<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	>

<channel>
	<title>KRIMINAL Archives - Warisan Budaya Nusantara.com</title>
	<atom:link href="https://warisanbudayanusantara.com/category/kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://warisanbudayanusantara.com/category/kriminal/</link>
	<description>Tajam dalam Fakta</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Oct 2025 04:53:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2022/12/cropped-cropped-LOGO-WBN-32x32.png</url>
	<title>KRIMINAL Archives - Warisan Budaya Nusantara.com</title>
	<link>https://warisanbudayanusantara.com/category/kriminal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>HRD Perusahan di Bandung, Mengalami Pemukulan Brutal Orang Tidak Dikenal</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/30/hrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/30/hrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 04:53:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=75594</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN&#124;RANCAEKEK BANDUNG&#8211; Pagi yang semula indah berubah mencekam di Jalan Raya Garut-Bandung, tepatnya di depan PT Vonex, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Seorang perempuan berinisial RE (46) menjadi korban pemukulan brutal oleh dua orang tidak dikenal pada Selasa (28/10) sekitar pukul 06.15 WIB. Pelaku menggunakan double stick dari stainless steel untuk menyerang korban yang ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/30/hrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal/">HRD Perusahan di Bandung, Mengalami Pemukulan Brutal Orang Tidak Dikenal</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank">WBN|RANCAEKEK BANDUNG</a>&#8211; Pagi yang semula indah berubah mencekam di Jalan Raya Garut-Bandung, tepatnya di depan PT Vonex, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Seorang perempuan berinisial RE (46) menjadi korban pemukulan brutal oleh dua orang tidak dikenal pada Selasa (28/10) sekitar pukul 06.15 WIB.</p>
<p>Pelaku menggunakan double stick dari stainless steel untuk menyerang korban yang baru saja pulang bekerja. Kapolsek Rancaekek Kompol Deni Sunjaya membenarkan kejadian tersebut.</p>
<p>&#8220;Iya benar kejadiannya Selasa, 28 Oktober 2025, sekitar pukul 06.15 WIB pagi. Kemudian korban laporan pada pukul 07.00 WIB,&#8221; ujar Deni kepada wartawan, Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Peristiwa itu bermula saat RE, yang bekerja sebagai HRD di sebuah perusahaan swasta, hendak pulang ke rumah. Ketika melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet dua pria berboncengan sepeda motor.</p>
<p>&#8220;Pelaku berinisial AY (31) yang dibonceng, langsung turun dan tanpa basa-basi memukul korban menggunakan double stick yang terbuat dari stainless steel,&#8221; kata Deni.</p>
<p>Serangan pertama mengarah ke tubuh sebelah kiri korban, disusul pukulan kedua ke arah kepala. Beruntung, korban mengenakan helm sehingga pukulan hanya mengenai bahu kanan.</p>
<p>&#8220;Korban menangkis pukulan yang diarahkan ke bagian lain, menyebabkan double stick mengenai jari kelingking kiri korban. Terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku untuk memperebutkan senjata tersebut,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Melihat korban melawan, rekan pelaku yang mengemudikan motor langsung melarikan diri. Korban kemudian berteriak meminta pertolongan, hingga petugas keamanan PT Vonex dan warga sekitar datang membantu.</p>
<p>&#8220;Korban berteriak &#8216;begal&#8217; dan petugas satpam PT Vonex serta warga sekitar langsung mendekat memberikan pertolongan. Kemudian pelaku AY langsung dibawa ke Pos Satpam,&#8221; ucap Deni.</p>
<p>Tak lama kemudian, polisi tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap pelaku AY. Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa aksi penganiayaan dilakukan atas suruhan seseorang berinisial AN (24).</p>
<p>&#8220;Dari hasil pemeriksaan awal terhadap AY, terungkap bahwa aksi penganiayaan tersebut dilakukan atas suruhan rekannya, AN (24),&#8221; ungkap Deni.</p>
<p>Unit Reskrim Polsek Rancaekek bergerak cepat mengejar AN dan berhasil mengamankannya di rumahnya di Kampung Warung Cina, Desa Linggar, Rancaekek.</p>
<p>&#8220;Kedua terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Rancaekek untuk penyelidikan lebih lanjut,&#8221; bebernya.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan berawal dari rasa sakit hati pelaku AN terhadap korban yang merupakan atasannya.</p>
<p>&#8220;Motif dari dugaan tindak pidana penganiayaan ini adalah karena pelaku utama AN, merasa kesal dikarenakan akan dikeluarkan dari pekerjaannya,&#8221; kata Deni.</p>
<p>Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya double stick stainless steel sepanjang 31 cm dengan rantai 20 cm serta bukti percakapan WhatsApp antara AN dan AY yang menunjukkan rencana penganiayaan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita juga mengamankan bukti chat pada aplikasi pesan WhatsApp antara pelaku AY dengan pelaku AN,&#8221; tegas Deni.</p>
<p>Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara.<br />
(Asep)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/30/hrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F30%2Fhrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=HRD%20Perusahan%20di%20Bandung%2C%20Mengalami%20Pemukulan%20Brutal%20Orang%20Tidak%20Dikenal%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F30%2Fhrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=HRD%20Perusahan%20di%20Bandung%2C%20Mengalami%20Pemukulan%20Brutal%20Orang%20Tidak%20Dikenal&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F30%2Fhrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F30%2Fhrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/30/hrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/30/hrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal/', 'HRD%20Perusahan%20di%20Bandung%2C%20Mengalami%20Pemukulan%20Brutal%20Orang%20Tidak%20Dikenal', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/30/hrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal/">HRD Perusahan di Bandung, Mengalami Pemukulan Brutal Orang Tidak Dikenal</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/30/hrd-perusahan-di-bandung-mengalami-pemukulan-brutal-orang-tidak-dikenal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Tua Korban Kasus Asusila, Berencana Tempuh Proses Hukum</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 15:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIBAH]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74481</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; INDRAMAYU &#8211; Kasus dugaan pencabulan terhadap dua kakak beradik berusia 7 dan 2 tahun di Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, terus bergulir. Pihak keluarga terduga pelaku berinisial W, seorang pria lanjut usia, disebut telah menawarkan jalan damai kepada keluarga korban. Namun, tawaran itu tegas ditolak oleh ibu korban, Aan Daryani, atau yang ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/">Orang Tua Korban Kasus Asusila, Berencana Tempuh Proses Hukum</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WBN | INDRAMAYU &#8211; Kasus dugaan pencabulan terhadap dua kakak beradik berusia 7 dan 2 tahun di Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, terus bergulir. Pihak keluarga terduga pelaku berinisial W, seorang pria lanjut usia, disebut telah menawarkan jalan damai kepada keluarga korban.</p>
<p>Namun, tawaran itu tegas ditolak oleh ibu korban, Aan Daryani, atau yang akrab disapa Ani. Ia menegaskan, tidak ingin kasus yang menimpa anak-anaknya hanya diselesaikan secara kekeluargaan.</p>
<p>Ani mengungkapkan, pada Kamis pekan lalu, keluarga terduga pelaku sempat mendatangi rumahnya. Awalnya, ia hanya bermaksud meminta klarifikasi atas pengakuan anaknya. Namun, pertemuan itu justru berujung pada upaya mediasi. “Pas hari Kamis itu, saya langsung nanya ke semua anak-anak dari pelaku. Tapi ya hari itu juga semua keluarga pengennya damai, udah lah damai aja kekeluargaan, tutup aja,” ujar Ani, Rabu (10/9/2025).</p>
<p>Ani menolak mentah-mentah tawaran damai tersebut. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan terduga pelaku tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut masa depan kedua anaknya.</p>
<p>“Enggak, saya kemarin juga (ditawari) pengen damai dari sana. Cuman saya bilang entar dulu ngobrol dulu sama keluarga saya. Tapi saya enggak mau, enggak bisa,” tegasnya.</p>
<p>“Pengennya mah lanjut, enggak bisa kayak gini. Maksudnya kan menyangkut anak, enggak bisa cuma selesai begitu aja,” ucapnya.</p>
<p>Saat ini, keluarga korban tidak menerima atas perlakuan terhadap anak ibu Ani. Selanjutnya keluarga korban tengah bersiap melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.<br />
“Ini kan mau diurus dulu, maksudnya mau ke Polres,” pungkas Ani.</p>
<p>Pihak keluarga korban sangat berharap mendapatkan keadilan untuk kedua anak yang telah menjadi korban dugaan pencabulan tersebut dengan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib dan mampu memberikan efek jera agar tidak terulangnya kejadian seperti ini dikemudian hari.</p>
<p>( IHR ).</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F11%2Forang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Orang%20Tua%20Korban%20Kasus%20Asusila%2C%20Berencana%20Tempuh%20Proses%20Hukum%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F11%2Forang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Orang%20Tua%20Korban%20Kasus%20Asusila%2C%20Berencana%20Tempuh%20Proses%20Hukum&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F11%2Forang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F11%2Forang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/', 'Orang%20Tua%20Korban%20Kasus%20Asusila%2C%20Berencana%20Tempuh%20Proses%20Hukum', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/">Orang Tua Korban Kasus Asusila, Berencana Tempuh Proses Hukum</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Motif Pembunuhan Satu Keluarga Di Indramayu, Terungkap</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 06:31:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR DUKA]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIBAH]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74444</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; BANDUNG. Polisi mengungkap motif dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial P dan R melakukan tindakan keji itu dikarenakan dendam dan sakit hati terhadap salah seorang korban, yaitu Budi Awaludin. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan didampingi oleh Kapolres Indramayu, AKBP ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/">Motif Pembunuhan Satu Keluarga Di Indramayu, Terungkap</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WBN | BANDUNG. Polisi mengungkap motif dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial P dan R melakukan tindakan keji itu dikarenakan dendam dan sakit hati terhadap salah seorang korban, yaitu Budi Awaludin.</p>
<p>Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan didampingi oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, dan Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar di Mapolda Jawa Barat, Selasa 9 September 2025. mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat R menyewa satu unit mobil milik Budi Awaludin dengan harga Rp750 ribu. Namun, saat hendak dikembalikan, mobil tersebut mogok dan R pun kemudian protes kepad korban serta meminta uangnya kembali, tetapi Budi menolak dengan alasan uang sudah dipakai untuk belanja sembako, Selanjutnya karena Merasa kesal, R kemudian merencanakan pembunuhan dengan mengajak P,&#8221;</p>
<p>Rabu 27/8/2025, P mengajak R untuk melakukan pembunuhan terhadap korban dengan diiming-imingi uang sebesar Rp100 juta. Kemudian R diperintahkan membeli sebuah cangkul yang digunakan untuk mengubur jenazah para korban.</p>
<p>Kemudian pada 29/8/2025 sekitar pukul 01.00 WIB, R mengajak Budi berkerja sama dalam bisnis jual beli minyak goreng. R mengajak Budi melihat gudang rumahnya dengan alasan untuk bongkar muat minyak. Saat itu ia mengambil pipa besi dari tas P dan memukulkannya ke kepala Budi hingga tersungkur,&#8221; ucap Hendra.</p>
<p>Setelah Budi tak sadarkan diri, R langsung memasuki rumah korban dan masuk kamar yang ditempati korban Sachroni dan memukulnya menggunakan pipa besi. Tak berhenti di situ, R juga langsung memasuki kamar Euis Juwita dan anaknya RA berusia 7 tahun, yang sedang tidur dan memukul kepala keduanya hingga tewas.</p>
<p>&#8220;Sementara P menenggelamkan bayi B ke bak mandi. Usai menghabisi korban, keduanya mencari barang berharga dan menemukan uang tunai Rp7 juta serta tiga unit handphone, salah satunya milik Budi yang kemudian dipakai oleh R,&#8221;</p>
<p>Dia mengatakan, P dan R membawa salah satu mobil milik korban kemudian menyewa sebuah kamar di sebuah hotel di Jatibarang, Indramayu. Sejumlah emas hasil rampasan milik para korban kemudian diberikan kepada P untuk dijual di Pasar Mambo, Indramayu.</p>
<p>&#8220;P kemudian menjual emas dengan harga Rp3 juta, dan membeli sebuah terpal. Pada Sabtu 30 Agustus 2025, sekitar pukul 01.00 WIB, kedua pelaku menyeret kelima korbannya menggunakan terpal ke halaman belakang rumah dan menguburnya dalam satu liang. Mereka juga merapikan kondisi rumah, dan membawa mobil korban.</p>
<p>&#8220;Mereka melemparkan barang bukti berupa pipa itu ke Sungai Cimanuk,&#8221; ucap Hendra.</p>
<p>Kedua pelaku sempat berpindah-pindah tempat ke beberapa kota untuk berupaya menghilangkan jejak dari kejaran polisi. Bahkan, salah satu mobil milik korban digadaikan kepada nama Evan yang ada di handphone milik Budi dengan tujuan menghilangkan jejak.</p>
<p>&#8220;Mereka hanya berdua saja berpindah ke Semarang, Demak, Surabaya, dan kembali ke Indramayu, karena mereka belum menentukan akan tinggal di mana. Mereka kembali ke Indramayu tepatnya di Kecamatan Kedokanbunder, dengan tujuan berangkat ke laut sebagai anak buah kapal. Namun pelarian keduanya berakhir ketika polisi berhasil menangkap mereka pada Senin, 8 September 2025 sekitar pukul 02.30 WIB di Kecamatan Kedokanbunder,&#8221; jelas dia.</p>
<p>Hendra mengatakan, perkara ini dikategorikan sebagai tindak pidana pembunuhan berencana yang dijerat dengan Pasal 340 KUHP Pidana dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun, serta Pasal 76C jo Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara 15 tahun.</p>
<p>&#8220;Dari tangan pelaku, telah diamankan sejumlah barang bukti, di antaranya cangkul, ember kecil, seprei biru dengan bercak darah, terpal biru, tali tambang, batako, mobil Suzuki Carry Pick Up bernopol E-8093-PT beserta dokumen kendaraan, mobil Toyota Corolla biru bernopol E-1640-PH, kwitansi gadai Rp19 juta, hingga bukti transaksi perbankan atas nama pihak ketiga,&#8221; ucap Hendra.<br />
(Bang Ay)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F09%2Fmotif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Motif%20Pembunuhan%20Satu%20Keluarga%20Di%20Indramayu%2C%20Terungkap%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F09%2Fmotif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Motif%20Pembunuhan%20Satu%20Keluarga%20Di%20Indramayu%2C%20Terungkap&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F09%2Fmotif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F09%2Fmotif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/', 'Motif%20Pembunuhan%20Satu%20Keluarga%20Di%20Indramayu%2C%20Terungkap', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/">Motif Pembunuhan Satu Keluarga Di Indramayu, Terungkap</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Dua Terduga Pelaku Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Tertangkap.</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/08/akhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/08/akhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 11:22:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Indramayu]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan satu keluarga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74432</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; Indramayu – Kasus pembunuhan yang menewaskan lima orang sekeluarga di Kabupaten Indramayu mulai menemui titik terang. Satreskrim Polres Indramayu Polda Jabar berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku, Senin dini hari 8/9/2025. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mengatakan penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/08/akhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap/">Akhirnya Dua Terduga Pelaku Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Tertangkap.</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank" rel="noopener">WBN | Indramayu</a> – Kasus pembunuhan yang menewaskan lima orang sekeluarga di Kabupaten Indramayu mulai menemui titik terang.</p>
<p>Satreskrim Polres Indramayu Polda Jabar berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku, Senin dini hari 8/9/2025.</p>
<p>Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mengatakan penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Kecamatan Kedokan Bunder.</p>
<p>“Dini hari tadi kami mengamankan dua orang diduga pelaku pembunuhan yang mengakibatkan meninggal dunia satu keluarga. Keduanya berhasil kami amankan di Kedokan Bunder,” ungkap AKP Arwin kepada awak media di Mako Polres Indramayu.</p>
<p>Menurutnya, kedua pelaku sempat melarikan diri ke Jawa Tengah. Namun, dalam pelariannya mereka kebingungan hingga akhirnya kembali lagi ke Indramayu, sebelum akhirnya ditangkap kepolisian.</p>
