Pengrajin Boneka Replika Ayam, Berdayakan Anak Punk

 

WBN, INDRAMAYU – Produk kreatif buatan Tarjaya putra daerah asal Indramayu banyak diminati oleh orang orang dari luar negri. Saung produksi Pelaku pengrajin boneka ayam ( Replika Ayam ) atau biasa di sebut Boneka Zayol ini terletak di Desa Larangan blok Ceplik RT 07 RW 02 kec.Lohbener Kab.Indramayu.( 1/4 )

Kreatifitas untuk memberdayakan itu yang cocok untuk seorang Tarjaya, Pria kelahiran asal Indramayu ini dengan tekun dan konsisten mengembangkan kerajinan miniatur boneka ayam yang berbahan dasar limbah lingkungan di sekitar.
Dirintis secara kemandirian dari tahun 2015 hingga sekarang, Tarjaya terus menekuni kerajinan boneka ayam dan telah merekrut delapan orang tenaga kerja yang terdiri dari beberapa anak punk. Adapun produk yang di ciptakan telah menembus pasar nasional bahkan internasional seperti Eropa, Jerman, Prancis, Australia dan beberapa negara lainnya. Adapun untuk memasarkan prodaknya tersebut, Tarjaya memanfaatkan media sosial ( Medsos ) baik itu Facebook dan Instagram. Untuk harganya sendiri, Tarjaya membanderol dengan harga minimal Rp. 250.000 hingga lebih, Tergantung titik kesulitannya.

Awalnya Tarjaya menciptakan kerajinan boneka ayam ini karena iseng lalu beralih ke hobby dan sekarang berusaha mengembangkan.
Tarjaya mengatakan ” Saya tetap akan berupaya menekuni kerajinan replika ayam ini dan saya akan berupaya ingin memberdayakan masyarakat sekitar untuk turut serta menjadi pengrajin boneka ayam ini baik itu dari kalangan pemuda maupun orang tua. Adapun sekarang saya telah memiliki delapan tenaga kerja di antaranya anak punk atau saya lebih nyaman mengatakannya anak kreatif, Dan dalam sehari kami mampu memproduksi sedikitnya delapan boneka ayam.
Adapun bahan baku yang saya gunakan adalah dari limbah limbah di tengah masyarakat, Ada busa bekas sofa serta bulu bulu ayam asli yang tidak termanfaatkan oleh masyarakat.” Tandasnya

Tarjaya juga menambahkan ” Usaha yang saya geluti ini murni dari kemandirian, Dan tempat produksi sendiri masih ala kadarnya.
Saya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk memperhatikan tempat produksi kami ini.” Tuturnya

Hengki Syahputra selaku pekerja di tempat produksi kerajinan boneka ayam Tarjaya mengatakan ” Saya sangat bersyukur bisa ikut menjadi bagian dari Pengrajin Boneka Ayam ini karena tidak selamanya saya akan terus hidup di jalanan karena nanti saya akan berumah tangga serta memiliki tanggungan kepada istri dan anak, Saya juga mengajak kepada teman teman saya yang masih di jalanan untuk mau memulai menuju perubahan karena manusia butuh perubahan dan menekuni aktivitas yang bermanfaat.” Katanya
Reporter ( Cp.Enjoy )

Bagikan Info ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •