<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	>

<channel>
	<title>TOP NEWS Archives - Warisan Budaya Nusantara.com</title>
	<atom:link href="https://warisanbudayanusantara.com/category/top-news/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://warisanbudayanusantara.com/category/top-news/</link>
	<description>Tajam dalam Fakta</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2026 04:39:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2022/12/cropped-cropped-LOGO-WBN-32x32.png</url>
	<title>TOP NEWS Archives - Warisan Budaya Nusantara.com</title>
	<link>https://warisanbudayanusantara.com/category/top-news/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Empat Tersangka Dibekuk, Motif Pembunuhan Paulus akaledi Wamo Masih Gela</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/07/09/empat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/07/09/empat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 04:39:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=80323</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; SUMBA TENGAH – Hanya dalam kurun waktu tiga hari, aparat kepolisian berhasil mengungkap sebagian tabir kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan Paulus Kaledi Wawo. Empat orang telah diamankan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka. Namun, di balik keberhasilan tersebut, masih tersisa satu teka-teki yang hingga kini belum terjawab: apa sebenarnya motif di balik peristiwa berdarah ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/07/09/empat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela/">Empat Tersangka Dibekuk, Motif Pembunuhan Paulus akaledi Wamo Masih Gela</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WBN | SUMBA TENGAH – Hanya dalam kurun waktu tiga hari, aparat kepolisian berhasil mengungkap sebagian tabir kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan Paulus Kaledi Wawo. Empat orang telah diamankan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka. Namun, di balik keberhasilan tersebut, masih tersisa satu teka-teki yang hingga kini belum terjawab: apa sebenarnya motif di balik peristiwa berdarah yang mengguncang Kabupaten Sumba Tengah itu?</p>
<p>Kasus ini bukan sekadar perkara kriminal biasa. Kematian Paulus Kaledi Wawo meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat. Di tengah suasana duka, publik menaruh harapan besar agar proses hukum tidak berhenti pada penangkapan para tersangka semata, melainkan mampu mengungkap seluruh rangkaian peristiwa secara utuh, termasuk alasan yang diduga menjadi pemicu hilangnya nyawa korban.</p>
<p>Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin, 6 Juli 2026, sekitar pukul 07.00 Wita, di Jalan Raya Kampung Jagalimu, Desa Dewatana, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah. Pagi yang semestinya menjadi awal aktivitas masyarakat berubah menjadi kepanikan setelah Paulus ditemukan tergeletak tak bernyawa dengan luka-luka berat akibat dugaan tindak kekerasan.</p>
<p>Hasil penyelidikan awal mengungkap kronologi yang menarik perhatian penyidik. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui mengantarkan kain ke rumah seorang saksi. Setelah menyerahkan kain tersebut, korban melihat beberapa orang berdiri di pinggir jalan. Korban kemudian berpamitan kepada saksi untuk menghampiri mereka.</p>
<p>Itulah momen terakhir Paulus Kaledi Wawo terlihat dalam keadaan hidup.</p>
<p>Tidak lama berselang, warga dikejutkan dengan penemuan tubuh korban yang telah meninggal dunia. Dugaan kuat mengarah pada tindak pidana pembunuhan, sehingga aparat kepolisian segera bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan visum terhadap jenazah korban.</p>
<p>Langkah cepat penyidik akhirnya membuahkan hasil. Berdasarkan serangkaian alat bukti dan pemeriksaan intensif, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu Markus Ngila Pagaga, Darius Data Merang, Melkianus Mau Duka, dan seorang pria yang dikenal dengan nama Obet.</p>
<p>Penetapan keempat tersangka menjadi perkembangan penting dalam penyelidikan. Namun, pekerjaan penyidik belum selesai. Justru setelah penetapan tersangka, fokus penyidikan kini bergeser untuk mengurai motif, hubungan para tersangka dengan korban, serta memastikan peran masing-masing dalam dugaan tindak pidana tersebut.</p>
<p>Pertanyaan mengenai motif menjadi sorotan utama masyarakat. Apakah kasus ini dipicu persoalan pribadi? Konflik lama? Kesalahpahaman yang berujung kekerasan? Ataukah ada faktor lain yang belum terungkap?</p>
<p>Hingga saat ini, aparat kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai motif yang diduga melatarbelakangi pembunuhan tersebut. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterangan para tersangka dan saksi serta terus mengumpulkan alat bukti tambahan untuk memastikan konstruksi hukum yang kuat sebelum perkara dilimpahkan ke kejaksaan.</p>
<p>Sikap kehati-hatian ini menjadi penting agar proses penegakan hukum tidak dibangun di atas asumsi, melainkan berdasarkan fakta, bukti, dan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam perkara pidana, terutama yang menyangkut hilangnya nyawa seseorang, setiap detail memiliki arti penting dan dapat menentukan arah penyidikan.</p>
<p>Di sisi lain, kasus ini juga menjadi pengingat bahwa tindak kekerasan selalu meninggalkan dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar hilangnya satu nyawa. Sebuah keluarga kehilangan orang yang dicintai, sementara keluarga para tersangka juga harus menghadapi konsekuensi sosial dan hukum yang berat.</p>
<p>Karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Berbagai spekulasi yang beredar di media sosial justru berpotensi mengganggu jalannya penyidikan dan menimbulkan kesimpulan yang belum tentu sesuai dengan fakta hukum.</p>
<p>Sesuai asas praduga tak bersalah, keempat tersangka tetap memiliki hak untuk menjalani proses hukum secara adil hingga adanya putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Penetapan sebagai tersangka bukanlah akhir dari proses, melainkan bagian dari mekanisme hukum untuk menguji seluruh alat bukti di hadapan pengadilan.</p>
<p>Kini, perhatian masyarakat Sumba Tengah tertuju pada langkah berikutnya dari aparat penegak hukum. Publik menunggu jawaban yang paling mendasar dalam kasus ini: mengapa Paulus Kaledi Wawo harus kehilangan nyawanya, dan bagaimana sebenarnya rangkaian peristiwa yang terjadi pada pagi nahas tersebut?</p>
<p>Keberhasilan menangkap para tersangka merupakan langkah awal yang penting. Namun, ukuran sesungguhnya dari keberhasilan penegakan hukum adalah kemampuan mengungkap seluruh fakta secara terang-benderang, mengidentifikasi motif, memastikan peran masing-masing pihak, serta menghadirkan keadilan bagi korban, keluarga, dan masyarakat.</p>
