Walikota Subulussalam Pimpinan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

WBN, Subulussalam, Aceh – Pemerintah Kota Subulussalam menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana alam yang diikuti perangkat daerah terkait lainnya seperti TNI, Polri, Tagana, Damkar, PMI, di Lapangan Sada Kata Kompleks Perkantoran Setdako, Rabu (11/11).

Apel dipimpin langsung Wali kota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang, SE, terlihat hadir Wakil Wali kota Drs. Salmaza, MAP, Sekda Ir. Taufit Hidayat, MM, Kapolres AKBP Qori Wicaksono.SIK, Perwakilan Kodim, Kejari dan Pengadilan, Kalak BPBD Adita Karya, S.Hut, MSi dan unsur Muspida lainnya.

 

H.Affan Alfian Bintang dalam amanatnya menyampaikan beberapa arahan yakni Pemerintah kota Subulussalam memiliki tugas yang berat terkait ancaman bencana alam terus-menerus yang merusak sistem rencana pembangunan Kota Subulussalam, dimana Kota Subulussalam merupakan salah satu kota yang tergolong rawan bencana kebakaran hutan, gempa bumi, banjir ,angin puting beliung. ujar Wali kota.

Memasuki musim penghujan saat ini, perlu segera kita sikapi terutama untuk wilayah-wilayah memiliki tingkat risiko tinggi akan bencana alam. Hampir setiap tahun terjadi banjir yang sangat meningkat tajam, tahun 2020 ini telah terjadi 9 kali bencana banjir kiriman dari Aceh Tenggara melalui sungai Alas, sedangkan angin puting beliung telah terjadi sebanyak 4 kali, kebakaran pemukiman 9 kali, serta kebakaran hutan dan lahan sebanyak 5 kali.Tingginya aktivitas bencana di Kota Subulussalam mengingatkan kita agar tetap siaga terhadap bencana alam, persiapan siaga itu kita wujudkan dalam bentuk apel siaga bencana hari ini, untuk mengingatkan kepada satuan tugas dalam penanggulangan bencana agar tetap siaga, dan untuk masyarakat agar tetap melindungi dan mengayomi diri dari dampak bencana alam,terang Affan Bintang.

 

Kota Subussalam perlu menerapkan seluruh sumber daya yang ada, untuk membantu masyarakat jika skala bencana meningkat,dan jika perlu dilakukan evakuasi, kita harus sudah siap baik personil maupun peralatan.Semua pihak harus ikut berperan aktif dalam penanggulangan dan pengurangan risiko bencana, karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama,oleh karena itu diperlukan kerjasama yang baik antara pemerintah dan pihak non pemerintah dalam upaya pengurangan risiko bencana. Kepada semua elemen masyarakat agar selalu berkoordinasi dalam rangka mengatasi masalah banjir dan bencana lainnya, sehingga apabila bencana tersebut terjadi semua sudah siap untuk mengatasinya,maka sekecil apapun informasi yang didapat perlu dikaji ditindaklanjuti guna mengurangi tingkat risiko yang mungkin akan terjadi, imbuhnya.

 

Diakhir amanatnya Walikota Bintang beri apresiasi atas dedikasi kerja keras dan kerja sama yang baik yang terjalin antara pemerintah melalui BPBD dan perangkat daerah terkait lainnya dengan TNI/ Polri serta relawan, yang turut siap membantu dalam penanganan bencana di Kota Subulussalam selama ini, sehingga banyak kejadian ganjil yang dapat diatasi dengan baik. Mari sama-sama kita berdiri untuk menjaga lingkungan dan peduli terhadap keadaan wilayah sekitar,serta juga harus memiliki rencana dan komitmen yang kuat dalam penanggulangan bencana di Kota Subulussalam, himbaunya.

 

Selain kesiagaan pada bencana alam,kita wajib juga siap siaga dalam melawan covid 19 saat ini,dengan tetap terapkan protokoler kesehatan,tutup Walikota.

 

Dalam Apel ini juga digelar sejumlah Kendaraan serta Peralatan Khusus untuk Penanganan Bencana yang dimiliki Polres dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Subulussalam.(zainal).