<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	>

<channel>
	<title>PERTANIAN Archives - Warisan Budaya Nusantara.com</title>
	<atom:link href="https://warisanbudayanusantara.com/category/pertanian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://warisanbudayanusantara.com/category/pertanian/</link>
	<description>Tajam dalam Fakta</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Feb 2026 13:27:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2022/12/cropped-cropped-LOGO-WBN-32x32.png</url>
	<title>PERTANIAN Archives - Warisan Budaya Nusantara.com</title>
	<link>https://warisanbudayanusantara.com/category/pertanian/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPRD Ngada Bene Lagho Gandeng Multi Elemen Bangkitkan Budi Daya Kopi</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/02/04/dprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/02/04/dprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 12:51:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=77305</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara  Anggota DDPRD Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Partai Demokrat Daerah Pemilihan Golewa raya, Benediktus Lagho, S.Pd menggandeng sejumlah pihak  mendorong kembali semangat budi daya tanaman kopi di wilayah Golewa. Demi mendongkrak minat para petani kopi, Anggota DPRD Benediktus Lagho menggandeng Kelompok Tani Desa Watunai Golewa Barat, memacu kembali budi ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/02/04/dprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi/">DPRD Ngada Bene Lagho Gandeng Multi Elemen Bangkitkan Budi Daya Kopi</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Media Warisan Budaya Nusantara </strong></span></p>
<p>Anggota DDPRD Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Partai Demokrat Daerah Pemilihan Golewa raya, Benediktus Lagho, S.Pd menggandeng sejumlah pihak  mendorong kembali semangat budi daya tanaman kopi di wilayah Golewa.</p>
<p>Demi mendongkrak minat para petani kopi, Anggota DPRD Benediktus Lagho menggandeng Kelompok Tani Desa Watunai Golewa Barat, memacu kembali budi daya tanaman kopi melalui penjabaran dana pokok pikiran nya sebagai wakil rakyat.</p>
<p>Disaksikan media ini, bertempat di wilayah Desa Watunai, dilakukan penanaman kopi perdana oleh Kelompok Tani Sinar Kasih, pada Selasa (3/2/2026).</p>
<p>Menurutnya, hal ini penting dilakukan dan dikawal, sebab memberikan dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat, juga mendukung Ngada sebagai salah satu daerah dengan ikon kopi yang terjaga dari masa ke masa.</p>
<p>Selain itu, juga untuk mendukung sumber pendapatan asli daerah.</p>
<p>Menurut Wakil Rakyat, Bene Lagho, kecenderungan petani kopi membabat tanaman kopi diganti tanaman hortikultura, perlu mendapat perhatian serius, dengan cara mendukung pertanian hortikultura; sambil memacu peningkatan penanaman kopi.</p>
<p>&#8220;Satu tambah satu harus dua, jangan kopi tambah hortikultura menghasilkan kopinya hilang&#8221;, kata Wakil Rakyat Bene Lagho (3/2).</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, ia menggandeng Dinas Pertanian Ngada, Pemerintah Kecamatan Golewa Barat dan Penyuluh Pertanian Golewa Barat, serta Kepala Desa Watunai bersama perangkat, dan Kelompok Tani Sinar Kasih Watunai.</p>
<p>&#8220;Data menunjukan dari tahun 2015 sampai 2019 lahan perkebunan kopi kita mengalami penurunan dari 10 ribu hektar turun 7000 hektar, sisa tiga ribuan hektar. Keadaan seperti ini menunjukan potensi negativ bagi perkebunan kopi kita, jika tidak segera didorong untuk bangkit kembali. Maka saya mengajak kita semua agar menjadi pelaku terdepan, membangkitkan kembali kejayaan kopi Ngada. Kopinya maju, hortikultura juga berkembang&#8221;, ujar Anggota DPRD Ngada  Bene Lagho.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Dinas Pertanian juga memastikan adanya penurunan drastis jumlah lahan perkebunan kopi di Ngada.</p>
<p>&#8220;Kita dibawah tahun 2010 masih ada ekspor perdana dengan kesanggupan dua puluh sampai tiga puluhan ekspedisi. Dua ratusan ton sanggup kita penuhi ekspor ke Amerika, Australia dengan berbagai varian pengolahan. Tetapi setelah itu kita sedikit meredup, terlebih setelah alih fungsi lahan yang cukup masif&#8221;, kata JFT Dinas Pertanian Ngada, Atanasius Jawa Sebo, (3/2).</p>
<p>Sementara itu Pemerintah Kecamatan Golewa Barat juga mengungkapkan data penurunan yang cukup tajam dari waktu ke waktu, sehingga dibutuhkan dukungan berbagai pihak guna memacu kembali sektor perkebunan yang satu ini.</p>
<p>&#8220;Dari aspek alih fungsi lahan, memang terjadi perubahan cukup signifikan atas lahan perkebunan kopi. Minat petani ke tanaman horti cukup besar, sebab menyangkut dengan pendapatan langsung. Kita tidak mempersalahkan hal itu, kita hanya perlu mendorong bersama agar horti meningkat, kopi pun semakin bertumbuh&#8221;, kata Camat Golewa, Wilibaldus Gori.</p>
<p>Sementara menurut Koordinator Penyuluh Golewa Barat, Marsianus Djawa, Pemda termasuk DPRD Ngada perlu menghasilkan regulasi yang mengatur secara jelas dan memiliki sanksi agar pola alih fungsi lahan perkebunan kopi tidak dilakukan seturut kehendak warga.</p>
<p>&#8220;Proteksi lahan perkebunan adalah kebutuhan saat ini, jika kita mau membicarakan masa depan perkebunan kopi di Ngada&#8221;, kata Koordinator Penyuluh Golewa Barat, Marsianus Djawa.</p>
<p><strong>Poktan dan Kades Minta Traktor </strong></p>
<p>Kelompok Tani (Poktan) Sinar Kasih Desa Watunai bersama Kepala Desa setempat menyampaikan terima kasih atas perhatian Amggota DPRD Ngada Benediktus Lagho serta Dinas Pertanian dan Pemerintah Kecamatan Golewa Barat yang telah memberikan semangat dan dukungan kepada para petani Desa Watunai.</p>
<p>Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada wakil rakyat Benediktus Lagho yang mengalokasikan Dana Pokok Pikiran (Pokir) untuk segmen perkebunan, khususnya kopi yang terus mengalami pengurangan jumlah lahan di wilayah mereka.</p>
<p>&#8220;Kami juga menitip harapan sekiranya kami bisa mendapatkan bantuan peralatan Tratktor guna mengelola lahan yang jumlahnya masih banyak di wilayah Desa kami&#8221;, ungkap Ketua Kelompok Tani Sinar Kasih Desa Watunai, Nesti Ule, dibenarkan Kepala Desa Watunai, Darius Deru.</p>
<p><iframe  id="_ytid_93110"  width="750" height="422"  data-origwidth="750" data-origheight="422" src="https://www.youtube.com/embed/loVNFG1jpW0?enablejsapi=1&#038;autoplay=1&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=1&#038;playlist=loVNFG1jpW0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;disablekb=0&#038;" class="__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload" title="YouTube player"  allow="fullscreen; accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen data-no-lazy="1" data-skipgform_ajax_framebjll=""></iframe></p>
