BRIMOB DAN TNI SEMPROTKAN CAIRAN DISINFECTAN  DAN SOSIALISASI PROTOKOL KESEHATAN DI TEMPAT WISATA KOTA LANGSA 

 

WBN l Kota Langsa Aceh  – Satbrimob Polda Aceh,
Kamis (25/03/2021) beradaptasi dengan kebiasaan baru menjadi upaya pemerintah untuk pemulihan ekonomi.

Disaat hari-hari libur tempat wisata menjadi object utama masyarakat tepatnya di hutan lindung Kota Langsa  yg selalu dipadati pengunjung dari berbagai  Kabupaten tetangga serta warga sekitar.

Menindak lanjuti hal tersebut guna mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan pemutusan mata rantai Covid -19, IPTU Rizki Julianda Putera Buna, S.I.K selaku Danki Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor langsung memerintahkan anggotanya di bawah Pimpinan AIPDA  Benny Selaku Dantim yang ditunjuk segera menuju ke object wisata melaksanakan penyemprotan dan sosialisasi kepada para pengunjung serta pihak pengelola tempat wisata
meliputi :

1. Tetap jaga jarak minimal 1-2 meter.
2. Selalu memakai masker.
3.  Memperbanyak spanduk himbauan wajib masker dan pencerahan bahaya Covid19.
4. Hindari berjabat tangan
5. Sering mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan dengan air yang mengalir.

Sasaran penyemprotan benda-benda dan alat permainan yang riskan di sentuh pengunjung.

Pengelola object wisata menyambut positif kegiatan penyemprotan cairan disinfectan anggota Brimob serta berterimakasih Kepada Komandan Kompi melalui Aipda Benny yang menjadi dantim penyemprotan hari ini.

Komandan Batalyon B Pelopor Brimob Polda Aceh AKBP Ahmad Yani  Danki 2 Yon B Por IPTU Rizki Julianda Putera Buna, S.I.K mengatakan Kegiatan ini merupakan upaya Polri mendukung pemerintah memutuskan mata rantai covid- 19 dan mempersiapkan menjalani beradaptasi dengan kebiasaan baru.

Bu

Kegiatan penyemprotan menggunakan alat semprot manual sarana milik kompi 2 Batalyon B Pelopor.
Danki Brimob juga menghimbau kepada para pengunjung serta pengelola objek wisata melalui Pak Benny agar tetap menjalankan protokol pemerintah menggunakan masker dan sering mencuci tangan serta menumbuhkan rasa kesadaran masyarakat tentang bahaya Covid-19 dan pentingnya melakukan pencegahan pemutusan mata rantainya untuk menerapkan beradaptasi dengan kebiasaan baru umumnya untuk seluruh masyarakat aceh dan terkhusus untuk masyarakat yang berkunjung.tutup Aipda Benny. Rept  l Zainal l

Bagikan Info ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •