Nekat Beroperasi  Masa PSBB , Panti Pijat di Kawasan Kelapa Gading di Gerebek Polisi

Jakarta-Utara, WBN – Polres Metro Jakarta utara menggelar Konfrensi pres terkait penggerebekan panti pijat dalam sebuah ruko di Jalan Gading Kirana, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Jakarta Utara,di hadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta utara AKBP Aries Andhi dan Wakil Walikota Jakarta utara Ali Mualana Hakim.

Bermula dari Kecurigaan personil Kepolisian Polres Metro Jakarta Utara ,yang melihat bahwa Ruko tersebut seolah-olah tertutup,namun setelah di telisik lebih dalam banyak orang keluar masuk di ruko itu sehingga munculah kecurigaan dari anggota kepolisian yang sedang berpatroli dan langsung menggrebek ruko dan mengamankan 21 orang yang terdiri dari pengelola Panti Pijat, tarapis Pijat dan Karyawan lainnya.

” Berawal dari kecurigaan anggota kami dilapangan yang melihat seolah-olah tertutup namun ternyata setelah di telisik lebih dalam banyak orang keluar masuk dalam ruko tersebut ” pungkas Aries dalam konfrensi pres di Pelataran Polres Metro Jakarta utara (22/09).

Aries menuturkan karna peristiwa pidana tersebut terjadi pada masa PSBB selain tindakan Hukum yang dilakukan menurut KUHP para Pengusaha panti pijit maupun para terapis pijit juga kita serahkan kepada Pemerintah Walikota Jakarta utara untuk penangananya.

” karna peristiwa pidana tersebut terjadi pada masa PSBB selain tindakan Hukum menurut KUHP(Kitab undang Hukum Pidana) para pengusaha panti pijit maupun terapis pijit juga kita serahkan kepada Pemerintah Walikota Jakarta untuk penangananya” terang Aries.

Ali Maulana Hakim menyebutkan bahwa 9 orang pekerja terapis pijit tersebut sudah dilakukan rapid tes dan langsung akan di serahkan melalui Sudin Sosial ke panti Kedoya Jakarta Barat khusus perempuan untuk dilakukan pembinaan selama 6 bulan sampai 1tahun.

” para pekerja terapis pijat 9 orang tersebut sudah kita lakukan rapites dan langsung kita serahkan melalui sudin sosial jakarta ke Panti Kedoya khusus Perempuan untuk dilakukan pembinaan selama 6 bulan sampai 1tahun” terangnya.

Reporter (Ahmad FG)