<p>WBN</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/02/04/dprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F02%2F04%2Fdprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=DPRD%20Ngada%20Bene%20Lagho%20Gandeng%20Multi%20Elemen%20Bangkitkan%20Budi%20Daya%20Kopi%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F02%2F04%2Fdprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=DPRD%20Ngada%20Bene%20Lagho%20Gandeng%20Multi%20Elemen%20Bangkitkan%20Budi%20Daya%20Kopi&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F02%2F04%2Fdprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F02%2F04%2Fdprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/02/04/dprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/02/04/dprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi/', 'DPRD%20Ngada%20Bene%20Lagho%20Gandeng%20Multi%20Elemen%20Bangkitkan%20Budi%20Daya%20Kopi', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/02/04/dprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi/">DPRD Ngada Bene Lagho Gandeng Multi Elemen Bangkitkan Budi Daya Kopi</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/02/04/dprd-ngada-bene-lagho-gandeng-multi-elemen-bangkitkan-budi-daya-kopi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menteri Pertanian Ingatkan Prioritas Bantuan untuk Petani yang Membutuhkan</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/21/menteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/21/menteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 12:57:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[KEMENTERIAN NEGARA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=76137</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wajib memastikan setiap bantuan dari pusat diprioritaskan untuk petani yang benar-benar membutuhkan, terutama petani gurem, petani berpendapatan rendah, dan petani yang masih tertinggal secara ekonomi. Ia menekankan penyuluh sebagai ujung tombak keberhasilan program pertanian di lapangan, harus menjaga ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/21/menteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan/">Menteri Pertanian Ingatkan Prioritas Bantuan untuk Petani yang Membutuhkan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">Media Warisan Budaya Nusantara</span></strong></p>
<p>Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wajib memastikan setiap bantuan dari pusat diprioritaskan untuk petani yang benar-benar membutuhkan, terutama petani gurem, petani berpendapatan rendah, dan petani yang masih tertinggal secara ekonomi.</p>
<p>Ia menekankan penyuluh sebagai ujung tombak keberhasilan program pertanian di lapangan, harus menjaga amanah, bekerja tanpa pamrih, dan memastikan tidak ada bantuan yang melenceng atau salah sasaran.</p>
<p>“Tolong seluruh PPL perhatikan baik-baik. Semua bantuan harus diprioritaskan untuk petani miskin, petani yang kesulitan, dan petani gurem. Saya ulangi, prioritaskan saudara-saudara kita yang benar-benar membutuhkan. Bantuan dari pusat harus diarahkan kepada petani yang masih sulit bertahan. Jangan sebaliknya jangan sampai petani yang sudah punya traktor mendapatkan bantuan traktor lagi. Utamakan mereka yang kecil, yang lemah, dan yang sangat membutuhkan,” kata Mentan Amran saat memberikan arahan pada “Apel Nasional Penyuluh Pertanian” secara daring, (20/11/2025).</p>
<p>Menurut Mentan Amran, pemerintah terus berupaya mempercepat berbagai program strategis seperti peningkatan produksi, perluasan tanam, bantuan saprodi, hingga penguatan Alsintan.</p>
<p>Ia mengingatkan bahwa seluruh kebijakan tersebut hanya bisa memberikan dampak nyata jika PPL hadir aktif mendampingi petani.</p>
<p>“Semua program ini tidak ada artinya kalau penyuluh tidak turun langsung. Kalian adalah perpanjangan tangan pemerintah khususnya Kementerian Pertanian di lapangan. Keberhasilan program dan kesejahteraan petani sangat ditentukan oleh integritas dan kecepatan para PPL dilapangan,” tambah Mentan Amran.</p>
<p>Ia juga meminta penyuluh meningkatkan kualitas pendampingan, memperbaiki tata kelola pendataan, serta memastikan seluruh proses pengusulan bantuan dilakukan dengan transparan dan berbasis kebutuhan riil petani. Menurut Mentan Amran, pendataan yang tepat adalah fondasi agar kebijakan tidak salah sasaran.</p>
<p>“Kalau datanya salah, bantuannya pasti salah. Jadi tolong pastikan data kelompok, kebutuhan alat, dan kondisi petani benar-benar akurat. Kita ingin bantuan jatuh ke tangan yang tepat,” ungkap Mentan Amran.</p>
<p>Mentan Amran juga menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan penyuluh menghadapi perubahan iklim yang berdampak pada gagal tanam, kekeringan, hingga serangan hama. Ia meminta PPL terus memberikan edukasi teknik budidaya adaptif dan pendampingan yang memperkuat ketahanan petani.</p>
<p>“Contohnya, jika terjadi banjir, segera laporkan. Jika ada serangan hama, laporkan juga dengan cepat. Dengan begitu, pusat bisa segera memberikan respons dan kebijakan yang tepat. Dari pusat akan datang bantuan, tetapi daerah juga harus cepat menyampaikan persoalan-persoalan di lapangan yang sulit diselesaikan. Semua masalah yang tidak mampu ditangani di daerah harus segera dilaporkan ke pusat agar dapat ditindaklanjuti,” ucap Mentan Amran</p>
<p>Mentan Amran juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh PPL yang terus bekerja memastikan kenaikan produksi pangan nasional. Ia menegaskan bahwa capaian peningkatan produksi tidak terlepas dari kerja keras para petani dan pendampingan aktif para penyuluh di lapangan.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional sepanjang Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, atau naik 4,15 juta ton dibandingkan periode 2024, berdasarkan hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA) per Oktober 2025. Selain itu, stok Bulog pada Juni 2025 tercatat mencapai 4,2 juta ton, menunjukkan kekuatan pasokan nasional yang semakin stabil.</p>
<p>&#8220;Saya minta PPL tolong sampaikan informasi kebijakan &#8211; kebijakan pusat seperti kenaikan HET, harga pupuk turun 20 persen dan kebijakan lainnya dengan cepat kepada petani diseluruh Indonesia. Masih banyak petani yang belum tahu kebijakan terbaru, jadi saya minta informasi penting agar benar-benar sampai ke tingkat paling bawah sehingga petani bisa mengetahui dan bisa segera melaporkan jika ada ketidaksesuaian dilapangan,” tutup Mentan Amran.</p>
<p>Pada apel penyuluh tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Idha Widi Arsanti, melaporkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Dilaporkan kegiatan tersebut, diperkirakan dihadiri hingga 45.000 peserta dari berbagai unsur pertanian mencakup penyuluh pertanian dari seluruh Indonesia, petani, petani milenial, Brigade Pangan, BRMP, serta seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian.</p>
<p>Idha mengatakan bahwa penyuluh yang kini berada di bawah Kementan telah menjadi satu tim besar dalam menggerakkan dan mewujudkan swasembada pangan nasional. Ia juga melaporkan bahwa penyuluh telah aktif memberikan laporan pendampingan di lapangan, mulai dari Luas Tambah Tanam (LTT), luas panen, harga gabah hingga harga jagung serta komoditas lainnya.</p>
<p>WBN</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/21/menteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F21%2Fmenteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Menteri%20Pertanian%20Ingatkan%20Prioritas%20Bantuan%20untuk%20Petani%20yang%20Membutuhkan%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F21%2Fmenteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Menteri%20Pertanian%20Ingatkan%20Prioritas%20Bantuan%20untuk%20Petani%20yang%20Membutuhkan&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F21%2Fmenteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F21%2Fmenteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/21/menteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/21/menteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan/', 'Menteri%20Pertanian%20Ingatkan%20Prioritas%20Bantuan%20untuk%20Petani%20yang%20Membutuhkan', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/21/menteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan/">Menteri Pertanian Ingatkan Prioritas Bantuan untuk Petani yang Membutuhkan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/21/menteri-pertaniam-ingatkan-prioritas-bantuan-untuk-petani-yang-membutuhkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Investasi Hilirisasi Pertanian Capai 371 Triliun</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/07/investasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/07/investasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 15:16:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[KEMENTERIAN NEGARA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=75818</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Pemerintah terus mempercepat langkah hilirisasi sektor pertanian untuk memperkuat nilai tambah komoditas dalam negeri dan membuka lapangan kerja baru. Langkah ini dimatangkan melalui Rapat Finalisasi Program Hilirisasi Perkebunan dan Industri yang dipimpin Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Rosan Roeslani di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/07/investasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun/">Investasi Hilirisasi Pertanian Capai 371 Triliun</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">Media Warisan Budaya Nusantara</span></strong></p>
<p>Pemerintah terus mempercepat langkah hilirisasi sektor pertanian untuk memperkuat nilai tambah komoditas dalam negeri dan membuka lapangan kerja baru.</p>
<p>Langkah ini dimatangkan melalui Rapat Finalisasi Program Hilirisasi Perkebunan dan Industri yang dipimpin Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Rosan Roeslani di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), pada Jumat (7/11/2025).</p>
<p>Disepakati total rencana investasi sebesar Rp371 triliun akan dialokasikan untuk mengakselerasi hilirisasi di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan hortikultura.</p>
<p>Program besar ini ditargetkan mampu menciptakan sekitar 8 juta tenaga kerja.</p>
<p>“Atas arahan Bapak Presiden Prabowo, kami bergerak cepat bersama Pak Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga Kepala Danantara. Total rencana Rp371 triliun kita investasi sektor pertanian, pangan, peternakan, hortikultura, dan perkebunan. Pra FS (studi kelayakan) akan diselesaikan dalam waktu singkat dan diserahkan ke Menteri Investasi. Tadi kita sudah sepakati semua prinsipnya dan kita percepat,” kata Mentan Amran.</p>
<p>Menurutnya, investasi paling banyak disalurkan untuk komoditas perkebunan, antara lain tebu, kakao, mete, dan lainnya.</p>
<p>Ia menegaskan hilirisasi menjadi kunci meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat daya saing komoditas nasional. Contohnya, komoditas kelapa yang sebelumnya dijual mentah seharga Rp600 per butir kini telah melonjak menjadi Rp3.500 per butir setelah program hilirisasi dijalankan di beberapa daerah seperti Maluku Utara.</p>
<p>“Kalau dulu kelapa dijual mentah, nilainya kecil. Tapi setelah kita olah di dalam negeri, harganya bisa naik hingga 500 persen. Ke depan, dengan industri yang lebih besar, nilainya bisa meningkat 20 sampai 100 kali lipat,” jelasnya.</p>
<p>Selain investasi Rp.371 triliun, pemerintah juga menyiapkan investasi khusus senilai Rp20 triliun untuk memperkuat pasokan ayam dan telur nasional. Hal ini dilakukan guna meningkatkan produksi dan mendukung program makan bergizi gratis (MBG).</p>
<p>“Peternakan ayam, pedaging, dan telur terintegrasi. Itu ada anggaran khusus Rp20 triliun. Kita akan buat seluruh Indonesia untuk menyuplai Badan Gizi Nasional (BGN). Kita menyuplai, jangan sampai telur dan ayamnya ke depan shortage atau kekurangan. Jadi kita siapkan dari sekarang,” terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Rosan Roeslani menegaskan bahwa hilirisasi sektor pertanian memiliki dampak sosial yang lebih besar dibandingkan sektor mineral karena padat karya dan langsung menyentuh masyarakat di lapangan.</p>
<p>“Kalau hilirisasi mineral investasinya besar, tapi tenaga kerja yang terserap sedikit. Justru hilirisasi di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan ini jauh lebih tinggi dampaknya terhadap penciptaan lapangan pekerjaan. Ini yang akan kita akselerasi bersama,” ujar Rosan.</p>
<p>Rosan menambahkan, pihaknya bersama Kementerian Pertanian dan Danantara telah mengidentifikasi proyek-proyek prioritas hilirisasi serta menugaskan sejumlah BUMN untuk mengeksekusinya.</p>
<p>“Kami dari Danantara akan men-support penuh dan ikut mengevaluasi setiap tahapan. Produk unggulan seperti kelapa dan kakao memiliki competitive advantage yang tinggi. Karena itu, kita akan jalankan program ini secara cepat, masif, dan tepat sasaran, dengan melibatkan para petani kecil,” jelasnya.</p>
<p>WBN</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/07/investasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F07%2Finvestasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Investasi%20Hilirisasi%20Pertanian%20Capai%20371%20Triliun%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F07%2Finvestasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Investasi%20Hilirisasi%20Pertanian%20Capai%20371%20Triliun&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F07%2Finvestasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F11%2F07%2Finvestasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/07/investasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/07/investasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun/', 'Investasi%20Hilirisasi%20Pertanian%20Capai%20371%20Triliun', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/07/investasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun/">Investasi Hilirisasi Pertanian Capai 371 Triliun</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/11/07/investasi-hilirisasi-pertanian-capai-371-triliun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ngada : Organisasi Tani Merdeka Dorong Percepatan Distribusi Alsintan Pada Petani</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/28/ngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/28/ngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 15:15:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[ORGANISASI]]></category>
		<category><![CDATA[PEMERINTAH DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=75462</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Organisasi Tani Merdeka Indonesia mendorong Dinas Pertanian Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, dapat melakukan percepatan distribusi Alsintan kepada para petani, agar tidak terjadi penumpukan di kabupaten. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pengurus DPP Organisasi Tani Merdeka Indonesia, Ebiet, saat bersilaturahmi ke Kantor Dinas Pertanian Ngada di Kota Bajawa, Flores, pada ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/28/ngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan/">Ngada : Organisasi Tani Merdeka Dorong Percepatan Distribusi Alsintan Pada Petani</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">Media Warisan Budaya Nusantara</span></strong></p>
<p>Organisasi Tani Merdeka Indonesia mendorong Dinas Pertanian Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, dapat melakukan percepatan distribusi Alsintan kepada para petani, agar tidak terjadi penumpukan di kabupaten.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pengurus DPP Organisasi Tani Merdeka Indonesia, Ebiet, saat bersilaturahmi ke Kantor Dinas Pertanian Ngada di Kota Bajawa, Flores, pada Selasa (28/10/2025).</p>
<p>Organisasi Tani Merdeka Indonesia merupakan organisasi masyarakat yang berfokus pada kesejahteraan petani melalui berbagai program, seperti penyediaan alat mesin pertanian (Alsintan) dan bibit, pendampingan petani dan nelayan, serta memperjuangkan hak-hak petani.</p>
<p>Organisasi ini juga ikut memperkuat agenda program pemerintah dalam membangun ketahanan pangan.</p>
<p>Dalam kiprahnya, Organisasi Tani Merdeka Indonesia diayomi oleh Ketua Dewan Penasehat, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia ke-8.</p>
<p>&#8220;Kita mendorong percepatan distribusi Alsintan ke para petani, agar pemanfaatannya berjalan sesuai harapan. Bersama-sama kita perlu melakukan pemangkasan pengendapan, kemudian mempercepat penyerapan. Pa Presiden Prabowo menghendaki hal itu, maka baik adanya harapan mulia tersebut secara bersama-sama kita menerjemahkannya di lapangan. Selain itu, terkait distribusi Alsintan, patut kita kedepankan tepat sasaran. Kita juga mendorong kinerja pelayanan cepat, dengan upaya memutus mata rantai kerumitan birokrasi&#8221;, ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-75464" src="https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/inbound2981486731489085984-300x161.jpg" alt="" width="300" height="161" srcset="https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/inbound2981486731489085984-300x161.jpg 300w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/10/inbound2981486731489085984.jpg 720w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Menjawab harapan percepatan distribusi Alsintan kepada petani, Dinas Pertanian Kabupaten Ngada melalui Bidang terkait memastikan pihaknya sap eksekusi, tinggal data kelompok penerima dipercepat.</p>
<p>Salah satu pengurus Organisasi Tani Merdeka Kabupaten Ngada, Dion Dima, menginformasikan bantuan Alsintan sudah tiba di Bajawa, berupa empat unit Traktor roda 2, dan satu unit Traktor roda 4.</p>
<p>Ia menyampaikan terima kasih kepada Organisasi Tani Merdeka Indonesia di segenap tingkatan, para pemimpin dan Ketua Dewan Penesat, Prabowo Subianto, yang sangat berpihak membela nasib kaum tani, tanpa kecuali para petani di Ngada Flores.</p>
<p>Ia berharap Kabupaten Ngada dapat menjadi salah satu daerah yang mendapat skala prioritas dalam agenda-agenda besar Organisasi Tani Merdeka Indonesia.</p>
<p>Sementara itu DPD Organisasi Tani Merdeka Kabupaten Ngada, Rudolf Aqroz Wogo, atau biasa disapa Rudi Wogo, menuturkan pihaknya siap memperkuat penataan manajemen pemanfaatan Alsintan di daerah, dengan visi tepat sasaran, kreatif inovatif serta memberi nilai tambah bagi pemasukan daerah.</p>
<p>&#8220;Kita akan bicara tentang Unit Pengelola Jasa Alsintan atau UPJA&#8221;, singkat Rudi Wogo.</p>
<p><iframe  id="_ytid_31999"  width="750" height="422"  data-origwidth="750" data-origheight="422" src="https://www.youtube.com/embed/BwvP0Sj-wyI?enablejsapi=1&#038;autoplay=1&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=1&#038;playlist=BwvP0Sj-wyI&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;disablekb=0&#038;" class="__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload" title="YouTube player"  allow="fullscreen; accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen data-no-lazy="1" data-skipgform_ajax_framebjll=""></iframe></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>https://www.facebook.com/share/v/19enpB3Nqw/</p>
<p>WBN</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/28/ngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F28%2Fngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Ngada%20%3A%20Organisasi%20Tani%20Merdeka%20Dorong%20Percepatan%20Distribusi%20Alsintan%20Pada%20Petani%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F28%2Fngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Ngada%20%3A%20Organisasi%20Tani%20Merdeka%20Dorong%20Percepatan%20Distribusi%20Alsintan%20Pada%20Petani&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F28%2Fngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F28%2Fngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/28/ngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/28/ngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan/', 'Ngada%20%3A%20Organisasi%20Tani%20Merdeka%20Dorong%20Percepatan%20Distribusi%20Alsintan%20Pada%20Petani', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/28/ngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan/">Ngada : Organisasi Tani Merdeka Dorong Percepatan Distribusi Alsintan Pada Petani</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/28/ngada-organisasi-tani-merdeka-dorong-percepatan-distribusi-alsintan-pada-petan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyakit Pisang Bunuh Harapan Petani, Julie Laiskodat Siap Cari Ahli</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/20/penyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/20/penyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 14:53:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[WAKIL RAKYAT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=75200</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Air mata para petani atas wabah penyakit yang menyerang tanaman pisang, hingga menciptakan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi petani, membuat salah satu wakil rakyat, Anggota DPR RI utusan Nusa Tenggara Timur, Partai Nasdem, Julie Sutrisno Laiskodat, memilih berjuang menemukan jalan keluar, termasuk mencari ahli,  untuk penanganan wabah penyakit pisang. Hal ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/20/penyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli/">Penyakit Pisang Bunuh Harapan Petani, Julie Laiskodat Siap Cari Ahli</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">Media Warisan Budaya Nusantara</span></strong></p>
<p>Air mata para petani atas wabah penyakit yang menyerang tanaman pisang, hingga menciptakan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi petani, membuat salah satu wakil rakyat, Anggota DPR RI utusan Nusa Tenggara Timur, Partai Nasdem, Julie Sutrisno Laiskodat, memilih berjuang menemukan jalan keluar, termasuk mencari ahli,  untuk penanganan wabah penyakit pisang.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi XI, Daerah Pemilih Nusa Tenggara Timur 1. Partai Nasdem, Julie Sutrisno Laiskodat, disela kegiatan resesnya di wilayah Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, pada Senin (20/10/2025).</p>
<p>&#8220;Wabah penyakit Pisang terjadi di sejumlah wilayah NTT. Itu tentu membuat air mata para petani dan kerugian ekonomi yang tidak sedikit bagi mereka. Kita tidak bisa menonton saja wabah yang terus menghabisi harapan para petani pisang. Setelah ini saya akan pulang dan mencaritahu daerah-daerah mana yang telah mampu menangani wabah penyakit tanaman pisang, setelah itu kita akan belajar bagaimana mereka bisa menanganinya. Jika harus mendatangkan ahli, saya siap datangkan ahli untuk membantu penanganan, memberantas wabah penyakit tanaman pisang. Kasihan para petani pisang, mereka butuh usaha tindakan nyata. Marilah kita berjuamg bersama&#8221;, tegas Julie Sutrisno Laiskodat (20/10).</p>
<p>Ia mengajak seluruh pihak agar bahu membahu mengatasi berbagai permasalahan yang membunuh nadi perekonomian masyarakat kecil.</p>
<p><em>Foto Berita : Anggota DPR RI Periode 2025-2030, Daerah Pemilihan NTT 1, Partai Nasdem, Julie Sutrisno Laiskodat. // Foto : AD / WBN</em></p>
<p><strong>WBN</strong></p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/20/penyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F20%2Fpenyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Penyakit%20Pisang%20Bunuh%20Harapan%20Petani%2C%20Julie%20Laiskodat%20Siap%20Cari%20Ahli%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F20%2Fpenyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Penyakit%20Pisang%20Bunuh%20Harapan%20Petani%2C%20Julie%20Laiskodat%20Siap%20Cari%20Ahli&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F20%2Fpenyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F20%2Fpenyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/20/penyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/20/penyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli/', 'Penyakit%20Pisang%20Bunuh%20Harapan%20Petani%2C%20Julie%20Laiskodat%20Siap%20Cari%20Ahli', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/20/penyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli/">Penyakit Pisang Bunuh Harapan Petani, Julie Laiskodat Siap Cari Ahli</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/20/penyakit-pisang-bunuh-harapan-petani-julie-laiskodat-siap-cari-ahli/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tangan Dingin Primus Nuwa Nahkodai Dinas Pertanian Nagekeo</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/17/tangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/17/tangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 11:26:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[PEMERINTAH DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=75105</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media Warisan Budaya Nusantara Peran strategis dinas pertanian kabupaten dalam mengelolah potensi daerah melalui potensi lahan yang ada, demi menopang pendapatan daerah, sangat dibutuhkan kinerja tugasnya di daerah. Peran strategis tersebut searah dengan filosofi pembangunan Presiden Prabowo Subianto yang secara dominan menunjukan keberpihakan kepada petani, dengan moto Pertanian adalah Pilar Kejayaan Indonesia. Menjawab kerangka pertanian ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/17/tangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo/">Tangan Dingin Primus Nuwa Nahkodai Dinas Pertanian Nagekeo</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Media Warisan Budaya Nusantara</strong></span></p>
<p>Peran strategis dinas pertanian kabupaten dalam mengelolah potensi daerah melalui potensi lahan yang ada, demi menopang pendapatan daerah, sangat dibutuhkan kinerja tugasnya di daerah.</p>
<p>Peran strategis tersebut searah dengan filosofi pembangunan Presiden Prabowo Subianto yang secara dominan menunjukan keberpihakan kepada petani, dengan moto Pertanian adalah Pilar Kejayaan Indonesia.</p>
<p>Menjawab kerangka pertanian sebagai pilar kejayaan dan posisi Kabupaten Nagekeo sebagai daerah irigasi pertanian terluas di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bupati Nagekeo, Simplisus Donatus bersama Wakil Bupati, Gonzalo Muga Sada, menunjuk Primus Nuwa menjadi Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pertanian sambil menunggu Kepala Dinas defenitif.</p>
<p>Mandat kepercayaaan yang diemban Primus, nampak dijawab dengan terobosan, diantaranya mendatangkan dana miliaran rupiah dari pemerintah pusat ke Nagekeo di tengah efisiensi anggaran.</p>
<p>Dalam acara peresmian salah satu kelompok tani milenial, Primus menyampaikan bahwa Nagekeo berhasil menyerap anggaran dari pusat di tengah keterbatasan, termasuk anggaran yang dari kabupaten lain di NTT akibat belum siap mengeksekusinya.</p>
<p>“Kita bersyukur di tengah efisiensi anggaran secara besar-besaran, Nagekeo tetap mendapatkan aliran dana pusat ±21 miliaran masuk ke kabupaten Nagekeo. Melalui program optimalisasi lahan (oplah) ± 17 miliaran dan Brigade Pangan (BP) sebesar ±3 miliaran perkelompok”, ujar Primus, (17/10/2025).</p>
<p>Dijelaskan, dana yang masuk ke kabupaten Nagekeo melalui Dinas Pertanian, alokasi dana awal 3.320 hektar x Rp.4.600.000, total dana oplah menjadi Rp. 15.272.000.000, ditambah alokasi dana yang ditolak dari TTS seluas 451 hektar x Rp.4.600.000 sehingga terjadi tambahan anggaran Rp.2.074.600.000.</p>
<p>Untuk tambahan lokasinya, kata  Primus, sudah dilakukan survey semua dan masih menunggu Detail Engineering Desaign (DED) atau data teknik terinci dari Undana. Sedangkan Brigade Pangan (BP) alokasi dana hibah dari pemerintah pusat per kelompok 1-3 miliaran rupiah.</p>