<p>Dijelaskan lebih lanjut, pelaku dan korban memiliki hubungan saling mengenal. Salah satu pelaku bahkan pernah bekerja bersama dengan salah satu korban di sebuah perusahaan.</p>
<p>“Keduanya berinisial R dan P, warga Indramayu. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami motif serta modus yang digunakan,” ujar Kasat Reskrim.</p>
<p>Sejumlah barang bukti juga sudah diamankan polisi, antara lain tiga kendaraan milik korban, pakaian korban hasil autopsi, sprei, serta barang-barang lain yang terkait kasus tersebut.</p>
<p>“Modus dan motif masih kami dalami. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan pada saat rilis resmi,” pungkasnya.<br />
(IHR)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/08/akhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F08%2Fakhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Akhirnya%20Dua%20Terduga%20Pelaku%20Kasus%20Pembunuhan%20Satu%20Keluarga%20di%20Indramayu%2C%20Tertangkap.%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F08%2Fakhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Akhirnya%20Dua%20Terduga%20Pelaku%20Kasus%20Pembunuhan%20Satu%20Keluarga%20di%20Indramayu%2C%20Tertangkap.&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F08%2Fakhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F08%2Fakhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/08/akhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/08/akhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap/', 'Akhirnya%20Dua%20Terduga%20Pelaku%20Kasus%20Pembunuhan%20Satu%20Keluarga%20di%20Indramayu%2C%20Tertangkap.', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/08/akhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap/">Akhirnya Dua Terduga Pelaku Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Tertangkap.</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/08/akhirnya-dua-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-tertangkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Indramayu Amankan 58 Orang Diduga Anarko Saat Patroli Gabungan Jelang Unjuk Rasa</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/polres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/polres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 18:27:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[ORGANISASI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[AKSI MASSA]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74333</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; Indramayu – Polres Indramayu Polda Jabar bersama TNI, Kejaksaan Negeri, dan pemerintah daerah menggelar patroli gabungan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas jelang aksi unjuk rasa di Mako Polres Indramayu, Senin (1/9/2025). Dari patroli yang berlangsung sejak siang, Polres Indramayu mengamankan 58 orang diduga kelompok anarko yang hendak memicu tindakan anarkis. Kapolres Indramayu AKBP ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/polres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa/">Polres Indramayu Amankan 58 Orang Diduga Anarko Saat Patroli Gabungan Jelang Unjuk Rasa</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WBN | Indramayu – Polres Indramayu Polda Jabar bersama TNI, Kejaksaan Negeri, dan pemerintah daerah menggelar patroli gabungan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas jelang aksi unjuk rasa di Mako Polres Indramayu, Senin (1/9/2025).</p>
<p>Dari patroli yang berlangsung sejak siang, Polres Indramayu mengamankan 58 orang diduga kelompok anarko yang hendak memicu tindakan anarkis.</p>
<p>Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menjelaskan, dari 58 orang tersebut terdiri atas 31 orang dewasa (18 bekerja, 13 belum bekerja), 25 pelajar (16 pelajar SMK, 9 pelajar SMP), serta 2 remaja di bawah umur yang bukan pelajar.</p>
<p>“Mereka diamankan di berbagai lokasi dengan modus masuk ke rombongan unjuk rasa melalui informasi yang disebarkan lewat media sosial dan WhatsApp,” ungkap Kapolres kepada awak media, di Mako Polres Indramayu.</p>
<p>Dari hasil penyisiran, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 5 buah bom molotov, 6 bilah senjata tajam berbagai jenis, 1 petasan kembang api, 2 botol minuman keras, 2 kaleng cat pilox, 50 unit handphone serta 3 gulungan benang layangan.</p>
<p>Lanjut Kapolres menjelaskan, Bom molotov ini rencananya digunakan untuk menyerang institusi, adapun benang layangan dipakai untuk menjerat petugas, sementara cat pilox untuk aksi vandalisme.</p>
<p>Ditempat yang sama Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Dr. Muhammad Fadlan, menyampaikan bahwa temuan tersebut mengarah pada dugaan tindak pidana serius.</p>
<p>“Barang bukti senjata tajam dan bom molotov memungkinkan penerapan Undang-Undang Darurat Pasal 1 ayat 1 dan Pasal 2 ayat 1, serta pasal KUHP terkait pengrusakan,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan koordinasi intensif terus dilakukan bersama penyidik Polres Indramayu.</p>
<p>Sementara itu, Dandim 0616 Indramayu, Letkol Inf Yanuar Setyaga, menegaskan pihaknya bersama Forkopimda akan terus mengawal keamanan wilayah.</p>
<p>“Kami tidak ingin ada pihak-pihak yang merusak ketenangan Indramayu. Patroli akan digencarkan setiap hari, pagi hingga malam,” tegasnya.</p>
<p>Dalam hal ini Kapolres Indramayu menegaskan bahwa kebebasan berpendapat di muka umum dijamin undang-undang.</p>
<p>Namun, ia mengingatkan agar aksi demokrasi dilaksanakan secara damai dan bertanggung jawab.</p>
<p>“Jangan sampai ada pihak yang menunggangi dengan tindakan anarkis, karena justru akan merugikan kita semua,” tegas AKBP Fajar Gemilang didampingi Dandim, Kejari, Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhiddin, dan Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno.<br />
(IHR)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/polres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F02%2Fpolres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Polres%20Indramayu%20Amankan%2058%20Orang%20Diduga%20Anarko%20Saat%20Patroli%20Gabungan%20Jelang%20Unjuk%20Rasa%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F02%2Fpolres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Polres%20Indramayu%20Amankan%2058%20Orang%20Diduga%20Anarko%20Saat%20Patroli%20Gabungan%20Jelang%20Unjuk%20Rasa&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F02%2Fpolres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F02%2Fpolres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/polres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/polres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa/', 'Polres%20Indramayu%20Amankan%2058%20Orang%20Diduga%20Anarko%20Saat%20Patroli%20Gabungan%20Jelang%20Unjuk%20Rasa', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/polres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa/">Polres Indramayu Amankan 58 Orang Diduga Anarko Saat Patroli Gabungan Jelang Unjuk Rasa</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/polres-indramayu-amankan-58-orang-diduga-anarko-saat-patroli-gabungan-jelang-unjuk-rasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragis, Satu Keluarga ditemukan Tewas Terkubur di Dalam Rumah.</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/tragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/tragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 17:55:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR DUKA]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Satu keluarga terkubur di rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74329</guid>

					<description><![CDATA[<p>INDRAMAYU, WBN &#124; -Tragis satu Keluarga ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terkubur didalam rumah, Jalan Siliwangi Kelurahan Paoman Kecamatan/Kabupaten Indramayu. Senin, 01/09/2025. Berdasarkan pengakuan Ahcmad Nurohman, yang berada di TKP dan mengenal baik keluarga tersebut menyampaikan, ada salah satu warga yang pada saat itu Hendak menyalakan lampu rumah korban yang sudah 4 hari dalam keadaan ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/tragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah/">Tragis, Satu Keluarga ditemukan Tewas Terkubur di Dalam Rumah.</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank">INDRAMAYU, WBN</a> | -Tragis satu Keluarga ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terkubur didalam rumah, Jalan Siliwangi Kelurahan Paoman Kecamatan/Kabupaten Indramayu. Senin, 01/09/2025.</p>
<p>Berdasarkan pengakuan Ahcmad Nurohman, yang berada di TKP dan mengenal baik keluarga tersebut menyampaikan, ada salah satu warga yang pada saat itu Hendak menyalakan lampu rumah korban yang sudah 4 hari dalam keadaan gelap, menceritakan kronologinya &#8220;Sudah 4 hari pemilik rumah tidak keluar dan tidak pernah kelihatan, serta kalau malam selalu gelap, sekitar pukul 18:00 WIB. maka sya berinisiatif untuk menyalakan lampu sekaligus melihat keadaan disekitar rumah, tiba tiba pas sudah di pintu bau busuk sangat menyengat, baru saya mencoba menginformasikan ke tetangga terkait kondiai tersebut, mungkin dari tetangga ada yang melaporkan kejadian ke pihak kepolisian, sehingga warga sekitar ramai berdatangan&#8221; Paparnya.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari masyarakat rumah tersebut ditinggali satu keluarga Sahroni (Kakek), 72thn, Budi Awalludin, 41thn, Euis, 39thn<br />
Anaknya 7Thn dan 8thn, kelimakorban tersebut meninggal dalam keadaan terkubur.</p>
<p>Menurut warga yang menyaksikan proses evakuasi mayat tersebut, kelima mayat tersebut langsung dievakuasi menggunakan 2 mobil ambulance RSUD Indramayu dan Polres Indramayu.</p>
<p>Sampai berita ini diterbitkan motif serta pelaku pembunuhan belum diketahui, masih ditangani pihak Kepolisan Resort Indramayu.<br />
(Bang Ay)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/tragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F02%2Ftragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Tragis%2C%20Satu%20Keluarga%20ditemukan%20Tewas%20Terkubur%20di%20Dalam%20Rumah.%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F02%2Ftragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Tragis%2C%20Satu%20Keluarga%20ditemukan%20Tewas%20Terkubur%20di%20Dalam%20Rumah.&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F02%2Ftragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F02%2Ftragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/tragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/tragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah/', 'Tragis%2C%20Satu%20Keluarga%20ditemukan%20Tewas%20Terkubur%20di%20Dalam%20Rumah.', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/tragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah/">Tragis, Satu Keluarga ditemukan Tewas Terkubur di Dalam Rumah.</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/02/tragis-satu-keluarga-ditemukan-tewas-terkubur-di-dalam-rumah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres Indramayu Pastikan Proses Hukum Peristiwa di Kos Singajaya Transparan dan Akuntabel</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/kapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/kapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 08:15:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74277</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; Indramayu – Kepolisian Resor Indramayu Polda Jabar berhasil mengungkap tiga kasus tindak pidana dalam sepekan terakhir. Pertama, pencurian dengan pemberatan di sebuah toko emas. Kedua, tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dan ketiga, kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur serta pelecehan seksual fisik. Dari ketiga kasus itu, polisi ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/kapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel/">Kapolres Indramayu Pastikan Proses Hukum Peristiwa di Kos Singajaya Transparan dan Akuntabel</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank" rel="noopener">WBN | Indramayu</a></strong> – Kepolisian Resor Indramayu Polda Jabar berhasil mengungkap tiga kasus tindak pidana dalam sepekan terakhir.</p>
