81 Peserta Ikuti STQ XXVI Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara

WBN, Jakarta Utara – Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko membuka kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXVI tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (26/11). Pelaksanaan kegiatan STQ di masa pandemi COVID-19 dilakukan secara virtual dan tatap muka dengan menerapkan ketentuan protokol kesehatan dengan 3M, pengecekan suhu tubuh, pembatasan jumlah orang didalam ruangan, pengaturan waktu dan pelayanan rapid test.

“STQ secara berjenjang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Kita harap kegiatan ini tidak hanya sebagai momentum evaluasi namun lebih dari itu semua dengan tetap menjaga dan memelihara semangat dan spiritual untuk terus mempelajari, mengkaji dan mengamalkan Al Qur’an didalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Sigit Wijatmoko didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman.

Ia mengharapkan, STQ tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara menjadi salah satu sumber kesejukan. “Setiap kali membaca dan mendengarkan lantunan ayat suci Al Qur’an akan membuat hati kita terasa damai dan tenang. Saya harap kegiatan STQ jangan hanya dianggap sebagai rutinitas atau seremonial tapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dalam perhelatan STQ XXVI diikuti sebanyak 81 peserta yang merupakan perwakilan dari 6 kecamatan di wilayah Jakarta Utara. Ada 4 cabang yang dilombakan yaitu tilawah dewasa putra/putri, tilawah anak-anak putra/putri, tahfidz 1 juz+tilawah putra/putri dan tahfidz 5 juz+tilawah putra/putri.

“Ada piala bergilir dan hadiah yang disiapkan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang menjuarai STQ XXVI. Tahun lalu, Kecamatan Koja yang meraih juara umum STQ XXV dan menerima piala bergilir. Kini, piala itu akan menjadi motivasi bagi camat lainnya untuk terus berprestasi sembari menimba pahala di sumur ibadah. Siapapun yang menjadi pemenang nantinya janganlah sombong dan bagi yang belum berhasil janganlah kecewa tapi teruslah berlatih agar pada kesempatan yang akan datang bisa menjadi yang terbaik,” himbaunya.

Sejumlah peserta STQ yang berada di ruangan seleksi lantai 2 dan 3 Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara terlihat mematuhi protokol kesehatan dengan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Kemudian para peserta dan panitia juga mengikuti rapid test yang disiapkan Sudin Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara di lantai 2 Balai Yos Sudarso. “Tadi saya ikut rapid test dan alhamdulillah hasilnya non reaktif,” ujar Habibi Ahmad (13), peserta STQ cabang tilawah anak-anak putra. Reporter (Ahmad FG)