Badan Narkotika Nasional Memusnahkan Narkoba 3.532 gram ekstasi 8.38 kg sabu di Banda Aceh

 

WBN, Banda Aceh | Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan BNNP bersama Polda Aceh, halaman kantor BNNP Aceh, Jumat (27/11/2020).

 

Total ada sebanyak 8.382,52 gram atau 8,38 kg sabu dan 10.000 butir atau 3.532 gram ekstasi (sebelum disisihkan sebagian kecilnya untuk barang bukti), yang dimusnahkan dengan cara diblender. Selain itu, terdapat juga sebanyak 2,7 kg (belum disisihkan untuk barang bukti) ganja yang dimusnahkan dengan cara dibakar.

 

Kepala BNNP Aceh Heru Pranoto mengatakan pada media pada hari saptu 28/11/2020, barang bukti tersebut disita dari tiga orang tersangka yang ditangkap pada September 2020 lalu.

 

“Awalnya kita tangkap di Aceh Timur, kemudian kita melakukan pengembangan dan menangkap di Sumatera Utara,” katanya.

 

“Modus operandi dari para pelaku melakukan aksinya selalu berubah-ubah untuk mengelabui petugas agar terhindar dari pengejaran dan penangkapan petugas di lapangan.”

 

Pemusnahan ini, kata Heru, secara tidak langsung telah menyelamatkan masyarakat Aceh dari bahaya narkotika.

 

“Dari sabu yang dimusnahkan dapat menyelamatkan 33.530 orang asumsi 1 gram merusak 4 orang, pemusnahan ekstasi menyelamatkan 10.000 orang asumsi 1 butir merusak 1 orang, dan pemusnahan ganja menyelamatkan 2.677 orang asumsi 1 gram merusak 1 orang,” katanya.

 

Pemusnahan barang bukti narkotika ini, lanjut Heru, adalah sebagai wujud transparansi dan pertanggungjawaban BNN kepada publik sesuai dengan Pasal 91 ayat (2), ayat (3), ayat (4), ayat (5) dan Pasal 92 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

 

“Yakni barang sitaan narkotika dan prekursor narkotika yang berada dalam penyimpanan dan pengamanan penyidik yang telah ditetapkan untuk dimusnahkan,” tandasnya. (Zainal).