WBN, Jakarta Utara – Lonjakan kasus Covid-19 kembali terjadi dengan adanya varian baru omicron yang memiliki daya sebar sangat cepat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Abdul Khalit mengimbau kepada para ASN, PJLP, dan masyarakat agar meningkatkan kedisiplinan prokes Covid-19 dengan 6M dan segera divaksinasi. Senin (31/01)

“Itu menjadi hal prioritas yang harus dilakukan agar bisa terhindar dari risiko penularan Covid-19. Memang situasi saat ini patut menjadi perhatian namun tidak perlu panik tapi harus tetap waspada dan itu kuncinya,” ujar Abdul Khalit saat ditemui di Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara.

Sejumlah langkah antisipasi yang dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran kasus Covid-19 di lingkungan Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara diantaranya, penerapan prokes Covid-19 secara ketat, pengecekan suhu tubuh, penggunaan aplikasi peduli lindungi, penyediaan tempat cuci tangan dan hand sanitizer,  pembatasan kapasitas orang, penyemprotan disinfektan secara rutin, vaksinasi booster bagi ASN dan PJLP, pelaksanaan rapat dan pertemuan lainnya secara hybrid, dan hal lainnya.

“Kita akan tugaskan anggota Satpol PP dan Pamdal untuk menjadi petugas pengawas prokes Covid-19 misalnya melerai kerumunan baik itu yang terjadi di lingkungan kantor ataupun di dalam ruangan termasuk di kantin dan area lainnya karena varian omicron daya sebarnya sangat cepat sekali,” ungkap Sekko.

Ia pun mengimbau kepada jajaran ASN dan PJLP untuk tidak memaksakan diri datang ke kantor apabila kondisi badannya sedang tidak sehat. “Bagi ASN yang sedang sakit jangan ragu-ragu untuk melapor ke pimpinan supaya pimpinannya nanti bisa berkoordinasi dengan PIC yang sudah ditunjuk kemudian mengkoordinasikan dengan Sudin Kesehatan dan Suban Kepegawaian terkait WFH dan sebagainya,” terangnya. (Johan Sopaheluwakan)

Share It.....