<p>Pertama, pencurian dengan pemberatan di sebuah toko emas. Kedua, tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dan ketiga, kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur serta pelecehan seksual fisik.</p>
<p>Dari ketiga kasus itu, polisi menyoroti pengungkapan perkara pembunuhan yang menggemparkan warga Indramayu.</p>
<p>Peristiwa tragis ini terjadi di rumah kos Rifda, kamar nomor 9, Blok Ceblok, Jalan Karang Baru, Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, pada Sabtu (9/8/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.</p>
<p>“Korban berinisial PA (24), warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos dengan kondisi tubuh terbakar,” kata Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar serta Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Selasa (26/8/2025)</p>
<p>Awalnya, kata Kapolres, saksi yang berada di area kos mencium bau asap dan mendengar suara AC bergetar keras. Ia kemudian melihat asap hitam keluar dari ventilasi kamar nomor 9. Saksi langsung melapor ke Polsek Indramayu dan memberitahu penghuni kos lain.</p>
<p>Setelah penghuni dievakuasi, kamar didobrak. Di dalamnya terlihat kasur spring bed terbakar.</p>
<p>“Api akhirnya dipadamkan, namun korban sudah ditemukan tak bernyawa,” jelas Kapolres.</p>
<p>Hasil penyelidikan memastikan pelaku adalah AMS (23), warga Kota Bandung. AMS merupakan eks anggota Polri yang telah diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) pada 14 Agustus 2025, sesuai putusan Sidang Komisi Kode Etik Polri Nomor 42-2025.</p>
<p>Kapolres menyebut sejak kejadian, pelaku melarikan diri dengan berpindah-pindah menggunakan kendaraan umum dari Indramayu hingga akhirnya ke Dompu, Nusa Tenggara Barat,” ungkap AKBP Mochamad Fajar Gemilang.</p>
<p>Polisi membentuk tim khusus gabungan Polda Jabar, Polres Indramayu, dan Polres Dompu. Setelah pelarian hampir dua pekan, pelaku berhasil ditangkap Sabtu (23/8/2025) di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, saat hendak melarikan diri lagi dengan kendaraan umum.</p>
<p>Penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Indramayu.</p>
<p>“Atas peristiwa ini kami menyita berbagai barang bukti, mulai dari kasur dan selimut terbakar, barang pribadi korban, hingga rekaman CCTV, handphone, kendaraan, serta dokumen identitas milik korban dan tersangka,” jelas AKBP Mochamad Fajar Gemilang</p>
<p>Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.</p>
<p>“Kami masih mendalami motif dan modus pelaku, namun alat bukti yang ada memastikan AMS adalah pelaku,” tegas Kapolres.</p>
<p>AKBP Mochamad Fajar Gemilang juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas peristiwa ini.</p>
<p>“Kami berjanji menindak tegas. Yang bersangkutan sudah di PTDH dan kami pastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel,” tegasnya.<br />
(IHR)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/kapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F26%2Fkapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Kapolres%20Indramayu%20Pastikan%20Proses%20Hukum%20Peristiwa%20di%20Kos%20Singajaya%20Transparan%20dan%20Akuntabel%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F26%2Fkapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Kapolres%20Indramayu%20Pastikan%20Proses%20Hukum%20Peristiwa%20di%20Kos%20Singajaya%20Transparan%20dan%20Akuntabel&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F26%2Fkapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F26%2Fkapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/kapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/kapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel/', 'Kapolres%20Indramayu%20Pastikan%20Proses%20Hukum%20Peristiwa%20di%20Kos%20Singajaya%20Transparan%20dan%20Akuntabel', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/kapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel/">Kapolres Indramayu Pastikan Proses Hukum Peristiwa di Kos Singajaya Transparan dan Akuntabel</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/kapolres-indramayu-pastikan-proses-hukum-peristiwa-di-kos-singajaya-transparan-dan-akuntabel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerak Cepat Polres Indramayu Ungkap Kasus Pencurian Toko Mas, Dua Pelaku Ditangkap</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/gerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/gerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 07:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74268</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; Indramayu-Polres Indramayu Polda Jabar berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di sebuah toko emas. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (29/7/2025) sekitar pukul 08.00 WIB di Toko Mas Dua Putra Jaya, Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua orang pelaku masing-masing berinisial A ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/gerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap/">Gerak Cepat Polres Indramayu Ungkap Kasus Pencurian Toko Mas, Dua Pelaku Ditangkap</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank" rel="noopener">WBN | Indramayu</a></strong>-Polres Indramayu Polda Jabar berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di sebuah toko emas.</p>
<p>Peristiwa ini terjadi pada Selasa (29/7/2025) sekitar pukul 08.00 WIB di Toko Mas Dua Putra Jaya, Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.</p>
