KH. Faris Fuad Hasyim Angkat Bicara Soal “Gugat Kadewatan Keraton Kesepuhan”

WBN, Buntet, KAB. CIREBON – Polemik yang berlangsung di keraton kesepuhan akhirnya menarik Kyai Buntet Pesantren kang Faris Fuad Hasyim untuk bicara melalui konferensi Pers di kediamannya komplek Buntet Pesantren.

Dalam konferensi tersebut kyai Faris menyatakan bahwa Beliau mendukung P illen Seminingrat untuk melakukan “Gugat Kadewatan” Kepada Sultan PRA. Lukman Zulkaedin yang sekarang menjadi Sultan Kesepuhan XV. Jum’at (23/10).

Yang mana isi dari Surat Gugat Kadewatan itu diantaranya adalah membatalkan perjanjian Sanggul Gelung Hadi yang dibuat oleh Leluhur mereka dan meminta Sultan Lukman Zulkaedin untuk Lengser Keprabon.
Dukungan kyai Faris Fuad Hasyim itu didasarkan pada fakta sejarah yang sangat jelas dan bisa ditelaah dan diteliti karena rentang waktunya yang masih dekat.
Kyai Faris menyatakan lebih lanjut bahwa P illen Seminingrat adalah keturunan yang syah dari Sunan Gunung Jati dan memiliki Nasab yang jelas sesuai Naskah Silsilah yang ada dari jalur Sultan Amirsena yaitu Sultan IV Keraton Kesepuhan sedangkan Lukman Zulkaedin bukan merupakan Keturunan dari Sunan Gunung jati.

Pilihan tersebut disamping bukti otentik dari Silsilah juga karena sosok P Illen yang dirasa cukup mampu untuk menjadi Sultan karena Dedikasinya yang tinggi kepada keraton dan memahami dan mengerti tentang Budaya dan dinamika yang ada didalam Keraton.

Upaya yang akan dilakukan menurut kyai Farish akan dilakukan secara profesional sesuai peraturan dan hukum yang berlaku. Disamping akan membedah melalui sejarah juga akan dilakukan melalui jalur hukum.
Menurut kyai sangat disayangkan karena belakangan Keraton pernah juga dijadikan juga tempat berkumpul/pertemuan oleh gerakan gerakan islam radikalis yang bertentangan dengan NKRI yang tentunya akan bertentangan juga dengan para Ulama pesantren.
Reporter Rajoel | redpel HS