Kecamatan Koja Berhasil Pertahankan Gelar Juara Umum STQ XXVI Tingkat Jakarta Utara

WBN, Jakarta Utara – Utusan dari Kecamatan Koja berhasil mempertahankan gelar juara umum Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXVI tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara yang diselenggarakan di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (26/11). Alhasil, piala bergilir STQ tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara kembali berada di Kecamatan Koja.

“Tahun ini, juara umum STQ tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara masih dipertahankan Kecamatan Koja. Suatu motivasi bagi kecamatan lainnya untuk meningkatkan pembinaan kedepannya. Selamat kepada para pemenang dan jadikan ini sebagai proses pembelajaran yang akan membawa pengaruh positif ditengah masyarakat,” jelas Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim saat menghadiri acara penutupan kegiatan STQ XXVI tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara.

Para peserta terbaik STQ tingkat kota menerima piagam dan hadiah berupa uang pembinaan. Kemudian akan mengikuti pembinaan lanjutan untuk kesiapan pelaksanaan STQ tingkat Provinsi DKI Jakarta yang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 8 sampai 11 Desember 2020.

“Al Qur’an harus benar-benar dijadikan pedoman hidup untuk menangkal pengaruh negatif dari arus globalisasi. Lebih semangat lagi untuk membaca, menghayati, mendalami isi dan mengamalkan Al Qur’an yang tidak hanya tumbuh pada saat STQ saja melainkan menjadi kebutuhan umat muslim di setiap harinya,” pesan Ali didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman.

Sementara itu, Juara I STQ XXVI kategori tilawah dewasa putra, Budiman Hasan mengaku bersyukur bisa terpilih sebagai Juara I dalam STQ tingkat Kota Administasi Jakarta Utara. “Alhamdulillah, Kecamatan Koja bisa kembali mendapatkan gelar juara umum STQ. Kami juga akan berusaha untuk menunjukan yang terbaik dalam STQ tingkat Provinsi DKI Jakarta. Intinya, niat dalam hati harus disetting terlebih dahulu dengan niat lillahi ta’ala agar tidak ada beban,” ujarnya. Reporter (Ahmad FG)