<p>Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua orang pelaku masing-masing berinisial A (38), warga Kecamatan Gantar, dan R (45), warga Kabupaten Subang.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan, lanjut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, pelaku melakukan aksinya dengan cara memanjat tembok lalu mencongkel jendela toko menggunakan obeng.</p>
<p>Setelah berhasil masuk, keduanya menuju brankas penyimpanan emas dan mengambil sejumlah perhiasan dengan menggunakan kain.</p>
<p>“Selain itu, pelaku juga membawa kabur perangkat DVR CCTV untuk menghilangkan jejak,” ujar Kapolres.</p>
<p>Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, antara lain uang tunai Rp130 juta, sisa hasil penjualan emas.</p>
<p>Selain itu, perhiasan emas seberat kurang lebih 500 gram, satu unit televisi 42 inci, monitor CCTV dan satu perangkat DVR CCTV.</p>
<p>“Barang-barang yang dibeli dengan hasil kejahatan antaralain, satu mobil, tiga unit sepeda motor, empat unit handphone, satu unit tablet, lima kunci sepeda motor, dua BPKB, satu dompet, satu KTP, serta pakaian milik tersangka,” jelas Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar serta Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Selasa (26/8/2025)</p>
<p>Kapolres menambahkan, kedua pelaku mengakui bukan hanya sekali melakukan aksi pencurian. Mereka kerap hunting (keliling) tempat sepi untuk menggasak harta benda, mulai dari toko, konter, bengkel, sekolah, hingga peternakan.</p>
<p>“Pelaku ini membuat resah masyarakat. Saat ini keduanya ditahan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Kapolres.</p>
<p>Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.</p>
<p>Kapolres mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu melapor bila menemukan potensi gangguan keamanan.</p>
<p>“Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” katanya.<br />
(Bang Ay)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/gerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F26%2Fgerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Gerak%20Cepat%20Polres%20Indramayu%20Ungkap%20Kasus%20Pencurian%20Toko%20Mas%2C%20Dua%20Pelaku%20Ditangkap%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F26%2Fgerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Gerak%20Cepat%20Polres%20Indramayu%20Ungkap%20Kasus%20Pencurian%20Toko%20Mas%2C%20Dua%20Pelaku%20Ditangkap&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F26%2Fgerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F26%2Fgerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/gerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/gerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap/', 'Gerak%20Cepat%20Polres%20Indramayu%20Ungkap%20Kasus%20Pencurian%20Toko%20Mas%2C%20Dua%20Pelaku%20Ditangkap', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/gerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap/">Gerak Cepat Polres Indramayu Ungkap Kasus Pencurian Toko Mas, Dua Pelaku Ditangkap</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/26/gerak-cepat-polres-indramayu-ungkap-kasus-pencurian-toko-mas-dua-pelaku-ditangkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dibalik Kasus Kematian Putri Apriyani Diduga Masalah Keuangan</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/10/dibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/10/dibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 16:38:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABAR DUKA]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIBAH]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=73950</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124;&#124; INDRAMAYU — Pengacara keluarga korban, menilai kasus kematian Putri Apriyani (24) memiliki banyak barang bukti yang mempermudah proses pengungkapan. Dalam percakapan dengan keluarga korban, disebutkan bahwa polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, antara lain dua unit telepon genggam, sebuah sepeda motor milik teman dekat korban, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/10/dibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan/">Dibalik Kasus Kematian Putri Apriyani Diduga Masalah Keuangan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WBN || INDRAMAYU — Pengacara keluarga korban, menilai kasus kematian Putri Apriyani (24) memiliki banyak barang bukti yang mempermudah proses pengungkapan.</p>
<p>Dalam percakapan dengan keluarga korban, disebutkan bahwa polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, antara lain dua unit telepon genggam, sebuah sepeda motor milik teman dekat korban, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Dari barangbukti tersebut ada dua kemungkinan yang dapat digali. Pertama, riwayat percakapan di ponsel yang mungkin memuat indikasi pertengkaran, ancaman, atau masalah keuangan. Kedua, keterkaitan dengan dugaan pinjaman uang yang melibatkan korban dan pacarnya.</p>
<p>Menurut keterangan keluarga, seorang teman korban bernama Rina sempat bercerita bahwa dua hari sebelum kejadian, pacar korban yang diduga oknum aparat menelpon Rina untuk meminjam namanya ke bank. Namun, Rina menolak karena khawatir kredit macet.</p>
<p>Diduga ada kaitan kuat antara kasus ini dan masalah keuangan. Keluarga mengungkapkan, sebelumnya korban pernah meminjamkan uang senilai Rp.35.000.000 kepada pacarnya yang diduga oknum aparat tersebut.</p>
<p>Yang menjadi pertanyaan lanjutan yaitu “Uangnya sudah diambil apa belum? Ini penting untuk ditelusuri,”<br />
Berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan, Kami meyakini alat bukti yang ada sudah cukup untuk mengungkap kasus ini. Dengan adanya ponsel, motor, rekaman CCTV, dan keterangan saksi, namun dari pihak Polres Kabupaten Indramayu belum ada informasi resmi lebih lanjut, dan seharusnya kasus ini bisa segera terungkap.</p>
