Polres Garut Ungkap Tindak Pidana Korupsi Dana Desa Yang Dilakukan Kades

WBN.GARUT – Kapolres Garut
AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, Ungkap tindak Pidana Dana Desa (DD) yang dilalukan oleh Kepala Desa Ngamplang Kecamatan Cilawu  Kabupaten Garut, Selasa (28/12/2021)

“Kami menetapkan tersangka kepala Desa Ngamplang  berinisial (ES) terkait penyalahgunaan Dana Desa
dari hasil kerjasama penyidikan dengan pihak Inspektorat dan pihak Kejaksaan,” ungkapnya.

Kapolres mengatakan, bahwa hasil dari penyelidikan yang dilakukan petugas tindak pidana korupsi, Polres Garut pada bulan September 2021, terlah terjadi penyalahgunaan wewenang dan penyalahgunaan anggaran untuk bantuan langsung tunai (BLT) pada tahun 2020.

Maka dari itu, tim penyelidikan di dapatkan fakta-fakta bahwa pada tahun 2020 tahun anggaran tahap 1 dan di bulan Juni tahap 2 ada 1 RW dengan jumlah 24 orang yang tidak mendapatkan haknya, selain itu dari periode bulan Juni hingga Desember 2020 itu pihak tim polres Garut menemukan sebanyak 200 keluarga manfaat yang tidak menerima haknya dari BLT,” terangnya.

Lanjut disampaikan Kapolres, dari hasil tim penyelidikan bahwa ES telah melakukan tindakan penyelewengan anggaran BLT dari Dana Desa yang tidak disalurkan kepada masyarakat.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak inspektorat, dan memeriksa saksi-saksi sebanyak 32 orang mulai dari pihak pemerintah desa, DPMD, BPKAD, kecamatan, dan pihak bank BJB,” katanya.

Ia menyebut total yang tidak di salurkan ditemukan sebanyak Rp 374.400.000 dari 224 penerima manfaat (KPM)”.

“Tersangka ES, bahwa uang tersebut digunakan untuk membayar hutang dan juga tertipu proyek fiktif ada juga yang di berikan kepada pihak pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya akan mengambil langkah-langkah tracking kemanakah anggaran tersebut di gunakan dan disalurkan oleh tersangka.

“Tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 dari UU tentang pemberantasan korupsi dengan hukuman maksimal 20 thn penjara, dan denda sebesar Rp 50 juta rupiah sampai 100 juta rupiah,” pungkasnya. (Udg)

Share It.....