<p>Redaksi akan terus mengikuti perkembangan penyidikan dan menyajikan informasi terbaru berdasarkan keterangan resmi aparat penegak hukum, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip akurasi, keberimbangan, dan asas praduga tak bersalah.<br />
Asis DN</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/07/09/empat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F07%2F09%2Fempat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Empat%20Tersangka%20Dibekuk%2C%20Motif%20Pembunuhan%20Paulus%20akaledi%20Wamo%20Masih%20Gela%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F07%2F09%2Fempat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Empat%20Tersangka%20Dibekuk%2C%20Motif%20Pembunuhan%20Paulus%20akaledi%20Wamo%20Masih%20Gela&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F07%2F09%2Fempat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F07%2F09%2Fempat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/07/09/empat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/07/09/empat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela/', 'Empat%20Tersangka%20Dibekuk%2C%20Motif%20Pembunuhan%20Paulus%20akaledi%20Wamo%20Masih%20Gela', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/07/09/empat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela/">Empat Tersangka Dibekuk, Motif Pembunuhan Paulus akaledi Wamo Masih Gela</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/07/09/empat-tersangka-dibekuk-motif-pembunuhan-paulus-akaledi-wamo-masih-gela/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makassar : Nasabah Gugat Bank Mandiri 500 Miliar, DPP Lantik Minta Kasus Wajib Tuntas</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/03/23/nasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/03/23/nasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[SUL-SEL]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2026 17:37:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=77725</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Makassar, Kasus dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan sektor perbankan kembali mencuat. Wandy Roesandy secara resmi mengajukan gugatan perdata terhadap PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Pengadilan Negeri Makassar dengan nomor perkara 70/Pdt.G/2026/PN Mks. Gugatan tersebut memiliki nilai fantastis, yakni sebesar Rp500.000.000.000 (lima ratus miliar rupiah), yang diajukan atas dugaan sejumlah pelanggaran ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/03/23/nasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas/">Makassar : Nasabah Gugat Bank Mandiri 500 Miliar, DPP Lantik Minta Kasus Wajib Tuntas</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">Media Warisan Budaya Nusantara</span></strong></p>
<p><strong>Makassar, </strong>Kasus dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan sektor perbankan kembali mencuat.</p>
<p>Wandy Roesandy secara resmi mengajukan gugatan perdata terhadap PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Pengadilan Negeri Makassar dengan nomor perkara 70/Pdt.G/2026/PN Mks.</p>
<p>Gugatan tersebut memiliki nilai fantastis, yakni sebesar Rp500.000.000.000 (lima ratus miliar rupiah), yang diajukan atas dugaan sejumlah pelanggaran serius yang dialami oleh pihak penggugat.</p>
<p>Dalam keterangannya kepada awak media, Wandy mengungkapkan bahwa gugatan ini dilatarbelakangi oleh dugaan manipulasi data tingkat tinggi yang diduga dilakukan oleh oknum internal perbankan.</p>
<p>Selain itu, ia juga mengaku mengalami tekanan psikologis berupa intimidasi yang turut menyasar keluarganya.</p>
<p>“Ini bukan hanya soal kerugian materi, tetapi juga menyangkut keamanan data pribadi dan keselamatan keluarga saya. Ada dugaan manipulasi data yang sangat serius,” ungkap Wandy kepada awak media pada Minggu, 22 Maret 2026.</p>
<p>Lebih lanjut, gugatan ini juga mengacu pada dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, yang mengatur secara tegas perlindungan atas data pribadi setiap warga negara.</p>
<p>Menurut Wandy, tindakan yang diduga dilakukan oleh pihak terkait telah melanggar prinsip dasar perlindungan data, termasuk kerahasiaan, keamanan, dan penggunaan data tanpa persetujuan yang sah.</p>
<p>“UU PDP jelas mengatur bahwa data pribadi tidak boleh disalahgunakan. Jika benar terjadi manipulasi dan kebocoran data, maka ini adalah pelanggaran berat yang harus diproses secara hukum,” tegasnya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Yhoka selaku Sekjend DPP LANTIK, turut menyoroti dugaan pelanggaran yang melibatkan pihak perbankan tersebut. Ia menilai kasus ini harus menjadi perhatian serius, mengingat menyangkut perlindungan data pribadi masyarakat.</p>
<p>Yhoka juga meminta agar proses persidangan berjalan secara objektif dan independen tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.</p>
<p>“Kami meminta Pengadilan Negeri Makassar untuk tetap objektif dan independen dalam memeriksa serta mengadili perkara ini. Jangan sampai keadilan tercederai hanya karena adanya kepentingan tertentu,” tegasnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa transparansi dan integritas lembaga peradilan sangat dibutuhkan dalam menangani perkara dengan nilai besar dan isu sensitif seperti perlindungan data pribadi.</p>
<p>Saat ini, proses persidangan di Pengadilan Negeri Makassar masih berada pada tahap mediasi antara para pihak. Apabila dalam tahapan tersebut tidak tercapai kesepakatan atau titik temu, maka perkara akan dilanjutkan ke tahap pembuktian sesuai mekanisme hukum yang berlaku.</p>
<p>Gugatan ini menjadi perhatian publik mengingat besarnya nilai tuntutan serta substansi perkara yang menyangkut isu sensitif, yakni keamanan data pribadi di sektor perbankan.</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan tersebut.</p>
<p>W B N</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/03/23/nasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F03%2F23%2Fnasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Makassar%20%3A%20Nasabah%20Gugat%20Bank%20Mandiri%20500%20Miliar%2C%20DPP%20Lantik%20Minta%20Kasus%20Wajib%20Tuntas%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F03%2F23%2Fnasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Makassar%20%3A%20Nasabah%20Gugat%20Bank%20Mandiri%20500%20Miliar%2C%20DPP%20Lantik%20Minta%20Kasus%20Wajib%20Tuntas&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F03%2F23%2Fnasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F03%2F23%2Fnasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/03/23/nasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/03/23/nasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas/', 'Makassar%20%3A%20Nasabah%20Gugat%20Bank%20Mandiri%20500%20Miliar%2C%20DPP%20Lantik%20Minta%20Kasus%20Wajib%20Tuntas', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/03/23/nasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas/">Makassar : Nasabah Gugat Bank Mandiri 500 Miliar, DPP Lantik Minta Kasus Wajib Tuntas</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/03/23/nasabah-gugat-bank-mandiri-500-miliar-dpp-lantik-minta-kasus-ini-wajib-tuntas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Abah Anton Charlyan Sabet Penghargaan dari Majelis Madukara</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/12/30/majelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/12/30/majelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 21:49:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TOKOH]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[KEBUDAYAAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=76930</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Tokoh penggiat budaya Sunda Jabar Banten, mantan Kapolda Jabar 2016-2017, Irjen Pol (Purn) DR Drs H Anton Charliyan, MKN, yang lebih dikenal dengan sapaan Abah Anton Charliyan, sukses menyabet penghargaan kehormatan Sriraksa Kalpa Budaya, Pelestari Budaya Nusantara di Tatar Sunda, dari Majlis Adat Budaya Keraton Nusantara (Madukara), bertempat di Balai Agung ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/12/30/majelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi/">Abah Anton Charlyan Sabet Penghargaan dari Majelis Madukara</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">Media Warisan Budaya Nusantara</span></strong></p>
<p>Tokoh penggiat budaya Sunda Jabar Banten, mantan Kapolda Jabar 2016-2017, Irjen Pol (Purn) DR Drs H Anton Charliyan, MKN, yang lebih dikenal dengan sapaan Abah Anton Charliyan, sukses menyabet penghargaan kehormatan Sriraksa Kalpa Budaya, Pelestari Budaya Nusantara di Tatar Sunda, dari Majlis Adat Budaya Keraton Nusantara (Madukara), bertempat di Balai Agung Keraton Amarta Bumi Semarang Jateng, pada Sabtu (27/12/2025).</p>
<p>Pemberian kehormatan tersebut dalam rangka Gelar Budaya Segoro Gunung ke IX, yang diberikan langsung oleh Ketua Umum Madukara, SA Prabu Punto Djoyonegoro, didampingi Sultan Indra Usman Kesultanan Indrapura Sumbar dan Raja Anak Agung Ngurah Putra Darma Penglisir Puri Bali.</p>
<p>Adapun selain Anton Charliyan Tokoh lain yang mendapat penghargaan serupa yakni Mayjen TNI Rido Hermawan, Mayjen TNI Rionardo, Laksda TNI Ganda Wilaga, Laksda TNI Edy Tarjono dan Prof Dr Dewi Anggraeni Warek IV UNPAM .</p>
<p>Rekam jejak Abah Anton semenjak masih aktif sebagai Anggota Polri,  khususnya ketika menjabat sebagai Kapolwil Priangan sekitar tahun 2008 sampai menjadi Kapolda Jabar tahun 2017, yang sangat memperhatikan kegiatan budaya, serta aktif dalam berbagai kegiatan seni, menjadi salah satu yang ikut dinilai dalam pemberian penghargaan dan penghormatan atas tanda jasa.</p>
<p>Berikut daftar karya, giat budaya Abah Anton yang berhasil dirangkum :</p>
<p>1. Tahun 2008 mendirikan Artefak Tugu Kujang Pusaka setinggi 15 meter di Kampung Adat Naga Kabupaten Tasikmalaya.<br />
2. Tahun 2009 mendirikan Gong Perdamaian Dunia di Karang Kamulyan Ciamis<br />
3. Tahun 2008 &#8211; 2010 memerintahkan untuk membuat plang papan nama kesatuan selain huruf latin memakai huruf Sunda Kaganga di Wilayah Kepolisian Priangan 8 Kabupaten kota.<br />
4. Membuat papan-papan peringatan di situs-situs budaya Jabar, agar tidak merusak situs budaya.<br />
5. Membina kampung-kampung adat di wilayah Priangan, yakni kampung adat Naga , Dukuh , Kuta dan lain-lain, dengan mengusahakan subsidi khusus mintak tanah sebagai alat penerangan dan masak.<br />
6. Bersama KH Drajat mendirikan Padepokan dan Museum Pusaka Pasulukan Lokaganda Sasmita di Garut.<br />
7. Tahun 2010 &#8211; 2012 merelokasi , menggali dan membenteng 900 makam kuno Walahir di Kabupaten Tasikmalaya<br />
8. Bekerjasama dengan dosen UNPAD, Dr Elis dan Dr Undang membuat Pedoman Penulisan Aksara Sunda Kaganga serta mengadakan pelatihan aksara bagi Guru SD dan SLTP.<br />
9. Tahun 2009 membuat dan membentuk Marching Band Music Tradisional Sunda di Garut .<br />
10. Tahun 2021 bersama dengan LSM Gagak Lumejang membangun pintu gerbang dan tangga di Petilasan Maqam Pangerang Rakaian Sancang Gunung Nagara Garut .<br />
11. Tahun 2010 membuat pintu besi, CC TV dan sistem pengamanan museum Sumedang Larang .<br />
12. Tahun 2016 membuat sistem pengamanan pusaka di Keraton GOA Sulawesi Selatan.<br />
13. Tahun 2020 membuat dan membangun museum Galunggung berisi tentang benda-benda sejarah dan pusaka di Batu Ampar Galunggung Tasikmalaya .<br />
14. Tahun 2011 mengadakan acara napak tilas sejarah dan budaya warga Sunda di Kalteng ke tempat sejarah dan budaya di Jabar .<br />
15. Mengadakan gelar sawala-sawala budaya sejarah dan budaya di Kota Tasik, Kabupaten Tasik, Garut, Bandung.<br />
16. Secara rutin setiap tanggal 17 Agustus memberikan penghargaan budaya kepada tokoh-tokoh masyarakat Sunda Jabar yang telah berjasa di bidang sejarah, seni dan budaya di Taman Wisata Batu Ampar Tasikmalaya.<br />
17. Mengadakan expedisi membuka situs batu lingkar Cirkle Stone di Desa Jahyang Kabupaten Tasikmalaya.<br />
18. Expedisi dan Eskapasi Batu Pangcalikan dan Batu Candi di Leuwisari Kabupaten Tasik.<br />
19. Membuat dan menerbitkan buku-buku karya pribadinya yang berisi tentang budaya dan sejarah antara lain menguak misteri Kampung Naga, Bahan Ajar Pedoman Aksara Sunda, Budaya Sunda selaras dengan Budaya Kenabian, Master Ledership Kepempimpinan berbasis Budaya.<br />
20. Narasumber Seminar dan YouTube dalam berbagai acara di Jabar dan Banten<br />
21. Masa SLTA sebagai Ketua Teater Epos dan Band Z Song di Kota Tasikmalaya.<br />
22. Sejak SMP sudah aktif di berbagai Paguron Pencak Silat<br />
23. Ketua Sanggar Seni lukis SMA dan pernah juara seni lukis tingkat SLTP Kabupaten Tasikmalaya.</p>
<p>Jejak langkah dan karya kepedulian terhadap budaya, sehingga Abah Anton Charliyan layak mendapat penghargaan sebagai Pelestari Budaya Sri Raka Kalpa Budaya.</p>
<p>Penghargaan bukan karena kepangkatan sebagai seorang jendral atau karena mantan kapolda dua kali , tetapi karena benar-benar memiliki kiprah nyata di bidang sejarah, seni dan budaya.</p>
<p>Kepada wartawan, Anton yang juga mantan Kadiv Humas Polri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Prabu Keraton Amarta Bumi dan Majlis Madukara atas kepercayaan yang telah memberikan penghargaan Sriraksa Kalpa Budaya.</p>
<p>Sementara itu melalaui kata sambutan, Pimpinan Madukara mengatakan bahwa anugerah penghargaan tidak sembarangan diberikan, tetapi melalui kajian sangat mendalam, juga merupakan panggilan alam sehingga bisa hadir ke Balai Agung Keraton Amarta Bumi.</p>
<p>Hadir mengikuti acara, Forkompida Kendal dan Kecamatan Sibolali Semarang Jateng , Perwakilan Trah Keraton Solo, Yogyakarta dan Sumenep Madura.</p>