<p>( IHR )</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/10/dibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F10%2Fdibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Dibalik%20Kasus%20Kematian%20Putri%20Apriyani%20Diduga%20Masalah%20Keuangan%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F10%2Fdibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Dibalik%20Kasus%20Kematian%20Putri%20Apriyani%20Diduga%20Masalah%20Keuangan&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F10%2Fdibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F08%2F10%2Fdibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/10/dibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/10/dibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan/', 'Dibalik%20Kasus%20Kematian%20Putri%20Apriyani%20Diduga%20Masalah%20Keuangan', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/10/dibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan/">Dibalik Kasus Kematian Putri Apriyani Diduga Masalah Keuangan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/08/10/dibalik-kasus-kematian-putri-apriyani-diduga-masalah-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polsek Dondo Tangkap Terduga Pengedar 79 Paket Sabu di Desa Pangkung</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/31/polsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/31/polsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 15:58:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=73662</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN&#124;TOLITOLI -Tim Kepolisian Sektor (Polsek) Dondo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Pada Rabu siang, 30 Juli 2025, sekitar pukul 11.30 WITA, jajaran Polsek Dondo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Ijmal, SH berhasil mengamankan seorang pria berinisial M., 45 tahun, yang diduga kuat sebagai pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Desa Pangkung, Kecamatan ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/31/polsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung/">Polsek Dondo Tangkap Terduga Pengedar 79 Paket Sabu di Desa Pangkung</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank">WBN|TOLITOLI</a> -Tim Kepolisian Sektor (Polsek) Dondo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Pada Rabu siang, 30 Juli 2025, sekitar pukul 11.30 WITA, jajaran Polsek Dondo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Ijmal, SH berhasil mengamankan seorang pria berinisial M., 45 tahun, yang diduga kuat sebagai pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Desa Pangkung, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli.</p>
<p>Operasi penangkapan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor: Sprint/187/VII/Ops.1.3/2025 dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Polisi menyasar sebuah rumah di Dusun Binamarga, yang diketahui sebagai tempat tinggal M., dan melakukan penggeledahan secara menyeluruh.</p>
<p>Hasil Penggeledahan</p>
<p>Dari penggeledahan tersebut, aparat menemukan 79 paket sabu dengan berat total sekitar 20,70 gram yang disembunyikan dalam dompet kecil berwarna pink dan sebuah kotak hitam yang diselipkan di kursi kain. Barang bukti ditemukan di dalam lemari dan area tempat duduk yang digunakan oleh M.</p>
<p>Berikut rincian barang bukti yang diamankan:</p>
<p>A. Dalam dompet kecil &#038; kotak hitam kecil:</p>
<p>7 paket sabu (Rp 100.000)</p>
<p>2 paket sabu (Rp 150.000)</p>
<p>1 paket sabu (Rp 400.000)</p>
<p>B. Dalam dompet warna pink:</p>
<p>24 paket sabu (Rp 100.000)</p>
<p>41 paket sabu (Rp 150.000)</p>
<p>2 paket sabu (Rp 300.000)</p>
<p>2 paket sabu (Rp 400.000)</p>
<p>C. Barang lainnya:</p>
<p>Uang tunai Rp 635.000 (dalam berbagai pecahan)</p>
<p>6 unit telepon genggam</p>
<p>1 buah korek gas</p>
<p>1 alat isap sabu (bong)</p>
<p>Pengakuan dan Tindak Lanjut</p>
<p>Saat diinterogasi, M. mengakui bahwa seluruh barang bukti narkotika tersebut adalah miliknya. Ia juga menyebutkan bahwa sabu tersebut diperolehnya dari seorang pria berinisial B. </p>
<p>Setelah penggeledahan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), tersangka langsung dibawa ke Markas Polsek Dondo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kapolsek Dondo, Iptu Ijmal, SH, juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Satuan Narkoba Polres Tolitoli untuk pengembangan kasus.</p>
<p> “Kami serius memberantas jaringan peredaran narkoba. Siapa pun yang terlibat, akan kami tindak tegas sesuai hukum,” tegas Kapolsek Dondo.</p>
<p>Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius, dan pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan serta penindakan di wilayah hukum Tolitoli</p>
<p>#PolsekDondo #PengungkapanNarkoba #KapolsekIjmalSH #TolitoliBebasNarkoba<br />
#WBNNews</p>
<p>{Kontributor: Syamsu Alam}</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/31/polsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F31%2Fpolsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Polsek%20Dondo%20Tangkap%20Terduga%20Pengedar%2079%20Paket%20Sabu%20di%20Desa%20Pangkung%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F31%2Fpolsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Polsek%20Dondo%20Tangkap%20Terduga%20Pengedar%2079%20Paket%20Sabu%20di%20Desa%20Pangkung&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F31%2Fpolsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F31%2Fpolsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/31/polsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/31/polsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung/', 'Polsek%20Dondo%20Tangkap%20Terduga%20Pengedar%2079%20Paket%20Sabu%20di%20Desa%20Pangkung', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/31/polsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung/">Polsek Dondo Tangkap Terduga Pengedar 79 Paket Sabu di Desa Pangkung</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/31/polsek-dondo-tangkap-terduga-pengedar-79-paket-sabu-di-desa-pangkung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
