiung yang terdaftar sejak jaman belanda dan bukan atas nama I Zeno Karaeng Lakiung, serta belum pernah beralih dalam bentuk apapun”,ujar Rahmat.

“Kami yakin dan Insya Allah putusan nantinya akan membuka kebenaran serta adil se adil adilnya atas apa yang semua telah terungkap dalam persidangan atas hak dari I Nannu Karaeng Lakiung yang dimana juga pihak dewan adat membenarkan bahwa salah satu penggarap lahan tersebut adalah Daeng Baso K, dan kerajaan Tallo benar akan apa yang telah dibuktikan melalui putusan yang berpihak kepada Kami”,kuncinya.

 

 

Reporter Herman