WBN│ Terhitung sejak Tahun 2019, sedikitnya dua kali Kepala Sekolah SMAN I Bajawa, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yakobus B Lengi, S.Pd mengambil langkah positif menurunkan drastis Biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) seluruh siswa di sekolahnya, atas sejumlah pertimbangan termasuk Pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Dikutip WBN, (01/12/2021) Kepsek Yakobus B Lengi mengatakan, pemangkasan SPP Siswa ditempuh setelah melalui berbagai tahaban termasuk dengan persetujuan Komite Sekolah, dukungan Orang Tua Murid Siswa.

“Terhitung mulai tahun 2019 saya mengambil langkah pemangkasan SPP Siswa. Awalnya Rp.1.550.000 lalu kami turunkan ke Rp.1.200.000, berikutnya kembali diturunkan hingga Rp.1.000.000 per tahun per siswa. Kita tahu bersama bahwa Pandemi Covid-19 berdampak langsung terhadap ekonomi global dan juga kepada masyarakat kita. Prinsip Pendidikan kita adalah Generasi Muda tidak terganggu proses pendidikan mereka dengan hambatan-hambatan yang semetinya bisa diminimalisir. Maka saya melihat itu perlu dilakukan terobosan kebijakan. Saya pastikan SMAN I Bajawa terus memacu kualitas pendidikan dalam kearifan kebijakan pendidikan bagi segenap anak bangsa yang bersekolah di SMAN I Bajawa”, ungkap Kepsek Yakobus B Lengi.

Kepsek Yakobus B Lengi berharap, dengan adanya kebijakan pemangkasan pembiayaan SPP Siswa dari sebelumnya Rp.1.550.000 lalu turun ke Rp.1.200.000 dan kembali diturunkan hingga tinggal Rp.1.000.000 per tahun per siswa, dapat sedikit menolong orangtua murid di tengah keterpurukan ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

Ket Foto Berita : Kepsek SMAN I Bajawa, NTT : Yakobus B Lengi, S.Pd

WBN│Editor-Aurel

Share It.....