Usai Putusan Pengadilan, Kerajaan Tallo Makin Optimis Atas Aset Kerajaan di Parangloe

MAKASSAR,WBN- Sidang gugatan konsinasi atas status kepemilikan dan pembayaran Hak atas lahan untuk pembebasan pembangunan jalan yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan / Tallasa City di Kampung Parangloe, Kampung Bontoramba Kelurahan Tamalanrea Indah Kecamatan Tamalanrea kini telah usai pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Makassar pada, Selasa (03/11/2020).

Dg Baso atau Pihak dewan adat kerajaan Tallo dalam hal ini selaku tergugat IV akhirnya telah berhasil dalam perkaranya dengan pembacaan putusan yang menolak gugatan dari penggugat sesuai fakta persidangan yang telah dibuktikan oleh Tim Hukum Kerajaan Tallo saat persidangan.

Dari pihak kerajaan tallo yang telah memberikan bukti berupa penjelasan/terjemahan balai harta peninggalan dan purbakala Sulsel, rinci cap cron, rinci perubahan cap Garuda, riwayat tanah, peta toddang, peta blok/peta bidang, bukti pembayaran pajak beberapa puluh tahun yang lalu, serta beberapa saksi termasuk mantan camat biringkanaya.

“Alhamdulillah akhirnya bukti bukti kami selaku tergugat dari pihak Kerajaan Tallo bisa mengungkap fakta yang membuat pembacaan putusan menolak gugatan penggugat, dan ini adalah awal kebangkitan Kerajaan Tallo yang memang kami tunggu atas kepemilikan lahan Kerajaan Tallo atas nama I Nannu Karaeng Lakiung yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan / Tallasa City di Kampung Parangloe, Kampung Bontoramba Kelurahan Tamalanrea Indah Kecamatan Tamalanrea, dan pembacaan putusan ini yang menjadi dasar hukum kami siap ungkap kebenaran atas kepemilikan lahan di Parangloe”,jelas Rahmat S.H, selaku Tim hukum Kerajaan Tallo.

Lebih lanjut Rahmat juga menambahakan,”Selain itu ada juga pernyataan penggarap, silsilah keturunan, surat kewarisan, keterangan kanwil BPN, keterangan/penetapan BPN Maros, sporadik, keterangan camat, terdaftar dalam buku C, buku F, semuanya itu merupakan bukti yang kuat dan konkrit, Ungkap Rahmat,SH.

Sidang perkara gugatan konsinasi di Pengadilan Negeri Makassar oleh yang mengaku sebagai turunan ahli waris Seno Dg Rannu Karaeng Lakiung yang diduga mengatasnamakan I Nannu Karaeng Lakiung atas kepemilikan lahan di Parangloe Tamalanrea Kota Makassar telah terang benderang usai pembacaan putusan yakni gugatan seluruh penggugat tidak diterima dan menghukum penggugat membayar biaya perkara.

Reporter Herman

Bagikan Info ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •