<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	>

<channel>
	<title>SEJARAH Archives - Warisan Budaya Nusantara.com</title>
	<atom:link href="https://warisanbudayanusantara.com/category/sejarah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://warisanbudayanusantara.com/category/sejarah/</link>
	<description>Tajam dalam Fakta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Nov 2025 09:49:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2022/12/cropped-cropped-LOGO-WBN-32x32.png</url>
	<title>SEJARAH Archives - Warisan Budaya Nusantara.com</title>
	<link>https://warisanbudayanusantara.com/category/sejarah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hari Pahlawan, Marilonga Layak Diusulkan Pahlawan Nasional dari Ende</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/10/hari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/10/hari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 09:19:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=75850</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November, salah satu Pemerhati Kebangsaan dan Pembangunan Daerah, asal Ende Lio, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA, pada Senin (10/11/2025), melalui catatan pendeknya menulis pemaknaan dan harapan, menyebut Pahlawan Marilonga di Kabupaten Ende Pulau Flores, layak ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/10/hari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende/">Hari Pahlawan, Marilonga Layak Diusulkan Pahlawan Nasional dari Ende</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">Media Warisan Budaya Nusantara</span></strong></p>
<p>Memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November, salah satu Pemerhati Kebangsaan dan Pembangunan Daerah, asal Ende Lio, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA, pada Senin (10/11/2025), melalui catatan pendeknya menulis pemaknaan dan harapan, menyebut Pahlawan Marilonga di Kabupaten Ende Pulau Flores, layak diperjuangkan menjadi Pahlawan Nasional.</p>
<p>Berikut kutipan catatan pendek Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA.</p>
<p>Melawan Penjajah Pembangunan Modern, Refleksi Hari Pahlawan dan Usulan Marilonga sebagai Pahlawan Nasional dari Ende, Flores.</p>
<p>Saya, Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA, menyatakan sepakat sepenuhnya dengan tulisan Sekjend PERINDO, Dr. H. Ferry Kurnia R, yang menegaskan bahwa musuh terbesar bangsa saat ini bukanlah penjajah dari luar, melainkan koruptor dan ambisi pribadi para elite yang menjadi &#8220;Penjajah Pembangunan Modern.&#8221;</p>
<p>Peringatan Hari Pahlawan, Tanggal 10 November, memang seharusnya menjadi momen refleksi moral bagi seluruh anak bangsa, terutama para pemimpin dan pejabat publik, agar menginternalisasi nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam setiap kebijakan dan tindakan.</p>
<p>Korupsi dan keserakahan kekuasaan adalah bentuk nyata pengkhianatan terhadap cita-cita kemerdekaan yang diperjuangkan dengan darah dan air mata.</p>
<p>Saya juga menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas keputusan Presiden Republik Indonesia yang telah menetapkan 10 Pahlawan Nasional baru, tahun 2025.</p>
<p>Semoga semangat dan keteladanan mereka menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus berjuang dengan integritas, kejujuran, dan semangat pengabdian, tanpa pamrih.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Marilonga Mengusir Penjajah Tanpa Pamrih</strong></p>
<p>Sebagai salah satu Putra Ende Flores, Nusa Tenggara Timur, saya menakar posisi dan nilai-nilai besar perjuangan Marilonga sebagai pahlawan dari Kampung Watunggere, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende Flores, Kota Pancasila, bernilai tidak sebatas lokal, sebaliknya sangat makro, jauh melampaui sekadar urusan kedaerahan.</p>
<p>Menelusuri deretan episode atas jejak juang Marilonga, harus berani dikata, Marilonga layak diperjuangkan sebagai Pahlawan Nasional.</p>
<p>Tidak sedikit pahlawan daerah yang berjuang tanpa pamrih hingga gugur di medan pertempuran, pada gilirannya menjadi Pahlawan Nasional.</p>
<p>Marilonga pun berjuang hingga titik darah terakhir, gugur di medan tempur, demi mengusir penjajah, menolak penjajah Belanda, dengan darah dan nyawa sebagai taruhan.</p>
<p>Marilonga adalah sosok pejuang sejati yang telah berperan besar dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan Pancasila di Kabupaten Ende, tanah Flores, warisan luhur yang patut dikenang dan diteladani oleh seluruh bangsa.</p>
<p>Menanamkan nilai-nilai luhur yang selaras dengan nadi perjuangan nasional, selaras pula dengan nilai-nilai Pancasila.</p>
<p>Semoga dalam kiprah pengukuhan para Pahlawan Bangsa, Marilonga terus berproses menuju titik puncak, atas  pengabdiannya bagi tanah kelahiran, daerah, Nusa dan Bangsa.</p>
<p>Dan, semoga semangat para pahlawan senantiasa menjadi cahaya yang menuntun perjalanan bangsa menuju Indonesia yang bersih, berdaulat, adil, dan sejahtera.</p>
<p>&#8220;Catatan Pendek, Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA&#8221;. Pemerhati Kebangsaan dan Pembangunan Daerah.</p>
<p>Editor : Aurel Do&#8217;o &#8211; WBN Pers.</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/10/hari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F10%2Fhari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Hari%20Pahlawan%2C%20Marilonga%20Layak%20Diusulkan%20Pahlawan%20Nasional%20dari%20Ende%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F10%2Fhari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Hari%20Pahlawan%2C%20Marilonga%20Layak%20Diusulkan%20Pahlawan%20Nasional%20dari%20Ende&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F10%2Fhari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F10%2Fhari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/10/hari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/10/hari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende/', 'Hari%20Pahlawan%2C%20Marilonga%20Layak%20Diusulkan%20Pahlawan%20Nasional%20dari%20Ende', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/10/hari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende/">Hari Pahlawan, Marilonga Layak Diusulkan Pahlawan Nasional dari Ende</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/10/hari-pahlawan-marilonga-layak-diusulkan-pahlawan-nasional-dari-ende/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misteri Benteng Bukit Larangan Legok Cireunghas Sukabumi</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/14/misteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/14/misteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 05:17:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[KEBUDAYAAN]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Abah Anton Charliyan]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=75075</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; SUKABUMI, JABAR &#8211; Abah Anton Chaliayan bersama tim Kombes (P) Dindin Ridwan, Hadi Gasantana dan Tim, Ambu Zahwa, H. Aep S. Menelusuri Cireunghas, Sukabumi, menyimpan segudang misteri terkait sejarah masa penjajahan Jepang. Benteng pertahanan yang sangat dirahasiakan ini menjadi saksi bisu dari peristiwa yang dilalui oleh masyarakat setempat. Para peneliti, dipimpin oleh Anton ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/14/misteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi/">Misteri Benteng Bukit Larangan Legok Cireunghas Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank" rel="noopener">WBN | SUKABUMI, JABAR</a> &#8211; Abah Anton Chaliayan bersama tim Kombes (P) Dindin Ridwan, Hadi Gasantana dan Tim, Ambu Zahwa, H. Aep S. Menelusuri Cireunghas, Sukabumi, menyimpan segudang misteri terkait sejarah masa penjajahan Jepang. Benteng pertahanan yang sangat dirahasiakan ini menjadi saksi bisu dari peristiwa yang dilalui oleh masyarakat setempat. Para peneliti, dipimpin oleh Anton dan timnya, menghadapi tantangan untuk mengungkap fakta-fakta menarik tentang lokasi strategis ini yang kini terpendam dalam ingatan dan legenda masyarakat.</p>
<p>Di Bukit Larangan Legok Cempaka Putih, yang dulunya merupakan area terlarang, ditemukan sisa-sisa bangunan yang menunjukkan bahwa tempat ini pernah menjadi markas militer. Pabrik pengolahan logam dan terowongan yang terhubung seakan bercerita tentang aktivitas yang berlangsung di wilayah tersebut. Bukit Larangan, yang dalam sejarahnya disebut sebagai lokasi yang harus dijaga ketat, memperlihatkan betapa pentingnya strategi pertahanan bagi pasukan pada masa itu.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-75077" src="https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-300x169.jpg 300w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-1024x576.jpg 1024w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-750x422.jpg 750w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-1536x865.jpg 1536w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-2048x1153.jpg 2048w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-372x208.jpg 372w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-360x202.jpg 360w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-251x141.jpg 251w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-230x129.jpg 230w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-203x114.jpg 203w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/Dofoto_20251014_115755330-165x92.jpg 165w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Keberadaan benteng pertahanan yang dibangun dengan kokoh menyimpan cerita yang belum sepenuhnya terungkap. Benteng ini, diperkirakan memiliki luas antara 500 hingga 1000 hektare, berdiri megah dengan tinggi sekitar 4 meter, berbahan dasar coran batu lebar. Posisinya yang dikelilingi bukit membuatnya sulit diakses oleh musuh, memberikan keuntungan strategis bagi para prajurit yang bertugas menjaga tempat tersebut. Meski demikian, informasi mengenai benteng ini kerap kali terabaikan dalam catatan sejarah resmi, seakan hilang ditelan waktu.</p>
<p>Sebagian masyarakat menyebut area ini sebagai &#8216;Hiroshima Indonesia&#8217;, merujuk pada bombardir yang dialami ketika Sekutu mengambil alih kendali di Indonesia. Sebuah pelajaran berharga tentang betapa berharganya tanah ini mengalami pertempuran, pengorbanan, dan perjuangan. Tidak jauh dari lokasi benteng, peninggalan sejarah lainnya, termasuk Maqom Tua dan Gua Rangga Gading, menambah daya tarik situs ini. Legenda yang mengelilingi tempat-tempat ini mengenai Prabu Taji Malela dan Prabu Rangga Gading menandakan betapa kaya budaya dan sejarah yang ada di Cireunghas.</p>
<p>Dengan adanya kerjasama antara pemerintah dan pihak-pihak terkait, diharapkan bahwa misteri ini dapat diangkat ke permukaan. Penggalian informasi dan penelitian lebih lanjut tidak hanya bisa mengungkap fakta-fakta sejarah yang hilang, tetapi juga dapat memberikan wawasan tentang bagaimana generasi sebelumnya berjuang di tengah tantangan. Sejarah akan selalu menjadi pengingat yang abadi, bukan hanya bagi masyarakat Cireunghas, tetapi untuk seluruh bangsa Indonesia dalam menjaga warisan dan identitas mereka. (Red)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/14/misteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F14%2Fmisteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Misteri%20Benteng%20Bukit%20Larangan%20Legok%20Cireunghas%20Sukabumi%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F14%2Fmisteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Misteri%20Benteng%20Bukit%20Larangan%20Legok%20Cireunghas%20Sukabumi&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F14%2Fmisteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F14%2Fmisteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/14/misteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/14/misteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi/', 'Misteri%20Benteng%20Bukit%20Larangan%20Legok%20Cireunghas%20Sukabumi', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/14/misteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi/">Misteri Benteng Bukit Larangan Legok Cireunghas Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/14/misteri-benteng-bukit-larangan-legok-cireunghas-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jejak Kerajaan Kampar yang Terlupakan</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/29/74815/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/29/74815/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 02:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[KEBUDAYAAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=74815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Warisan Budaya Nusantar-Kerajaan Kampar, atau dikenal juga sebagai Kamvou, Kamper, dan Kampa, merupakan sebuah entitas politik kuno yang penting dalam sejarah Indonesia. Dikenal dalam Pupuh XIII Kitab Nagarakaṛtagama karya Mpu Prapanca pada tahun 1365, Kampar menciptakan catatan sejarah yang menempel erat dalam identitas daerah tersebut. Istilah Kampar tidak hanya menandakan keberadaan kerajaan, tetapi juga merujuk ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/29/74815/">Jejak Kerajaan Kampar yang Terlupakan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank">Warisan Budaya Nusantar</a>-Kerajaan Kampar, atau dikenal juga sebagai Kamvou, Kamper, dan Kampa, merupakan sebuah entitas politik kuno yang penting dalam sejarah Indonesia. Dikenal dalam Pupuh XIII Kitab Nagarakaṛtagama karya Mpu Prapanca pada tahun 1365, Kampar menciptakan catatan sejarah yang menempel erat dalam identitas daerah tersebut.</p>
<p>Istilah Kampar tidak hanya menandakan keberadaan kerajaan, tetapi juga merujuk pada beberapa aspek wilayah. Di antara berbagai sebutan, Tanah Andiko menjadi sebutan utama untuk daerah yang masuk dalam teritorial Sa-Adat Salimbago. Penamaan ini meliputi sungai-sungai yang mengalir, seperti Sungai Kampar, Sungai Siak, dan Sungai Rokan. Sebagai kawasan yang lebih luas, Kampar tak hanya merepresentasikan kerajaan, tetapi juga mencakup batasan geografi yang dipenuhi keunikan dan tradisi.</p>
<p>Awal dari pemerintahan Kerajaan Kampar tercatat di bawah kepemimpinan Raja Buyuong Saidi, yang menguasai wilayah Nagoghi Koto Pomban. Seiring waktu, cakupan wilayah Kerajaan Kampar mengalami perubahan yang signifikan, terutama setelah terbentuknya konfederasi Limo Koto. Pembangunan Kenegerian-kenegerian baru mencerminkan dinamika sosial dan politik antar bangsawan, yang akhirnya mengarah pada integrasi ke dalam satu institusi pemerintahan di bawah sultan-sultan yang berbeda.</p>
<p>Melangkah ke era modern, wilayah yang dulu menjadi pusat Kerajaan Kampar mencakup beberapa kecamatan, seperti Kampa, Tambang, Siak Hulu, dan Perhentian Raja yang berada di Kabupaten Kampar. Selain itu, sebagian dari Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan termasuk dalam batas wilayah yang secara historis diakui sebagai bagian dari kerajaan yang pernah berkuasa ini. Pembagian geografi ini menggambarkan bagaimana sejarah yang kaya ini membentuk karakter dan identitas masyarakat setempat.</p>
<p>Batasan utara dan selatan Kerajaan Kampar dipisahkan oleh sungai-sungai besar yang menciptakan akses yang kompleks. Di timur, Kepulauan Karimun menghadirkan tantangan tersendiri, sedangkan di sebelah barat, arus Sungai Kampar yang kuat menjadi penghalang alami bagi perlayaran. Kondisi ini menambah pesona serta nuansa mistis akan warisan sejarah yang masih mengalir dan mengalun seiring waktu. Dengan semua aspek tersebut, Kerajaan Kampar tetap menjadi saksi bisu bagi perjalanan panjang budaya dan politik di Nusantara.</p>
<p>(Tome Pires)<br />
Editor Hendra</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/29/74815/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F29%2F74815%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Jejak%20Kerajaan%20Kampar%20yang%20Terlupakan%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F29%2F74815%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Jejak%20Kerajaan%20Kampar%20yang%20Terlupakan&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F29%2F74815%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F09%2F29%2F74815%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/29/74815/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/29/74815/', 'Jejak%20Kerajaan%20Kampar%20yang%20Terlupakan', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/29/74815/">Jejak Kerajaan Kampar yang Terlupakan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/09/29/74815/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemilu Kedua 1971 dan Pemilu Ketiga 1977</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/pemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/pemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 14:08:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[PEMILU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=72122</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Pemilu tahun 1971 adalah Pemilu kedua yang diselengarakan di Indonesia setelah Pemilu pertama tahun 1955. Partai peserta Pemilu sebanyak 10 partai politik, yaitu NU, Golkar, Parmusi, PNI, PSII, Parkindo, Partai Katolik, PERTI, IPKI, dan MURBA. Pada tahun 1977 yaitu Pemilu ketiga beberapa partai melakukan fusi atau gabungan. NU, Parmusi, Perti, dan ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/pemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977/">Pemilu Kedua 1971 dan Pemilu Ketiga 1977</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">Media Warisan Budaya Nusantara</span></strong></p>
<p>Pemilu tahun 1971 adalah Pemilu kedua yang diselengarakan di Indonesia setelah Pemilu pertama tahun 1955.</p>
<p>Partai peserta Pemilu sebanyak 10 partai politik, yaitu NU, Golkar, Parmusi, PNI, PSII, Parkindo, Partai Katolik, PERTI, IPKI, dan MURBA.</p>
<p>Pada tahun 1977 yaitu Pemilu ketiga beberapa partai melakukan fusi atau gabungan.</p>
<p>NU, Parmusi, Perti, dan PSII bergabung menjadi Partai Persatuan Pembangunan atau PPP.</p>
<p>Sedangkan PNI, Parkindo, partai Katolik, IPKI dan Murba bergabung menjadi Partai Demokrasi Indonesia atau PDI.</p>
<p>Sehingga pada Pemilu tahun 1977 ada 3 kontestan peserta pemilu yaitu PPP, PDI dan Golkar.</p>
<p>WBN</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/pemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Fpemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Pemilu%20Kedua%201971%20dan%20Pemilu%20Ketiga%201977%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Fpemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Pemilu%20Kedua%201971%20dan%20Pemilu%20Ketiga%201977&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Fpemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Fpemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/pemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/pemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977/', 'Pemilu%20Kedua%201971%20dan%20Pemilu%20Ketiga%201977', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/pemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977/">Pemilu Kedua 1971 dan Pemilu Ketiga 1977</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/pemilu-kedua-1971dan-pemilu-ketiga-1977/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Foto Marinir Belanda dan TNI di Garis Demarkasi Status Quo 1948</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/foto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/foto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 12:34:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=72118</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Marinir Belanda foto bersama prajurit TNI di daerah perbatasan pada garis demarkasi status quo atau dikenal sebagai garis Van Mook pada tahun 1948, kemungkinan di daerah Jawa Tengah. Garis Van Mook adalah garis perbatasan wilayah hasil perjanjian Renville tahun 1948 antara pihak Belanda dan pihak Republik Indonesia untuk mengakhiri konflik pada ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/foto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948/">Foto Marinir Belanda dan TNI di Garis Demarkasi Status Quo 1948</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">Media Warisan Budaya Nusantara</span></strong></p>
<p>Marinir Belanda foto bersama prajurit TNI di daerah perbatasan pada garis demarkasi status quo atau dikenal sebagai garis Van Mook pada tahun 1948, kemungkinan di daerah Jawa Tengah.</p>
<p>Garis Van Mook adalah garis perbatasan wilayah hasil perjanjian Renville tahun 1948 antara pihak Belanda dan pihak Republik Indonesia untuk mengakhiri konflik pada Agresi Militer Belanda I tahun 1947.</p>
<p>Dalam perjanjian tersebut wilayah Rebuplik Indonesia adalah daerah Jawa Tengah, daerah Yogyakarta, sebagaian besar pulau Sumatra terkecuali Sumatra Timur.</p>
<p>Konsekwensinya dibuatlah garis demarkasi untuk memisahkan wilayah kekuasaan Indonesia dan Belanda.</p>
<p>Pihak Indonesia menyebut garis demarkasi tersebut sebagai garis Van Mook karena dinilai hanya menguntungkan pihak Belanda karena pulau Jawa pada saat itu menjadi pusat kekuatan pemerintahan yang mana dengan garis perbatasan tersebut pihak Republik Indonesia menjadi tidak leluasa bergerak karena berada ditengah-tengah wilayah yang menjadi kekuasaan Belanda.</p>
<p>Akibatnya kedua belah pihak masih terlibat konflik senjata yang berujung pada terjadinya Agresi Militer kedua yang dilakukan pihak Belanda.</p>
<p>Sumber foto : universiteitleiden.nl/KITLV</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/foto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Ffoto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Foto%20Marinir%20Belanda%20dan%20TNI%20di%20Garis%20Demarkasi%20Status%20Quo%201948%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Ffoto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Foto%20Marinir%20Belanda%20dan%20TNI%20di%20Garis%20Demarkasi%20Status%20Quo%201948&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Ffoto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Ffoto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/foto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/foto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948/', 'Foto%20Marinir%20Belanda%20dan%20TNI%20di%20Garis%20Demarkasi%20Status%20Quo%201948', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/foto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948/">Foto Marinir Belanda dan TNI di Garis Demarkasi Status Quo 1948</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/foto-marinir-belanda-dan-tni-di-garis-demarkasi-status-quo-1948/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potret Pemimpin Kerajaan Larantuka Don Lorenzo II</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/potret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/potret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 11:46:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[TOKOH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=72107</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Potret pemimpin kerajaan Larantuka, Lorenzo Diaz Vieria Godinho, yang bergelar Don Lorenzo II, bersama kedua penasehatnya, sekitar tahun 1890. Kerajaan Larantuka adalah kerajaan sekutu Portugal, yang dulu menguasai wilayah kepulauan Flores bagian timur. Akibat perjanjian Lisbon antara Portugal dan Belanda pada tahun 1859, maka wilayah kekuasaan kerajaaan Larantuka diberikan kepada pihak ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/potret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii/">Potret Pemimpin Kerajaan Larantuka Don Lorenzo II</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">Media Warisan Budaya Nusantara</span></strong></p>
<p>Potret pemimpin kerajaan Larantuka, Lorenzo Diaz Vieria Godinho, yang bergelar Don Lorenzo II, bersama kedua penasehatnya, sekitar tahun 1890.</p>
<p>Kerajaan Larantuka adalah kerajaan sekutu Portugal, yang dulu menguasai wilayah kepulauan Flores bagian timur.</p>
<p>Akibat perjanjian Lisbon antara Portugal dan Belanda pada tahun 1859, maka wilayah kekuasaan kerajaaan Larantuka diberikan kepada pihak Belanda, dan menjadi wilayah bagian Hindia Belanda, yang akhirnya menjadi wilayah bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p>Sumber foto : Lembaga Antropologi Belanda, KITLV</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/potret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Fpotret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Potret%20Pemimpin%20Kerajaan%20Larantuka%20Don%20Lorenzo%20II%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Fpotret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Potret%20Pemimpin%20Kerajaan%20Larantuka%20Don%20Lorenzo%20II&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Fpotret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F06%2F09%2Fpotret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/potret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/potret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii/', 'Potret%20Pemimpin%20Kerajaan%20Larantuka%20Don%20Lorenzo%20II', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/potret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii/">Potret Pemimpin Kerajaan Larantuka Don Lorenzo II</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/06/09/potret-pemimpin-kerajaan-larantuka-don-lorenzo-ii/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Pengunjung Hadiri Malam Sakral Puncak Gebeg Maulud Keraton Kasepuhan Cirebon 1446H</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2024/09/17/ribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2024/09/17/ribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2024 05:41:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADAT]]></category>
		<category><![CDATA[BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[PUSAKA]]></category>
		<category><![CDATA[WBN Streaming TV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=66945</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN &#124; Cirebon. Tradisi muludan yang di peringati setiap bulan maulid, dalam rangka memperingati hari lahirnya Nabi Besar Muhamad SAW., di keraton kasepuhan cirebon sudah berlangsung semenjak puluhan tahun, dan dapat terjaga dan dilestarikan hingga saat ini, pada tradisi acara adat muludan ada malam puncak yang selalu dinanti oleh masyarakat sekitar juga masyarakat diluar Cirebon. ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2024/09/17/ribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m/">Ribuan Pengunjung Hadiri Malam Sakral Puncak Gebeg Maulud Keraton Kasepuhan Cirebon 1446H</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">WBN | Cirebon. Tradisi muludan yang di peringati setiap bulan maulid, dalam rangka memperingati hari lahirnya Nabi Besar Muhamad SAW., di keraton kasepuhan cirebon sudah berlangsung semenjak puluhan tahun, dan dapat terjaga dan dilestarikan hingga saat ini, pada tradisi acara adat muludan ada malam puncak yang selalu dinanti oleh masyarakat sekitar juga masyarakat diluar Cirebon.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Senin 16/09/2024. Ribuan masyarakat berkumpul semenjak sore hari memadati area kraton untuk menunggu untuk menyaksikan acara yang dinanti nanti yaitu Panjang Jimat, sebuah acara sakral dimana pusaka pusaka yang syarat akan makna dan simbol simbol kehidupan di bawa keluar di arak dengan proses tradisi menuju Langgar Agung, (Mushola bersejarah yang di agungkan di area Keraton).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tampak Pangeran Patih Raja Muhammad Nusantara, didampingi Pangeran Patih Sepuh PR Goemelar Soeriadiningrat, Hadir juga Utusan adat kesultanan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH Mkn. Yang diwakili oleh Penembahan Dato Pangeran Puspo Kesumo R H Zainal Abidin Rahman. Serta tampak hadir tokoh tokoh adat dari Cirebon dan sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sambutanya untuk melepas keluarnya Pusaka tersebut, Pangeran Patih Raja Muhamad Nusantara, mengatakan &#8220;kita semua dapat berkumpul di tempat yang bersejarah ini Keraton Kasepuhan Cirebon Keraton yang meneruskan perjuangan syiar Islam yang diamanatkan oleh Kanjeng Sunan Gunung Jati, dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, yang dijadikan sebagai agenda tradisi tahunan di Keraton Kasepuhan Cirebon dengan nama upacara tradisi Panjang Jimat&#8221; Paparnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-66946" src="https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2024/09/IMG-20240917-WA0011-1024x768.jpg" alt="" width="750" height="563" srcset="https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2024/09/IMG-20240917-WA0011-1024x768.jpg 1024w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2024/09/IMG-20240917-WA0011-300x225.jpg 300w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2024/09/IMG-20240917-WA0011-750x563.jpg 750w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2024/09/IMG-20240917-WA0011-1536x1152.jpg 1536w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2024/09/IMG-20240917-WA0011.jpg 1600w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<blockquote><p>&nbsp;</p></blockquote>
<p>Maman Salah satu pengunjung berasal dari Karawang saat di wawancara awak media Mengatakan &#8220;Saat ini saya beserta rombongan satu Minibus, sengaja datang ke Keraton Kasepuhan dari jam 15:00, yang memang kami beserta rombongan selalu menunggu saat malam Panjang Jimat ini, selain hanya dilaksanakan satu tahun sekali, kami juga sangat menyakini dengan mengikuti rangkaian dan ikut doa bersama, semoga saja kami ikut mendapatkan Keberkahan dari Kanjeng Nabi&#8221; Paparnya.</p>
<p><strong>Saksikan Siaran Langsung&#8230;</strong></p>
<p><iframe title="🔴LIVE - MALAM PUNCAK GREBEG MULUD PELALAN PANJANG JIMAT KERATON KESEPUHAN CIREBON - 16/09/24" width="750" height="422" src="https://www.youtube.com/embed/oTreR2vJsHU?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Walaupun acara di padati ribuan pengunjung namun tetap berjalan tertib dengan tidak mengurangi nilai nilai sakral Panjang Jimat.</p>
<p>(Bang Ay)</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2024/09/17/ribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2024%2F09%2F17%2Fribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Ribuan%20Pengunjung%20Hadiri%20Malam%20Sakral%20Puncak%20Gebeg%20Maulud%20Keraton%20Kasepuhan%20Cirebon%201446H%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2024%2F09%2F17%2Fribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Ribuan%20Pengunjung%20Hadiri%20Malam%20Sakral%20Puncak%20Gebeg%20Maulud%20Keraton%20Kasepuhan%20Cirebon%201446H&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2024%2F09%2F17%2Fribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2024%2F09%2F17%2Fribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2024/09/17/ribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2024/09/17/ribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m/', 'Ribuan%20Pengunjung%20Hadiri%20Malam%20Sakral%20Puncak%20Gebeg%20Maulud%20Keraton%20Kasepuhan%20Cirebon%201446H', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2024/09/17/ribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m/">Ribuan Pengunjung Hadiri Malam Sakral Puncak Gebeg Maulud Keraton Kasepuhan Cirebon 1446H</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2024/09/17/ribuan-pengunjung-hadiri-malam-sakral-puncak-gebeg-maulud-di-kraton-kasepuhan-cirebon-1446h-2024m/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KENDEDES</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2024/05/12/kendedes/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2024/05/12/kendedes/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 May 2024 11:23:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[KEBUDAYAAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kendedes]]></category>
		<category><![CDATA[kenarok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=65132</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suatu waktu Ken Arok yang nama aslinya “Temon” itu mengadukan penglihatan anehnya kepada Pendeta Lhogawe, dalam pengaduannya ia mengungkapkan, pada saat ia di taman Baboji, ketika Ken Dedes turun dari kereta, kainnya tersingkap, terbuka jelas hingga paha, kemaluan Ken Dedes rupanya terlihat jelas oleh Ken Arok, hal ini tentu wajar sebab pada tahun-tahun itu belum ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2024/05/12/kendedes/">KENDEDES</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu waktu Ken Arok yang nama aslinya “Temon” itu mengadukan penglihatan anehnya kepada Pendeta Lhogawe, dalam pengaduannya ia mengungkapkan, pada saat ia di taman Baboji, ketika Ken Dedes  turun dari kereta, kainnya tersingkap, terbuka jelas hingga paha, kemaluan Ken Dedes rupanya terlihat jelas oleh Ken Arok, hal ini tentu wajar sebab pada tahun-tahun itu belum tercipta celana dalam yang memadai.</p>
<p>Dalam penglihatannya, Ken Arok melihat jika kemaluan Ken Dedes bercahaya, bahkan kilauannya menyilauan Ken Arok, Pendeta Lhogawe mengabarkan bahwa “itu adalah tanda bahwa Ken Dedes adalah wanita Nareswari”, sang pendeta juga menambahkan bahwa “Betatapaun sengsaranya maka laki-laki yang mengawininya akan jadi Raja Besar”.</p>
<p>Peristiwa memancarnya cahaya dari kemaluan Ken Dedes yang menyilaukan mata Ken Arok ini kelak menjadi pemantik petaka di Jawa. Tunggul Ametung Terbunuh, bahkan Kerajaan Kediri, Kerajaan yang tersohor kemakmurannya di seantero jagat itu runtuh karena ambisi besar Ken Arok yang dipengaruhi tafsir Pendeta Lho Gawe setelah sebelumnya melihat kemaluan Ken Dedes yang bercahaya.</p>
<p>Kisah mengenai bercahayanya kemaluan Ken Dedes ini dibahas dalam Tafsir Sejarah Negarakertagama Karya Slamet Muljana (2009;93-94), dimana didalamnya mengisyaratkan bahwa petaka yang timbul di Tumapel, Kediri, maupun petaka-petaka yang menyebabkan terbunuhnya Ken Arok serta terbunuhnya ketujuh keturunannya bukan karena kutuk Keris Empu Gandring semata, melainkan juga karena kilauan kemaluan Ken Dedes yang bercahaya.</p>
<p>(NN) </p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2024/05/12/kendedes/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2024%2F05%2F12%2Fkendedes%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=KENDEDES%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2024%2F05%2F12%2Fkendedes%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=KENDEDES&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2024%2F05%2F12%2Fkendedes%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2024%2F05%2F12%2Fkendedes%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2024/05/12/kendedes/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2024/05/12/kendedes/', 'KENDEDES', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2024/05/12/kendedes/">KENDEDES</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2024/05/12/kendedes/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forum Sunda Sabuana Prawiro Daulat HASHIM DJOJOHADIKUSUMO sebagai Putra Adiluhung Sunda</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2023/06/11/forum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2023/06/11/forum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[HERMAN SUL-SEL]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2023 09:47:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[KOMUNITAS]]></category>
		<category><![CDATA[KEBUDAYAAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=58937</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tasikmalaya,WBN-Dalam rangkaian Acara Deklarasi Emak Emak 08 Prabowo for Presiden Se Priangan Timur, dirangkaikan juga pendaulatan Hashim Djoyohadikusumo yang didaulat Sebagai Adiluhung Putra Sunda Utama oleh Forum Sunda Sabuana sekaligus Diberi Anugerah Penghargaan Sebagai Pelestari dan Penyelamat Sejarah dan Budaya Indonesia oleh Yayasan lintas Budaya Nusantara mitra Prawiro Indonesia Garuda Merah Putih pada Jumat 10 ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2023/06/11/forum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda/">Forum Sunda Sabuana Prawiro Daulat HASHIM DJOJOHADIKUSUMO sebagai Putra Adiluhung Sunda</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tasikmalaya,WBN-Dalam rangkaian Acara Deklarasi Emak Emak 08 Prabowo for Presiden Se Priangan Timur, dirangkaikan juga pendaulatan Hashim Djoyohadikusumo yang didaulat Sebagai Adiluhung Putra Sunda Utama oleh Forum Sunda Sabuana sekaligus Diberi Anugerah Penghargaan Sebagai Pelestari dan Penyelamat Sejarah dan Budaya Indonesia oleh Yayasan lintas Budaya Nusantara mitra Prawiro Indonesia Garuda Merah Putih pada Jumat 10 Juni 2023, bertempat di Komplek Gebu Kab Tasikmalaya didalam rangkaian Acara Deklarasi Emak2 08 Prabowo for Presiden Se Priangan Timur.</p>
<p>Pemberian Penghargaan tersebut berupa pemberian Sertifikat dan Simbolik penyerahan Kujang Pusaka, Iket dan Baju Kasundaan, yang diberikan langsung oleh abah Anton Charliyan sebagai Ketua Umum Sunda Sabuana sekaligus Sekjen Prawiro IGMP dan Komjen ( P) Iwan Bule Sebagai Perwakilan Masyarakat Sunda.</p>
<p>Dalam acara itu disaksikan puluhan para tokoh Sunda yang hadir dlm acara tersebut seperti, Rd Amir M primajasa, Asep Sofari Msi Ketua DPRD Tasik , Mulyadi DPR RI , Rd Dicky Z Soekapoera, Okky Panglima Pendekar, Hadi P Gasantana, Ki Agung Pancaroba, Ki Endang Tarsono, Ki Jayeng Rana Panjalu , Rd Diding Cipatujah, Bunda Mery Subang , Abah Obby Subang, R Ipin Pajajaran Pusat, Rd Guntara Pangandaran , Ki Iwan Manonjaya, Ki Edi Galunggung , Ambu Apong Jahyang, Ki Ustad Cecep Cilogak, Ki Rino LAKRI, Bah Asep S LSI , Ki Deden Citiis, dan lain lain.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-58939" src="https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230611_173001-170x300.webp" alt="" width="170" height="300" srcset="https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230611_173001-170x300.webp 170w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230611_173001-581x1024.webp 581w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230611_173001-750x1322.webp 750w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230611_173001-871x1536.webp 871w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230611_173001-jpg.webp 1080w" sizes="auto, (max-width: 170px) 100vw, 170px" /></p>
<p>Abah Anton Charliyan dan Kang jend Ibul Ketika Dikonfirmasi tim redaksi kami dilapangan menyampaikan,&#8221;Atas Kesepakatan Para Tokoh dan Kasepuhan Kasundaan Jabar Banten kami sepakat Menganugrahi pak Hashim DJ Sebagai Adiluhung Putra Sunda Utama dengan Gelar Rakeyan Agung Winata Praja Jayadibuana ing Batu Ampar Galunggung.</p>
<p>Lebih lanjut,&#8221;jadi sekarang pak Hashim sudah Syah sebagai Urang Sunda dan Berhak dipanggil Sebagai Kang Hashim . Disamping itu atas Kiprahnya selama ini Sbg Pecinta Benda Seni, budaya dan Sejarah kami Apresiasi dengan memberi penghargaan Khusus sebagai Pelestari dan Penyelamat Benda-benda Sejarah dan Budaya Indonesia.</p>
<p>Kang Iwan bule juga menambahkan,&#8221; Memang beliau sangat layak dan Pantas Mendapat Anugrah tersebut Karena saya tahu persis begitu banyak Benda benda Sejarah yang bernilai tinggi beliau Selamatkan atas dasar kesadaran pribadi dan dengan Budget Pribadi juga.</p>
<p>R H Aming M dan Asep Sopari menegaskan,&#8221;diharapkan setelah pak Hasim Betul betul Resmi Sebagai Putra Sunda diharapkan bisa lebih memperhatikan sejarah dan Budaya Sunda dan lebih mencintai Tatar Sunda dan sebaliknya .</p>
<p>Selain Acara Deklarasi Emak emak Se Priangan Timur dalam rangka mendukung Prabowo for Presiden ini berlangsung dg sangat Antusias dan Penuh semangat.</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2023/06/11/forum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2023%2F06%2F11%2Fforum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Forum%20Sunda%20Sabuana%20Prawiro%20Daulat%20HASHIM%20DJOJOHADIKUSUMO%20sebagai%20Putra%20Adiluhung%20Sunda%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2023%2F06%2F11%2Fforum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Forum%20Sunda%20Sabuana%20Prawiro%20Daulat%20HASHIM%20DJOJOHADIKUSUMO%20sebagai%20Putra%20Adiluhung%20Sunda&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2023%2F06%2F11%2Fforum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2023%2F06%2F11%2Fforum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2023/06/11/forum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2023/06/11/forum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda/', 'Forum%20Sunda%20Sabuana%20Prawiro%20Daulat%20HASHIM%20DJOJOHADIKUSUMO%20sebagai%20Putra%20Adiluhung%20Sunda', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2023/06/11/forum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda/">Forum Sunda Sabuana Prawiro Daulat HASHIM DJOJOHADIKUSUMO sebagai Putra Adiluhung Sunda</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2023/06/11/forum-sunda-sabuana-prawiro-daulat-hashim-djojohadikusumo-sebagai-putra-adiluhung-sunda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Pembangunan IKN</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2023/05/31/sejarah-pembangunan-ikn/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2023/05/31/sejarah-pembangunan-ikn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2023 19:31:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[NUSANTARA]]></category>
		<category><![CDATA[WBN Streaming TV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=58702</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pers Warisan Budaya Nusantara Editor, Aurelius. Tanggal 30 Mei Tahun 2023 menjadi hari sangat penting untuk Logo Ibu Kota Nusantara, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sedikit melihat ke belakang, kilas Ibu Kota Nusantara hingga akhirnya benar-benar dibangun pada era kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Secara resmi Ibu Kota Nusantara ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2023/05/31/sejarah-pembangunan-ikn/">Sejarah Pembangunan IKN</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pers Warisan Budaya Nusantara</p>
<p>Editor, Aurelius.</p>
<p>Tanggal 30 Mei Tahun 2023 menjadi hari sangat penting untuk Logo Ibu Kota Nusantara, Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p>Sedikit melihat ke belakang, kilas Ibu Kota Nusantara hingga akhirnya benar-benar dibangun pada era kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin.<br />
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4298326295790932"
     crossorigin="anonymous"></script><br />
<!-- iklan Display horisontal --><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-4298326295790932"
     data-ad-slot="9110603689"
     data-ad-format="auto"
     data-full-width-responsive="true"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script><br />
Secara resmi Ibu Kota Nusantara atau disingkat IKN, adalah Ibu Kota Negara Republik Indonesia, yang direncanakan diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2024, atau bersamaan dengan Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. IKN dibangun untuk menggantikan Jakarta yang menjadi Ibu Kota Negara sejak 1945.</p>
<p>Ibu Kota Nusantara terletak di Pantai Timur Pulau Kalimantan, Provinsi Kalimantan Timur. Luas Kota diperkirakan mencakup area seluas 2.560 Km<sup>2</sup>, dengan menampilkan lanskap berbukit, hutan, dan teluk.</p>
<p>Diharapkan akan terbentuk sebagai provinsi baru yang memisahkan diri dari Kalimantan Timur, atau mirip dengan wilayah Daerah Ibu Kota Jakarta.<br />
<code><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4298326295790932" crossorigin="anonymous"></script><br />
<ins class="adsbygoogle" style="display: block;" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-fb+5w+4e-db+86" data-ad-client="ca-pub-4298326295790932" data-ad-slot="7903417500"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></code><br />
Pembangunan Nusantara dimulai pada Bulan Juli Tahun 2022, pembukaan lahan dan pembuatan jalan akses, dengan pembangunan tahap pertama; zona area pusat pemerintahan, yang terdiri dari kantor pemerintah, sekolah dan rumah sakit dibangun pada bulan berikutnya.</p>
<p>Awalnya, 100.000 pekerja dari seluruh Indonesia akan dikirim ke lokasi Nusantara untuk memulai konstruksi pada Juli 2022. Proyek pembangunan ini dikritik berbagai ormas lokal dari Kalimantan Timur karena mengimpor tenaga kerja dari luar provinsi.</p>
<p>Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo lalu memerintahkan Pemerintah Provinsi DKI untuk memperbanyak tenaga kerja antara 150. 000 dan 200. 000 pekerja untuk memastikan partisipasi pekerja lokal untuk bekerja di konstruksi Nusantara.</p>
<p>Kata nusantara berasal dari Bahasa Jawa Kuno, yaitu gabungan dari nusa atau pulau dan antara yang berarti luar&#8217;. Atau dapat disingkat Pulau Terluar.</p>
<p>Nusantara merupakan terjemahan dari Bahasa Sanskerta yaitu <strong>Dwi Pantara</strong> yang artinya Kepulauan Antara, sebelum merujuk pada wilayah taklukan Kerajaan Majapahit luar Jawa, yang lalu bertransformasi menjadi Indonesia modern.</p>
<p>Nusantara dipilih sebagai nama ibu kota baru Indonesia demi mewujudkan visi nasional yang dikenal sebagai Wawasan Nusantara, cerminan negara kepulauan.</p>
<p>Berdasarkan tradisi lisan lokal Kutai, atau sebagaimana tercatat dalam naskah sejarah <strong>Salasilah Kutai</strong> atau Silsilah Kerajaan Kutai, sebelum daerah itu bernama Kutai pada Abad ke-13,sebelumnya disebut <strong>Nusentara</strong>, atau tanah yang terpotong, karena tanah Aji Batara terletak diantara Jahitan Layar atau diduga koloni Jawa dan Kutai lama.</p>
<p><iframe loading="lazy"  id="_ytid_92580"  width="750" height="422"  data-origwidth="750" data-origheight="422" src="https://www.youtube.com/embed/K4-FpOjOvEw?enablejsapi=1&#038;autoplay=1&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=1&#038;playlist=K4-FpOjOvEw&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;disablekb=0&#038;" class="__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload" title="YouTube player"  allow="fullscreen; accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen data-no-lazy="1" data-skipgform_ajax_framebjll=""></iframe></p>
<p>Pers Warisan Budaya Nusantara : Editor, Aurelius Do’o.</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2023/05/31/sejarah-pembangunan-ikn/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2023%2F05%2F31%2Fsejarah-pembangunan-ikn%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Sejarah%20Pembangunan%20IKN%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2023%2F05%2F31%2Fsejarah-pembangunan-ikn%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Sejarah%20Pembangunan%20IKN&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2023%2F05%2F31%2Fsejarah-pembangunan-ikn%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2023%2F05%2F31%2Fsejarah-pembangunan-ikn%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2023/05/31/sejarah-pembangunan-ikn/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2023/05/31/sejarah-pembangunan-ikn/', 'Sejarah%20Pembangunan%20IKN', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2023/05/31/sejarah-pembangunan-ikn/">Sejarah Pembangunan IKN</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2023/05/31/sejarah-pembangunan-ikn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