<p>“Angka ini sangat banyak ya, begitu banyak uang yang masuk dan beredar di kabupaten kita, ditengah efisiensi anggaran. Jadi, petani sekarang sudah dipermudah dan ini sangat menarik buat kita untuk mau jadi petani. Semua pemerintah siapkan termasuk bibit dan obat-obatan” terangnya</p>
<p>“Kedepannya, kita lagi ajukan ke DPRD Nagekeo untuk lahan irigasi diperdakan. Sehingga tidak lagi alih fungsi lahan irigasi. Besok-besok anak cucu generasi kita tetap melihat dan melanjutkan pertanian, tidak hanya mendengar cerita karena lahan irigasi sudah berubah menjadi pemukiman” Jelas Primus</p>
<p>“Diharapkan peran aktif para penyuluh pertanian, senantiasa selalu memberi pendampingan kepada semua petani khususnya petani milenial. Sehingga harapan kita Nagekeo menjadi lumbung Padi NTT bahkan Nasional, pasti akan terwujud di tangan petani milenial tersebut” tutupnya</p>
<p>Diketahui, Kabupaten Nagekeo merupakan salah satu kabupaten dengan Irigasi Pertanian terbesar di NTT. Secara keseluruhan Nagekeo memiliki potensi lahan basah seluas 11.143 hektare. Lahan yang sudah difungsikan untuk irigasi pertanian sekitar ± 5000 hektare. Jumat (17/10)</p>
<p>&#8220;Jika ditotalkan lahan pertanian dan perkebunan seluas 35.349, 2 hektare. Angka ini cukup fantastis, menempatkan Nagekeo sebagai lumbung padi NTT&#8221;, pungkasnya.</p>
<p>Will &#8211; WBN</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/17/tangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F17%2Ftangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Tangan%20Dingin%20Primus%20Nuwa%20Nahkodai%20Dinas%20Pertanian%20Nagekeo%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F17%2Ftangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Tangan%20Dingin%20Primus%20Nuwa%20Nahkodai%20Dinas%20Pertanian%20Nagekeo&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F17%2Ftangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F10%2F17%2Ftangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/17/tangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/17/tangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo/', 'Tangan%20Dingin%20Primus%20Nuwa%20Nahkodai%20Dinas%20Pertanian%20Nagekeo', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/17/tangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo/">Tangan Dingin Primus Nuwa Nahkodai Dinas Pertanian Nagekeo</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/10/17/tangan-dingin-primus-nuwa-nahkodai-dinas-pertanian-nagekeo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Mangkrak, Program Kementrian Pertanian Greenhouse Tidak Maksimal di Tompobulu Maros</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/21/diduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/21/diduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[HERMAN SUL-SEL]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 03:42:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMERINTAH DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[ORGANISASI]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tompobulu]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Maros]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=73429</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maros,WBN- Program Kementerian Pertanian terkait greenhouse adalah pengembangan dan penerapan teknologi smart greenhouse untuk modernisasi pertanian dan meningkatkan produktivitas, namun sebaliknya di Dusun Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kab Maros justru hanya jadi tontonan, seperti yang diungkap Malik Selaku Pengurus LSM KIPFA Maros kepada awak media pada Senin, 21 Juli 2025. Progam yang seharusnya ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/21/diduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros/">Diduga Mangkrak, Program Kementrian Pertanian Greenhouse Tidak Maksimal di Tompobulu Maros</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maros,WBN-</strong> Program Kementerian Pertanian terkait greenhouse adalah pengembangan dan penerapan teknologi smart greenhouse untuk modernisasi pertanian dan meningkatkan produktivitas, namun sebaliknya di Dusun Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kab Maros justru hanya jadi tontonan, seperti yang diungkap Malik Selaku Pengurus LSM KIPFA Maros kepada awak media pada Senin, 21 Juli 2025.</p>
<p>Progam yang seharusnya bisa dimanfaatkan malah ditelantarkan begitu saja serta tidak sejalan dengan program Presiden, serta diduga hanya untuk kepentingan pribadi.</p>
<p>&#8220;Adapun beberapa bagian sudah terlihat tidak layak, padahal proyek tersebut baru berjalan Tahun 2023/2024, dan sesuai keterangan warga sekitar, proyek itu baru satu kali berjalan dan rumah penggilingan jagung itu sampai saat ini tidak maksimal dan juga mangkrak&#8221;,jelas Malik kepada awak media.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-73431" src="https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250721-WA0024-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250721-WA0024-300x225.jpg 300w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250721-WA0024-1024x768.jpg 1024w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250721-WA0024-750x563.jpg 750w, https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250721-WA0024.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Selain itu Malik juga anggap BPP (Badan Penyuluhan Pertanian), kecamatan Tompobulu, diduga tutup mata tanpa mendukung Program ketahanan pangan yang dicanangkan Indonesia Emas.</p>
<p>Selain itu DPC Lembaga Bantuan Hukum Suara Panrita Keadilan Kabupaten Maros juga akan menyurat resmi ke pihak Kejaksaan untuk melakukan pengembangan terkait hal ini guna mencegah terjadinya kerugian negara.</p>
<p>&#8220;Kami akan menyurat dan bekerjasama dengan LSM KIPFA untuk mengawal ini, karena hal ini guna mendukung program pemerintah pusat, agar berjalan sebagaimana mestinya dan tidak diperuntukkan untuk kepentingan pribadi&#8221;,jelas Herman.</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/21/diduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F21%2Fdiduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Diduga%20Mangkrak%2C%20Program%20Kementrian%20Pertanian%20Greenhouse%20Tidak%20Maksimal%20di%20Tompobulu%20Maros%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F21%2Fdiduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Diduga%20Mangkrak%2C%20Program%20Kementrian%20Pertanian%20Greenhouse%20Tidak%20Maksimal%20di%20Tompobulu%20Maros&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F21%2Fdiduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F21%2Fdiduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/21/diduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/21/diduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros/', 'Diduga%20Mangkrak%2C%20Program%20Kementrian%20Pertanian%20Greenhouse%20Tidak%20Maksimal%20di%20Tompobulu%20Maros', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/21/diduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros/">Diduga Mangkrak, Program Kementrian Pertanian Greenhouse Tidak Maksimal di Tompobulu Maros</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/21/diduga-mangkrak-program-kementrian-pertanian-greenhouse-tidak-maksimal-di-tompobulu-maros/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerakan Tanam Padi Musim April–September 2025 di Desa Betengon, Dondo: sinergi TNI, Pemda dan masyarakat</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/16/gerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/16/gerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 14:23:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[PEMERINTAH DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=73322</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN&#124;TOLITOL — Dalam semangat kolaborasi lintas sektor, Gerakan Penanaman Padi Musim Tanam April–September Tahun 2025 resmi digelar di area persawahan Desa Betengon, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, Rabu (16/7/2025) pukul 09.40 WITA. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Tolitoli, Hi. Amran Hi. Yahya, yang turut serta menanam padi bersama jajaran TNI, pejabat pemerintah daerah, serta kelompok ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/16/gerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat/">Gerakan Tanam Padi Musim April–September 2025 di Desa Betengon, Dondo: sinergi TNI, Pemda dan masyarakat</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank">WBN|TOLITOL</a> — Dalam semangat kolaborasi lintas sektor, Gerakan Penanaman Padi Musim Tanam April–September Tahun 2025 resmi digelar di area persawahan Desa Betengon, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, Rabu (16/7/2025) pukul 09.40 WITA.</p>
<p>Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Tolitoli, Hi. Amran Hi. Yahya, yang turut serta menanam padi bersama jajaran TNI, pejabat pemerintah daerah, serta kelompok tani dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa musim tanam bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan simbol harapan dan ketahanan pangan daerah.</p>
<p>Dandim 1305/BT, Letkol Inf. Arianto Rolando, S.I.P., juga hadir dan menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. &#8220;Kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam mendukung swasembada pangan,&#8221; ujar beliau.</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan ini:</p>
<p>Elia HP Sagala, S.P. (Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tolitoli)</p>
<p>Ny. Nita Arianto Rolando (Ketua Persit KCK Cabang XIX Kodim 1305/BT)</p>
<p>Jarnawi, S.P. (Koordinator Fungsional Penyuluh Tolitoli)</p>
<p>Idham, S.Pd. (Camat Dondo)</p>
<p>Elfriati, S.P. (Kepala BPP Kecamatan Dondo)</p>
<p>Peltu Irwan (Danramil 1305-04 Dondo)</p>
<p>Iptu Ikmal (Kapolsek Dondo)</p>
<p>Para kepala desa se-Kecamatan Dondo</p>
<p>Tokoh masyarakat, agama, adat, kelompok tani, dan sekitar 100 tamu undangan lainnya.</p>
<p>Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh protokol Sdri. Nurhana, S.Sos, dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Multasam, S.Ag., Kepala KUA Dondo. Setelah laporan dari panitia pelaksana Rusdi Abdul Hamid, sejumlah sambutan disampaikan oleh Camat Dondo, Kepala Dinas TPH, Dandim 1305/BT, hingga Bupati Tolitoli. Puncaknya adalah pelaksanaan gerakan penanaman padi secara simbolis oleh para pejabat dan tamu undangan.</p>
<p>Acara berlangsung aman dan lancar hingga pukul 11.50 WITA, ditutup dengan sesi istirahat bersama para peserta di lokasi.</p>
<p>Gerakan tanam padi ini menjadi momentum strategis memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian sekaligus mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat dan aparat kewilayahan.</p>
<p>Syamsu Alam</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/16/gerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F16%2Fgerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Gerakan%20Tanam%20Padi%20Musim%20April%E2%80%93September%202025%20di%20Desa%20Betengon%2C%20Dondo%3A%20sinergi%20TNI%2C%20Pemda%20dan%20masyarakat%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F16%2Fgerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Gerakan%20Tanam%20Padi%20Musim%20April%E2%80%93September%202025%20di%20Desa%20Betengon%2C%20Dondo%3A%20sinergi%20TNI%2C%20Pemda%20dan%20masyarakat&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F16%2Fgerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F16%2Fgerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/16/gerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/16/gerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat/', 'Gerakan%20Tanam%20Padi%20Musim%20April%E2%80%93September%202025%20di%20Desa%20Betengon%2C%20Dondo%3A%20sinergi%20TNI%2C%20Pemda%20dan%20masyarakat', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/16/gerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat/">Gerakan Tanam Padi Musim April–September 2025 di Desa Betengon, Dondo: sinergi TNI, Pemda dan masyarakat</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/16/gerakan-tanam-padi-musim-april-september-2025-di-desa-betengon-dondo-sinergi-tni-pemda-dan-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres Tolitoli Pimpin Langsung Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Lahan Perhutani Sosial</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/10/kapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/10/kapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 09:53:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=73215</guid>

					<description><![CDATA[<p>WBN-Tolitoli – Kapolres Tolitoli AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K memimpin langsung kegiatan penanaman jagung secara serentak pada musim tanam Kuartal III yang digelar di kawasan Perhutani Sosial, Dusun Kolondom, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (9/7/2025) pukul 15.00 WITA dan turut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/10/kapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial/">Kapolres Tolitoli Pimpin Langsung Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Lahan Perhutani Sosial</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://warisanbudayanusantara.com" target="_blank">WBN-Tolitoli</a> – Kapolres Tolitoli AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K memimpin langsung kegiatan penanaman jagung secara serentak pada musim tanam Kuartal III yang digelar di kawasan Perhutani Sosial, Dusun Kolondom, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (9/7/2025) pukul 15.00 WITA dan turut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).</p>
