Polda Metro Jaya Musnahkan Barang Bukti Ratusan Kilogram Sabu, Ribuan Ekstasi dan Daun Ganja

 WBN, Jakarta-Tak menjadikan suatu alasan dimasa pandemi ini bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memerangi serta memberantas para pelaku Narkoba, pasalnya, diketahui narkoba dari jenis apapun sangatlah riskan apabila dikonsumsi oleh semua kalangan manusia, terlebih dari bahayanya, dimana seseorang dapat terkontaminasi dari efek narkoba tersebut, bahkan seseorang dapat melupakan siapa dirinya sendiri. Kali ini wujud melawan narkoba tersebut dicerminkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, dimana pada hari ini, Kamis, (12 /11) sekira pukul 09.00 WIB.

Pemusnahan barang bukti dari berbagai jenis narkoba, diantaranya, tak tertinggal yang selalu marak ialah (Sabu). Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana yang mempimpin langsung pemusnahan tersebut, dirinya mengucapkan salam dan berterima kasih kepada seluruh tamu undangan yang turut hadir dalam pelaksanaan pemusnahan barang bukti narkoba hasil Operasi Nila Jaya 2020,
Diantaranya, Bapak Kepala Kejaksaan Agung RI yang diwakilkan oleh Bapak Dr. Burhanudin, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang diwakili oleh Bapak Sutrisno Hadi, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang diwakili oleh Pidum Dr. Lila Agustina SH, BNNP DKI Jakarta, Bapak Brigjen Pol Drs. Tagam Sinaga, Ketua MUI DKI Jakarta, Bapak KH. Munahar Mukhtar yang diwakili oleh Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba Bapak Supriyadi, Ketua Granat/mewakili, ketua Umum Geram Kampus Lapor Bareskrim Polri yang diwakili Bapak Kabid Narkoba, dan sebagai pejabat utama, Bapak Wakapolda, dan para Kapolres.

Beliau juga mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan dalam pemusnahan barang bukti ini.
“Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT sampai saat ini dimasa pandemi covid-19, kita masih diberikan kesempatan dan diberikan kesehatan dalam pemusnahan barang bukti narkoba yang diamankan oleh jajaran Polda Metro Jaya, dan pemberian penghargaan bagi anggota yang berprestasi,” Ujarnya.

Dimasa pandemi ini, dirinya tak lupa dalam memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan agar terhindar dari covid-19 dengan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak). Dalam sambutannya, beliau, Kapolda Metro Jaya menguraikan dimana awal dirinya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, dirinya mengatensikan peredaran narkoba yang terbilang tinggi diwilayah DKI Jakarta.
“Sejak awal saya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, khususnya diwilayah hukum Polda Metro Jaya ini sangat tinggi, tentunya kita atensi dengan kita sepakat berkomitmen bahwa narkoba ialah musuh negara, kejahatan lainnya pun juga kita atensi.” Ungkapnya.

Dirinya juga sangat optimis dalam mengahapus peredaran Narkoba diwilayah DKI Jakarta hingga “Zero Narkoba”.
“Sejak awal saya mencanangkan bahwa Jakarta harus ‘Zero Narkoba’, hal ini terus kita galakan dengan upaya – upaya operasi narkoba, teringat waktu berapa tahun lalu kita berhasil mengungkap saat itu 288 Kg Sabu – sabu, kemudian Polda Metro gabungan dengan Mabes Polri kita berhasil mengungkap 400 dan 800 Kg, ini menunjukkan bahwa narkoba diwilayah kita ini sangat tinggi,” Terangnya.

“Selama kurun waktu 14 hari kemarin, sambung beliau, mulai tanggal 19 oktober sampai 02 november 2020 dimana Direktorat Polda Metro Jaya dan jajaran Satuan Narkoba Polres kita melaksanakan operasi Nila Jaya, dalam hal ini ini kita terus berkoordinasi dengan BNNP DKI Jakarta,”
Barang Bukti yang Diamankan.
Kembali Irjen Pol Nana menguraikan dalam operasi tersebut jajarannya berhasil mengamankan barang bukti ratusan kilogram sabu dan ribuan pil ekstasi yang diketahui beberapa diantaranya, peredaran narkoba Lintas Aceh, Sumatera dan Riau yang di edarkan di Jakarta.


“Dalam operasi tersebut telah ditentukan ada 57 target operasi (TO), 53 TO orang dan 4 TO tempat, dari operasi ini berhasil diungkap 44 orang dan 1 TO tempat dengan tingkat presentasi keberhasilan adalah 79%, jadi masih ada TO orang dan tempat yang masih menjadi PR bagi Direktorat Narkoba dan Polres Polres untuk mengungkap,” Paparnya.

“Pada kesempatan ini, lanjut dia, kita akan melaksanakan pemusnahan barang bukti dari hasil pengungkapan dalam Operasi Nila Jaya, dimana, sebanyak ada 275 laporan polisi, dengan jumlah tersangka 330 orang yang terdiri dari 8 orang Bandar, 285 orang pengedar dan 37 orang pemakai. Sedangkan barang bukti yang akan kita musnahkan ialah sabu – sabu sebesar 190 Kg, Ekstasi sebanyak 9.300 butir, Happy Five sebanyak 572 butir, obat baya sebanyak 193 butir, Ganja 265 KG, Tembakau Gorila 8,16 Kg, dan bubuk ekstasi sebanyak 18,51 Kg,”ujarnya.

Irjen Pol Nana juga mengapresiasi kepada seluruh anggota polri untuk keberhasilan, dalam mengungkap peredaran narkoba pasca operasi Nila Jaya 2020. Dirinya juga menerangkan, adanya pemusnahan barang bukti ini guna mencegah penyimpangan barang bukti yang disita, serta, agar tidak adanya stigma dari masyarakat.
Himbauan Diakhir sambutannya, Kapolda Metro Jaya kembali memberikan himbauan dengan mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk jauhi narkoba.
“Untuk seluruh masyarakat selalu kami ingatkan, bahwa narkoba sangat berbahaya dan dapat merusak generasi muda kita, mari kita bersama – sama hilangkan narkoba di Indonesia, khususnya diwilayah DKI Jakarta.” Pungkas Kapolda Metro Jaya.

(Rusman).