<p>WBN</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/12/30/majelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F12%2F30%2Fmajelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Abah%20Anton%20Charlyan%20Sabet%20Penghargaan%20dari%20Majelis%20Madukara%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F12%2F30%2Fmajelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Abah%20Anton%20Charlyan%20Sabet%20Penghargaan%20dari%20Majelis%20Madukara&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F12%2F30%2Fmajelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F12%2F30%2Fmajelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/12/30/majelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/12/30/majelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi/', 'Abah%20Anton%20Charlyan%20Sabet%20Penghargaan%20dari%20Majelis%20Madukara', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/12/30/majelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi/">Abah Anton Charlyan Sabet Penghargaan dari Majelis Madukara</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/12/30/majelis-madukara-memberikan-penghargaan-sriraksa-kalpa-budaya-kepada-tokoh-sunda-banten-abah-h-anton-charliyan-di-keraton-amartha-bumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Praperadilan Nadiem Makarim Ditolak, Proses Hukum Berlanjut</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/13/praperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/13/praperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 07:21:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[Nadiem makarim]]></category>
		<category><![CDATA[PN jaksel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=75065</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN&#124;JAKARTA SELATAN-Putusan Praperadilan Nadiem Makarim Dibacakan Hari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) hari ini, Senin (13/10/2025), dijadwalkan akan menggelar sidang pembacaan putusan gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim. Putusan ini akan menentukan sah atau tidaknya penetapan status tersangka terhadap Nadiem oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/13/praperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut/">Praperadilan Nadiem Makarim Ditolak, Proses Hukum Berlanjut</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank" rel="noopener">WBN|JAKARTA SELATAN</a>-Putusan Praperadilan Nadiem Makarim Dibacakan Hari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) hari ini, Senin (13/10/2025), dijadwalkan akan menggelar sidang pembacaan putusan gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim. Putusan ini akan menentukan sah atau tidaknya penetapan status tersangka terhadap Nadiem oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.</p>
<p>Sidang putusan yang menjadi babak akhir dari proses praperadilan ini diagendakan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB di ruang sidang utama PN Jaksel.</p>
<h3><strong>Poin Utama Gugatan</strong></h3>
<p>Nadiem Makarim mengajukan praperadilan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook untuk program digitalisasi pendidikan periode 2019-2022. Kasus ini diduga merugikan keuangan negara hingga sekitar Rp 1,98 triliun.</p>
<p>Melalui tim kuasa hukumnya, termasuk pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, pihak Nadiem mempermasalahkan penetapan status tersangka tersebut. Mereka berargumen bahwa:</p>
<p>* Penetapan tersangka dianggap cacat hukum karena dinilai tidak didasarkan pada kecukupan dua alat bukti yang sah.</p>
<p>* Penetapan tersangka tidak didahului dengan penerbitan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada yang bersangkutan.</p>
<p>* Pihak kuasa hukum juga merujuk pada keterangan ahli yang menyatakan bahwa tidak ada unsur kerugian negara yang jelas, pasti, dan telah dihitung oleh lembaga berwenang seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).</p>
<p>Sikap Kejagung dan Harapan Kedua Pihak</p>
<p>Di sisi lain, Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai pihak termohon, telah meminta hakim untuk menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan Nadiem Makarim. Kejagung menyatakan bahwa penetapan tersangka telah sesuai dengan peraturan dan prosedur, serta telah didukung oleh minimal dua alat bukti yang cukup.</p>
<p>Meskipun demikian, Kejagung menyatakan akan menghormati apapun putusan yang akan dibacakan oleh Hakim Tunggal hari ini. Dukungan juga datang dari 12 tokoh anti-korupsi yang mengajukan pendapat hukum (Amicus Curiae) ke PN Jaksel, yang sebagian besar menilai hakim memiliki peluang besar untuk membuat terobosan hukum.</p>
<p>Putusan hari ini sangat dinantikan publik karena akan menjadi ujian terhadap argumentasi hukum kedua belah pihak dan secara langsung akan menentukan nasib status tersangka dan penahanan Nadiem Makarim. Jika praperadilan dikabulkan, status tersangka Nadiem bisa dicabut. Sebaliknya, jika ditolak, proses hukum kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook akan berlanjut.(Red)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/13/praperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F13%2Fpraperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Praperadilan%20Nadiem%20Makarim%20Ditolak%2C%20Proses%20Hukum%20Berlanjut%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F13%2Fpraperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Praperadilan%20Nadiem%20Makarim%20Ditolak%2C%20Proses%20Hukum%20Berlanjut&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F13%2Fpraperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F13%2Fpraperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/13/praperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/13/praperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut/', 'Praperadilan%20Nadiem%20Makarim%20Ditolak%2C%20Proses%20Hukum%20Berlanjut', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/13/praperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut/">Praperadilan Nadiem Makarim Ditolak, Proses Hukum Berlanjut</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/13/praperadilan-nadiem-makarim-ditolak-proses-hukum-berlanjut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Divhubinter Polri Berhasil Pulangkan Buronan Kasus Investasi Ilegal, Adrian Gunadi</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/27/divhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/27/divhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 00:53:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[INTERNASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74765</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri berhasil memulangkan buronan kasus investasi ilegal, Adrian Asharyanto Gunadi (AAG), dari Qatar pada Jumat (26/9). Ia merupakan otak penipuan yang merugikan ratusan korban hingga Rp 2,7 triliun bersama rekannya, Alan Perdana Putra. Alan lebih dulu dipulangkan pada Februari 2025, sementara proses Adrian sempat terkendala karena status ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/27/divhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi/">Divhubinter Polri Berhasil Pulangkan Buronan Kasus Investasi Ilegal, Adrian Gunadi</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Warisan Budaya Nusantara</strong></p>
