Muludan Di Masa Pandemi, Kasultanan Kasepuhan Cirebon Keluarkan Maklumat

WBN, CIREBON – Kesultanan Kasepuhan Cirebon menerbitkan maklumat berisi tentang acara tradisi Muludan yang ditiadakan dikarenakan pandemi Covid-19.

Berdasarkan himbauan dan kebijakan Pemerintah Kota Cirebon dan mencegah serta melindungi masyarakat dari tertular covid-19, Terkait acara tradisi Muludan / Maulid Nabi Muhammad SAW.

Keraton Kasepuhan Cirebon mendukung peran serta pemerintah kota cirebon dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 melalui di terbitkannya Maklumat.

 

Sultan Sepuh XV PRA. Luqman Zulkaedin, S.H., M.Kn mengatakan “Maka dengan ini kami sampaikan sebagai berikut:

1. Pedagang musiman di Alun-alun Keraton Kasepuhan ditiadakan.

2. Upacara tradisi panjang jimat ditiadakan, diganti dengan pembacaan sholawat, dzikir, doa dan kitab barzanji oleh Kaum Masjid Agung, keluarga Sultan, abdi dalem, secara terbatas dan mengikuti protokol kesehatan.

3. Tradisi caos silaturahmi dilaksanakan terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan

4. Objek wisata ziarah, religi dan budaya : Keraton Kasepuhan, Astana Gunung Jati, Taman Goa Sunyaragi tetap buka dengan mematuhi protokol kesehatan

5. Mari kita semua menjaga kesehatan dan keselamatan kita dan berdoa agar wabah covid-19 segera berakhir, aamiin.

Makluat ini diterbitkan, 22 September 2020.Keraton Kesepuhan Cirebon

PRA. Luqman Zulkaedin,S.H.,M.Kn.

 

penulis Cp.Enjoy | redpel ndra