Beri Sambutan Di Acara ANPK, Ketua KPK Firli Bahuri Bicara telah Selamatkan Uang Negara Hampir 100 Triliun Rupiah

Jakarta, WBN – Sejak disahkannya Undang-undang No 19 Tahun 2019, gerak maju Komisi pemberantasan korupsi ( KPK ), kini berfokus pada bidang pencegahan korupsi, tanpa mengesampingkan bidang penindakan.

Meski pada mulanya sejumlah pihak sempat menolak diberlakukannya UU KPK yang baru karena dianggap akan melemahkan,
namun nyatanya sejak era Firli Bahuri Cs memegang kendali, institusi KPK justru sudah menyelamatkan puluhan Triliun uang negara yang berpotensi jadi ladang praktik korupsi.

Dalam sambutannya di acara Aksi Nasional Penecagahan Korupsi (ANPK) yang digelar pada 26 Agustus lalu, Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan program kerja dan hasil kerja KPK kepada Presiden Joko Widodo, dan 596 Peserta terdaftar yang terdiri dari 54 Kementrian/Lembaga, 34 Gubernur, dan 508 Bupati/walikota.

Firli menjelaskan, bahwa dengan berpegang pada moto kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas, pihaknya telah melakukan beragam upaya pecegahan korupsi, sehingga berhasil menyelamatkan uang negara hampir 100 Triuliun rupiah.

“Upaya pecegahan telah dilakukan KPK dengan melakukan optimalisasi pendapatan asli daerah sebesar 80,9 Triliun dan penyematan keuangan negara sebesar 10,4 Triliun” ujar Firli di Gedung KPK, Rabu (26/08/2020).

Sementara formulasi dalam melakukan upaya pemberantasan korupsi, KPK telah mengantonginya yang dibagi menjadi 3 pendekatan.

“Ada pendekatan pendidikan masyarakat, semua elemen bangsa akan diajak mengkampanyekan agar tidak korupsi, kemudian ada pendekatan pencegahan, disini kita melihat pemberantasan korupsi terjadi karena gagal, lemah dan rusaknya sistem, makan kita akan perbaiki sistem, dan pendekatan terakhir adalah pendekatan penindakan secara tegas dan terukur berdasarkan ketentuan undang-undang” jelas Firli.

Adapun menurut Firli, saat ini KPK telah merumuskan fokus area pemberantasan korupsi yakni melakukan pencegahan korupsi di bisang bisnis, penegakan hukum dan reformasi birokrasi, politik, pelayan publik serta SDA.

Dukungan KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi di bidang pecegahan pun pernah disampaikan oleh Presiden Jokowi kepada KPK. Kalimatan dukungan itu pun kembali dikutip oleh Firli.

“Presiden Jokowi pernah menyampaikan, kita harus menghentikan korupsi, kita harus melakukn pemberantasan korupsi,kedepankan pencegahan karena rakyat sudah tidak sabar menanti dan melihat indonesia yang bebas dari korupsi” ucap Firli sebelum menutup sambutannya di acara ANPK.

Reporter (Ahmad FG)