<p>Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri berhasil memulangkan buronan kasus investasi ilegal, Adrian Asharyanto Gunadi (AAG), dari Qatar pada Jumat (26/9).</p>
<p>Ia merupakan otak penipuan yang merugikan ratusan korban hingga Rp 2,7 triliun bersama rekannya, Alan Perdana Putra. Alan lebih dulu dipulangkan pada Februari 2025, sementara proses Adrian sempat terkendala karena status Golden Visa di Qatar.</p>
<p>Melalui diplomasi intensif, termasuk pertemuan bilateral di Interpol Asia Regional Conference, pihak Qatar akhirnya menyerahkan Adrian kepada Polri.</p>
<p>Keduanya diduga menjalankan skema investasi bodong lewat perusahaan tidak berizin, lalu mengalihkan dana korban ke rekening pribadi dan perusahaan afiliasi.</p>
<p>Mereka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Polri menegaskan, keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Indonesia dalam memberantas kejahatan transnasional dan memastikan negeri ini tidak menjadi tempat aman bagi buronan internasional.</p>
<p>“Berkat kerja sama yang baik melalui Police-to-Police (P2P) NCB to NCB, akhirnya kita dapat memulangkan tersangka.<br />
Keberhasilan ini menjadi bukti<br />
nyata kerja sama internasional yang efektif dalam memerangi kejahatan transnasional,” ungkap Kadivhubinter Polri, Irjen Pol. Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H.</p>
<p>WBN</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/27/divhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F27%2Fdivhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Divhubinter%20Polri%20Berhasil%20Pulangkan%20Buronan%20Kasus%20Investasi%20Ilegal%2C%20Adrian%20Gunadi%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F27%2Fdivhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Divhubinter%20Polri%20Berhasil%20Pulangkan%20Buronan%20Kasus%20Investasi%20Ilegal%2C%20Adrian%20Gunadi&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F27%2Fdivhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F27%2Fdivhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/27/divhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/27/divhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi/', 'Divhubinter%20Polri%20Berhasil%20Pulangkan%20Buronan%20Kasus%20Investasi%20Ilegal%2C%20Adrian%20Gunadi', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/27/divhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi/">Divhubinter Polri Berhasil Pulangkan Buronan Kasus Investasi Ilegal, Adrian Gunadi</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/27/divhubinter-polri-berhasil-pulangkan-buronan-kasus-investasi-ilegal-adrian-gunadi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaga Mutu MBG, APJI Indramayu Adakan Pembekalan Penjamah Makanan di Dapur SPPG Jumbleng Losarang</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/23/jaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/23/jaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 08:59:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[ORGANISASI]]></category>
		<category><![CDATA[PELAYANAN PUBLIK]]></category>
		<category><![CDATA[TENAGA KERJA]]></category>
		<category><![CDATA[KULINER]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74658</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; INDRAMAYU.Dalam rangka menjaga kualitas serta mutu dalam program MBG, Makan Bergizi Gratis, kehadiran Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kabupaten Indramayu menjadi sangat penting guna melakukan pendampingan serta menggelar kegiatan Pembekalan Penjamah Makana pada Senin, 22 September 2025 di Dapur Jumbleng, Losarang, Indramayu. Acara ini dipandu langsung oleh Sekretaris umum APJI Ida Nuraida, ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/23/jaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang/">Jaga Mutu MBG, APJI Indramayu Adakan Pembekalan Penjamah Makanan di Dapur SPPG Jumbleng Losarang</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WBN | INDRAMAYU.Dalam rangka menjaga kualitas serta mutu dalam program MBG, Makan Bergizi Gratis, kehadiran Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kabupaten Indramayu menjadi sangat penting guna melakukan pendampingan serta menggelar kegiatan Pembekalan Penjamah Makana pada Senin, 22 September 2025 di Dapur Jumbleng, Losarang, Indramayu.</p>
<p>Acara ini dipandu langsung oleh Sekretaris umum APJI Ida Nuraida, Amd sekaligus sebagai fasilitator APJI Kabupaten Indramayu.</p>
<p>Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh relawan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berasal dari warga sekitar, serta sejumlah tokoh dan mitra strategis, diantaranya Ketua APJI Indramayu, Asev Saeful Ma’arif, S.E, Mitra Yayasan, Iis I. S.Keb, Kepala SPPG, Sunanto, S.Pd, Kepala Lapangan, Zaseda, S.Pd, Admin, Dela Fadila, S.E, Ahli Gizi, Aufa Ulwiyatul Ulbanah, S.Gz.</p>
<p>Dalam pembekalan ini, peserta mendapatkan materi penting terkait, Kebersihan diri penjamah makanan termasuk praktik cuci tangan sesuai standar kesehatan, serta etika saat menjamah dan menyajikan makanan agar terhindar dari kontaminasi, pemeliharaan kualitas gizi makanan sehingga setiap hidangan tetap sehat, bergizi, dan aman dikonsumsi masyarakat.</p>
<p>Ida Nuraida dalam pemaparannya menyampaikan &#8220;Acara ini menjadi momentum penting bagi APJI Indramayu dalam mendorong peningkatan kualitas layanan boga di daerah.</p>
<p>Selanjutnya Ketua APJI Indramayu, Asev Saeful Ma’arif, juga menekankan bahwa pembekalan semacam ini akan terus didorong agar para penjamah makanan memiliki kompetensi yang mumpuni, sekaligus mendukung program pemerintah dalam peningkatan gizi masyarakat.</p>
<p>Kegiatan ditutup dengan sesi praktik langsung dan penyerahan sertifikat pembekalan kepada para peserta. Dengan adanya kegiatan ini, APJI Indramayu semakin meneguhkan peranannya sebagai mitra strategis dalam upaya mewujudkan masyarakat sehat, melalui makanan yang higienis, bergizi, dan berkualitas<br />
(Bang Ay)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/23/jaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F23%2Fjaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Jaga%20Mutu%20MBG%2C%20APJI%20Indramayu%20Adakan%20Pembekalan%20Penjamah%20Makanan%20di%20Dapur%20SPPG%20Jumbleng%20Losarang%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F23%2Fjaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Jaga%20Mutu%20MBG%2C%20APJI%20Indramayu%20Adakan%20Pembekalan%20Penjamah%20Makanan%20di%20Dapur%20SPPG%20Jumbleng%20Losarang&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F23%2Fjaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F23%2Fjaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/23/jaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/23/jaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang/', 'Jaga%20Mutu%20MBG%2C%20APJI%20Indramayu%20Adakan%20Pembekalan%20Penjamah%20Makanan%20di%20Dapur%20SPPG%20Jumbleng%20Losarang', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/23/jaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang/">Jaga Mutu MBG, APJI Indramayu Adakan Pembekalan Penjamah Makanan di Dapur SPPG Jumbleng Losarang</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/23/jaga-mutu-mbg-apji-indramayu-adakan-pembekalan-penjamah-makanan-di-dapur-sppg-jumbleng-losarang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diterjang Ombak Besar, Kapal Nelayan Terbalik Di Perairan Juntinyuat Indramayu. 4 Abk Berhasil Diselamatkan.</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/21/diterjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/21/diterjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 15:22:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[NELAYAN]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIBAH]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74624</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; INDRAMAYU. Sebuah perahu nelayan terbalik dihantam ombak besar di perairan Desa Juntinyuat, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Kapal berjenis sampan GT 2 terhempas ombak sehingga mengakibatkan kapal tersebut terbalik. Peristiwa itu terjadi Minggu 21/9/2025 sekitar pukul 09.00 WIB, ombak besar tiba-tiba menghantam kapal hingga terbalik, kapal berjenis sampan GT 2 yang dinakhodai Danu bin ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/21/diterjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan/">Diterjang Ombak Besar, Kapal Nelayan Terbalik Di Perairan Juntinyuat Indramayu. 4 Abk Berhasil Diselamatkan.</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left">WBN | INDRAMAYU. Sebuah perahu nelayan terbalik dihantam ombak besar di perairan Desa Juntinyuat, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Kapal berjenis sampan GT 2 terhempas ombak sehingga mengakibatkan kapal tersebut terbalik.</p>
<p>Peristiwa itu terjadi Minggu 21/9/2025 sekitar pukul 09.00 WIB, ombak besar tiba-tiba menghantam kapal hingga terbalik, kapal berjenis sampan GT 2 yang dinakhodai Danu bin Laili (22) bersama tiga anak buah kapal (ÄBK) berangkat dari Pelabuhan Perikanan Dadap sekitar pukul 07.00 WIB untuk memancing, beruntung empat nelayan yang berada di kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.</p>
<p>Sekitar pukul 09.00 WIB, ombak besar tiba-tiba menghantam kapal hingga terbalik. Danu dan tiga rekannya, yakni Abim bin Tono (22), Caskani bin Kasid (25), dan Komar bin Tasam (29), sempat terombang-ambing di laut sambil berpegangan pada badan kapal</p>
<p>Berdasarkan keterangan warga sekitar yang melihat kejadian itu dari kawasan Pantai Rembat segera menghubungi kepolisian, Juntinyuat.</p>
<p>Selanjutnya Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tirtana H, S.H. langsung berkoordinasi dengan Satpolairud dan nelayan TPI Glayem untuk melakukan pertolongan.</p>
<p>Kapolsek Juntinyuat, Iptu Trio Tirtana, mengungkapkan bahwa keempat korban, yaitu Danu (22), Abim (22), Caskani (25), dan Komar (29), merupakan nelayan yang sedang melaut untuk mencari ikan.</p>
<p>Trio menjelaskan &#8220;Bahwa kejadian bermula ketika para korban berangkat melaut menggunakan kapal berukuran 2 gross ton (GT) dari Pelabuhan Perikanan Dadap sekitar pukul 07.00 WIB. Sekitar pukul 08.00 WIB, mereka menurunkan jangkar untuk memancing ikan di jarak 1,5 mil dari daratan, keempat nelayan tersebut terombang-ambing di tengah laut sambil berpegangan pada badan kapal yang terbalik. Beruntung, warga yang berada di dekat kawasan wisata Pantai Rembat Indramayu melihat kejadian tersebut dan segera melapor ke polisi, selanjutnya kami langsung berkoordinasi dengan Satpolairud dan nelayan TPI Glayem untuk melakukan pertolongan, dan tim penyelamat, yang terdiri dari polisi dan nelayan, segera bergegas menuju lokasi para korban dengan menumpang perahu nelayan&#8221; Paparnya.</p>
<p>Keempat korban sudah berhasil dievakuasi ke darat dalam keadaan selamat. Mereka kemudian dibawa ke Puskesmas Juntinyuat untuk mendapatkan pemeriksaan medis.<br />
(Bang Ay)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/21/diterjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F21%2Fditerjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Diterjang%20Ombak%20Besar%2C%20Kapal%20Nelayan%20Terbalik%20Di%20Perairan%20Juntinyuat%20Indramayu.%204%20Abk%20Berhasil%20Diselamatkan.%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F21%2Fditerjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Diterjang%20Ombak%20Besar%2C%20Kapal%20Nelayan%20Terbalik%20Di%20Perairan%20Juntinyuat%20Indramayu.%204%20Abk%20Berhasil%20Diselamatkan.&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F21%2Fditerjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F21%2Fditerjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/21/diterjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/21/diterjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan/', 'Diterjang%20Ombak%20Besar%2C%20Kapal%20Nelayan%20Terbalik%20Di%20Perairan%20Juntinyuat%20Indramayu.%204%20Abk%20Berhasil%20Diselamatkan.', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/21/diterjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan/">Diterjang Ombak Besar, Kapal Nelayan Terbalik Di Perairan Juntinyuat Indramayu. 4 Abk Berhasil Diselamatkan.</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/21/diterjang-ombak-besar-kapal-nelayan-terbalik-di-perairan-juntinyuat-indramayu-4-abk-berhasil-diselamatkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Ada Korban Jiwa, Minibus Tertempar Kereta Api, Hingga terpental Puluhan Meter,</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/20/tidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/20/tidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 15:47:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIBAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74583</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; Indramayu. Kecelakaan di perlintasan tanpa palang puntu kembalib terjadi hanya selang beberapa jam dari kecelakaan sebelumnya, sebuah kemdaraan minibus melintas dari arah Utara menuju Selatan, Warga sekitar menamakan perlintasan tersebut perlintasan H.Darmin. Dini hari juuga pukul 00:17 WIB hanya berjarak 1KM, dump truk berpelat nomor E 8569 RC tertampar KA Mataram relasi Pasarsenen-Solo, ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/20/tidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter/">Tidak Ada Korban Jiwa, Minibus Tertempar Kereta Api, Hingga terpental Puluhan Meter,</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WBN | Indramayu. Kecelakaan di perlintasan tanpa palang puntu kembalib terjadi hanya selang beberapa jam dari kecelakaan sebelumnya, sebuah kemdaraan minibus melintas dari arah Utara menuju Selatan, Warga sekitar menamakan perlintasan tersebut perlintasan H.Darmin.</p>
<p>Dini hari juuga pukul 00:17 WIB hanya berjarak 1KM, dump truk berpelat nomor E 8569 RC tertampar KA Mataram relasi Pasarsenen-Solo,</p>
<p>Beberapa jam setelah kejadian tersebut sebuah mini Bus Chevrolet Tertempar KA Bangun karta , jalur hulu km 185 9/0 letak jalan Jatibarang-Kertasemaya di Blok Cigentus Rt.005 Rw.003 Desa Kertasemaya, Kec.Kertasemaya, Kab. Indramayu tepatnya Jam 15:20,</p>
<p>Korban suami istri didalam kendaraan tersebut, HERI SANDRO, Selaku supir kelahiran Riau, 15 April 1961, beralamat Jalan Damai Musyawarah No. 56 Rt 003 Rw 003 Desa Pondok Labu Kec. Cilandak, Jakarta Selatan, mengalami luka sobek di bagian kepala dan sudah di bawa ke RS Mitra Plumbon Widasari</p>
<p>Korban selanjutnya ANITA JULVINA OKTAVIANI, kelahiran Jakarta, 21 Oktober 1968, beralamat Jalan Damai Musyawarah No. 56 Rt 003 Rw 003 Desa Pondok Labu Kec. Cilandak, Jakarta Selatan<br />
Hanya mengalami luka ringan.</p>
<p>Caming permadi (36) selaku saksi menuturkan kronologi &#8220;Pada hari Sabtu tanggal 20 September 2025, sekira pukul 15.20 WIB, mendapatkan Laporan dari masyarakat bahwa di Perlintasan KA Blok H.Darmin ada kendaraan roda empat dengan nopol B 1511 SMC yang menabrak KA Bangun Karta jalur hulu km 186 9/0 letak sedang melintas di perlintasan sehingga kendaraan tersebut terpental sejauh kurang lebih 20 meter, menurut keterangan saksi bahwa saat KA Bangun Karta lewat di perlintasan KA tersebut, dikarenkan pada saat KA lewat cuaca sedang hujan deras disertai angin kencang sehingga jarak pandang sopir kemungkinan kurang jelas&#8221; Tuturnya.</p>
<p>Selanjutnya Berdasarkan keterangan warga sekitar dilokasi kejadian menuturkan &#8220;Kejadian pada saat hujan lebat sehingga orang orang yang biasa menjaga perlintasan secara sukarela tidak ada di tempat, kendaraan naas tersebut cuma berisi 2 Orang suami istri, dari Cirebon menjuju jakarta, dari penumpang istrinya hanya mengalami luka ringan, sehingga masih dapat berkomunikasi, sementara suaminya mengalami luka sobek di bagian kepala, serta kedua korban sudah di bawa ke Rumah Sakit&#8221; Paparnya.<br />
(Bang Ay)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/20/tidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F20%2Ftidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Tidak%20Ada%20Korban%20Jiwa%2C%20Minibus%20Tertempar%20Kereta%20Api%2C%20Hingga%20terpental%20Puluhan%20Meter%2C%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F20%2Ftidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Tidak%20Ada%20Korban%20Jiwa%2C%20Minibus%20Tertempar%20Kereta%20Api%2C%20Hingga%20terpental%20Puluhan%20Meter%2C&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F20%2Ftidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F20%2Ftidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/20/tidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/20/tidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter/', 'Tidak%20Ada%20Korban%20Jiwa%2C%20Minibus%20Tertempar%20Kereta%20Api%2C%20Hingga%20terpental%20Puluhan%20Meter%2C', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/20/tidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter/">Tidak Ada Korban Jiwa, Minibus Tertempar Kereta Api, Hingga terpental Puluhan Meter,</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/20/tidak-ada-korban-jiwa-minibus-tertempar-kereta-api-hingga-terpental-puluhan-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Tua Korban Kasus Asusila, Berencana Tempuh Proses Hukum</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 15:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIBAH]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74481</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; INDRAMAYU &#8211; Kasus dugaan pencabulan terhadap dua kakak beradik berusia 7 dan 2 tahun di Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, terus bergulir. Pihak keluarga terduga pelaku berinisial W, seorang pria lanjut usia, disebut telah menawarkan jalan damai kepada keluarga korban. Namun, tawaran itu tegas ditolak oleh ibu korban, Aan Daryani, atau yang ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/">Orang Tua Korban Kasus Asusila, Berencana Tempuh Proses Hukum</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WBN | INDRAMAYU &#8211; Kasus dugaan pencabulan terhadap dua kakak beradik berusia 7 dan 2 tahun di Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, terus bergulir. Pihak keluarga terduga pelaku berinisial W, seorang pria lanjut usia, disebut telah menawarkan jalan damai kepada keluarga korban.</p>
<p>Namun, tawaran itu tegas ditolak oleh ibu korban, Aan Daryani, atau yang akrab disapa Ani. Ia menegaskan, tidak ingin kasus yang menimpa anak-anaknya hanya diselesaikan secara kekeluargaan.</p>
<p>Ani mengungkapkan, pada Kamis pekan lalu, keluarga terduga pelaku sempat mendatangi rumahnya. Awalnya, ia hanya bermaksud meminta klarifikasi atas pengakuan anaknya. Namun, pertemuan itu justru berujung pada upaya mediasi. “Pas hari Kamis itu, saya langsung nanya ke semua anak-anak dari pelaku. Tapi ya hari itu juga semua keluarga pengennya damai, udah lah damai aja kekeluargaan, tutup aja,” ujar Ani, Rabu (10/9/2025).</p>
<p>Ani menolak mentah-mentah tawaran damai tersebut. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan terduga pelaku tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut masa depan kedua anaknya.</p>
<p>“Enggak, saya kemarin juga (ditawari) pengen damai dari sana. Cuman saya bilang entar dulu ngobrol dulu sama keluarga saya. Tapi saya enggak mau, enggak bisa,” tegasnya.</p>
<p>“Pengennya mah lanjut, enggak bisa kayak gini. Maksudnya kan menyangkut anak, enggak bisa cuma selesai begitu aja,” ucapnya.</p>
<p>Saat ini, keluarga korban tidak menerima atas perlakuan terhadap anak ibu Ani. Selanjutnya keluarga korban tengah bersiap melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.<br />
“Ini kan mau diurus dulu, maksudnya mau ke Polres,” pungkas Ani.</p>
<p>Pihak keluarga korban sangat berharap mendapatkan keadilan untuk kedua anak yang telah menjadi korban dugaan pencabulan tersebut dengan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib dan mampu memberikan efek jera agar tidak terulangnya kejadian seperti ini dikemudian hari.</p>
<p>( IHR ).</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F11%2Forang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Orang%20Tua%20Korban%20Kasus%20Asusila%2C%20Berencana%20Tempuh%20Proses%20Hukum%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F11%2Forang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Orang%20Tua%20Korban%20Kasus%20Asusila%2C%20Berencana%20Tempuh%20Proses%20Hukum&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F11%2Forang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F11%2Forang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/', 'Orang%20Tua%20Korban%20Kasus%20Asusila%2C%20Berencana%20Tempuh%20Proses%20Hukum', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/">Orang Tua Korban Kasus Asusila, Berencana Tempuh Proses Hukum</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/11/orang-tua-korban-kasus-asusila-berencana-tempuh-proses-hukum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Motif Pembunuhan Satu Keluarga Di Indramayu, Terungkap</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 06:31:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABAR DUKA]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIBAH]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74444</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; BANDUNG. Polisi mengungkap motif dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial P dan R melakukan tindakan keji itu dikarenakan dendam dan sakit hati terhadap salah seorang korban, yaitu Budi Awaludin. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan didampingi oleh Kapolres Indramayu, AKBP ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/">Motif Pembunuhan Satu Keluarga Di Indramayu, Terungkap</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>WBN | BANDUNG. Polisi mengungkap motif dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial P dan R melakukan tindakan keji itu dikarenakan dendam dan sakit hati terhadap salah seorang korban, yaitu Budi Awaludin.</p>
<p>Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan didampingi oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, dan Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar di Mapolda Jawa Barat, Selasa 9 September 2025. mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat R menyewa satu unit mobil milik Budi Awaludin dengan harga Rp750 ribu. Namun, saat hendak dikembalikan, mobil tersebut mogok dan R pun kemudian protes kepad korban serta meminta uangnya kembali, tetapi Budi menolak dengan alasan uang sudah dipakai untuk belanja sembako, Selanjutnya karena Merasa kesal, R kemudian merencanakan pembunuhan dengan mengajak P,&#8221;</p>
<p>Rabu 27/8/2025, P mengajak R untuk melakukan pembunuhan terhadap korban dengan diiming-imingi uang sebesar Rp100 juta. Kemudian R diperintahkan membeli sebuah cangkul yang digunakan untuk mengubur jenazah para korban.</p>
<p>Kemudian pada 29/8/2025 sekitar pukul 01.00 WIB, R mengajak Budi berkerja sama dalam bisnis jual beli minyak goreng. R mengajak Budi melihat gudang rumahnya dengan alasan untuk bongkar muat minyak. Saat itu ia mengambil pipa besi dari tas P dan memukulkannya ke kepala Budi hingga tersungkur,&#8221; ucap Hendra.</p>
<p>Setelah Budi tak sadarkan diri, R langsung memasuki rumah korban dan masuk kamar yang ditempati korban Sachroni dan memukulnya menggunakan pipa besi. Tak berhenti di situ, R juga langsung memasuki kamar Euis Juwita dan anaknya RA berusia 7 tahun, yang sedang tidur dan memukul kepala keduanya hingga tewas.</p>
<p>&#8220;Sementara P menenggelamkan bayi B ke bak mandi. Usai menghabisi korban, keduanya mencari barang berharga dan menemukan uang tunai Rp7 juta serta tiga unit handphone, salah satunya milik Budi yang kemudian dipakai oleh R,&#8221;</p>
<p>Dia mengatakan, P dan R membawa salah satu mobil milik korban kemudian menyewa sebuah kamar di sebuah hotel di Jatibarang, Indramayu. Sejumlah emas hasil rampasan milik para korban kemudian diberikan kepada P untuk dijual di Pasar Mambo, Indramayu.</p>
<p>&#8220;P kemudian menjual emas dengan harga Rp3 juta, dan membeli sebuah terpal. Pada Sabtu 30 Agustus 2025, sekitar pukul 01.00 WIB, kedua pelaku menyeret kelima korbannya menggunakan terpal ke halaman belakang rumah dan menguburnya dalam satu liang. Mereka juga merapikan kondisi rumah, dan membawa mobil korban.</p>
<p>&#8220;Mereka melemparkan barang bukti berupa pipa itu ke Sungai Cimanuk,&#8221; ucap Hendra.</p>
<p>Kedua pelaku sempat berpindah-pindah tempat ke beberapa kota untuk berupaya menghilangkan jejak dari kejaran polisi. Bahkan, salah satu mobil milik korban digadaikan kepada nama Evan yang ada di handphone milik Budi dengan tujuan menghilangkan jejak.</p>
<p>&#8220;Mereka hanya berdua saja berpindah ke Semarang, Demak, Surabaya, dan kembali ke Indramayu, karena mereka belum menentukan akan tinggal di mana. Mereka kembali ke Indramayu tepatnya di Kecamatan Kedokanbunder, dengan tujuan berangkat ke laut sebagai anak buah kapal. Namun pelarian keduanya berakhir ketika polisi berhasil menangkap mereka pada Senin, 8 September 2025 sekitar pukul 02.30 WIB di Kecamatan Kedokanbunder,&#8221; jelas dia.</p>
<p>Hendra mengatakan, perkara ini dikategorikan sebagai tindak pidana pembunuhan berencana yang dijerat dengan Pasal 340 KUHP Pidana dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun, serta Pasal 76C jo Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara 15 tahun.</p>
<p>&#8220;Dari tangan pelaku, telah diamankan sejumlah barang bukti, di antaranya cangkul, ember kecil, seprei biru dengan bercak darah, terpal biru, tali tambang, batako, mobil Suzuki Carry Pick Up bernopol E-8093-PT beserta dokumen kendaraan, mobil Toyota Corolla biru bernopol E-1640-PH, kwitansi gadai Rp19 juta, hingga bukti transaksi perbankan atas nama pihak ketiga,&#8221; ucap Hendra.<br />
(Bang Ay)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F09%2Fmotif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Motif%20Pembunuhan%20Satu%20Keluarga%20Di%20Indramayu%2C%20Terungkap%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F09%2Fmotif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Motif%20Pembunuhan%20Satu%20Keluarga%20Di%20Indramayu%2C%20Terungkap&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F09%2Fmotif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F09%2Fmotif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/', 'Motif%20Pembunuhan%20Satu%20Keluarga%20Di%20Indramayu%2C%20Terungkap', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/">Motif Pembunuhan Satu Keluarga Di Indramayu, Terungkap</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/09/motif-pembunuhan-satu-keluarga-di-indramayu-terungkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