<p>Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kuat Polri bersama masyarakat dan pemerintah daerah untuk mendukung program swasembada pangan nasional.</p>
<p>&#8220;Penanaman jagung secara serentak ini bukan hanya simbolis, melainkan bentuk nyata dari kolaborasi lintas sektor dalam rangka pemberdayaan lahan produktif yang berada dalam kawasan Perhutani Sosial. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&#8221; ujar Kapolres.</p>
<p>Lebih lanjut, AKBP Wayan Wayracana menjelaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak sebatas dalam aspek pengamanan, tetapi juga dalam pendampingan dan pemberian bantuan langsung kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, Polri juga menyalurkan bantuan berupa bibit jagung dan alat pertanian guna mendukung keberhasilan para petani.</p>
<p>“Jagung sebagai salah satu komoditas utama mampu memberikan nilai ekonomi yang tinggi bagi petani. Kami juga mendorong edukasi agar budidaya tanaman jagung dilakukan dengan metode yang benar demi hasil maksimal dan harga jual yang kompetitif di pasar,” tambahnya.</p>
<p>Kegiatan penanaman jagung Kuartal III ini menjadi bagian dari program nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan. Kolaborasi antara TNI/Polri, Pemerintah Daerah, hingga lembaga peradilan menunjukkan kuatnya sinergitas dalam upaya mengangkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan.</p>
<p>“Terwujudnya ketahanan pangan yang tangguh di Kabupaten Tolitoli menjadi tujuan bersama, sekaligus mendukung instruksi Pemerintah Pusat dalam memperkuat fondasi ekonomi melalui sektor pertanian,” pungkas Kapolres.</p>
<p>Kegiatan berakhir dengan penanaman secara simbolis oleh para pejabat Forkopimda dan masyarakat setempat sebagai tanda dimulainya musim tanam baru yang diharapkan membawa hasil panen melimpah untuk masyarakat Dusun Kolondom dan sekitarnya.</p>
<p>Syamsu Alam</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/10/kapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F10%2Fkapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Kapolres%20Tolitoli%20Pimpin%20Langsung%20Penanaman%20Jagung%20Serentak%20Kuartal%20III%20di%20Lahan%20Perhutani%20Sosial%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F10%2Fkapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Kapolres%20Tolitoli%20Pimpin%20Langsung%20Penanaman%20Jagung%20Serentak%20Kuartal%20III%20di%20Lahan%20Perhutani%20Sosial&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F10%2Fkapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F10%2Fkapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/10/kapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/10/kapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial/', 'Kapolres%20Tolitoli%20Pimpin%20Langsung%20Penanaman%20Jagung%20Serentak%20Kuartal%20III%20di%20Lahan%20Perhutani%20Sosial', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/10/kapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial/">Kapolres Tolitoli Pimpin Langsung Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Lahan Perhutani Sosial</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/10/kapolres-tolitoli-pimpin-langsung-penanaman-jagung-serentak-kuartal-iii-di-lahan-perhutani-sosial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Asta Cita Presiden RI, Polres Indramayu Kolaborasi Tanam Jagung di Petak 18A RPH Cijambe</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/09/73207/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/09/73207/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Susanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 12:20:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[KEBIJAKAN PUBLIK]]></category>
		<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[PEMERINTAH DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[LINGKUNGAN HIDUP]]></category>
		<category><![CDATA[PEMERINTAH DESA]]></category>
		<category><![CDATA[TOP NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=73207</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dukung Asta Cita Presiden RI, Polres Indramayu Kolaborasi Tanam Jagung di Petak 18A RPH Cijambe WBN &#124; Indramayu. Langkah konkret menuju swasembada pangan terus digelorakan oleh berbagai pihak di seluruh penjuru Indonesia. Salah satunya kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal III di Lahan Perhutanan Sosial yang dilaksanakan di Petak 18A RPH Cijambe BKPH Sanca, Desa Mekarwaru, ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/09/73207/">Dukung Asta Cita Presiden RI, Polres Indramayu Kolaborasi Tanam Jagung di Petak 18A RPH Cijambe</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dukung Asta Cita Presiden RI, Polres Indramayu Kolaborasi Tanam Jagung di Petak 18A RPH Cijambe</p>
<p>WBN | Indramayu. Langkah konkret menuju swasembada pangan terus digelorakan oleh berbagai pihak di seluruh penjuru Indonesia. Salah satunya kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal III di Lahan Perhutanan Sosial yang dilaksanakan di Petak 18A RPH Cijambe BKPH Sanca, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/7/2025).</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang terpusat di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang menjadi bagian Polri dalam upaya mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam sektor ketahanan pangan nasional.</p>
<p>Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi dan pemangku kepentingan lintas sektor.</p>
<p>Turut hadir Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 0616 Indramayu Letkol Inf Yanuar Setiaga, S.I.P., Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Arief Indra Kusuma, S.H., M.H., dan sejumlah pejabat lainnya seperti Bupati Indramayu yang diwakili oleh Kepala DPMPTSP Dadang Oce Iskandar serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Drs. H. Sugeng Heryanto, M.Si.</p>
<p>Hadir pula Komisaris Independent PT Uniteda Arkato RM Harcani Prabu Negoro, Direktur PT Uniteda Arkato H. M.Y Kasmir, BE., Adm Perum Perhutani Indramayu Cecep Suryaman, Pimpinan Cabang Perum Bulog Sri Wahyuni, serta unsur Forkopimda lainnya. Dari unsur TNI-Polri, tampak Kapolsek Gantar IPTU Karnala, S.H., Danramil 1615/Haurgeulis Kapten Kav Sugiyanto, para Kapolsek Zona Barat, dan PJU Polres Indramayu.</p>
<p>Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung swasembada pangan nasional.</p>
<p>&#8220;Ini adalah salah satu wujud kolaborasi nyata antara masyarakat, pemerintah, hingga TNI-Polri dalam mendukung swasembada pangan. Selain mengoptimalkan lahan perhutanan sosial, kegiatan ini juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat desa,&#8221; kata AKP Tarno.</p>
<p>Ia menambahkan, program ini tidak hanya mendukung arahan Presiden dan kebijakan pemerintah pusat, tetapi juga sebagai bentuk keterlibatan aktif Polri dalam membantu masyarakat petani.</p>
<p>&#8220;Program ini menjadi bagian dari implementasi arahan pimpinan Polri. Harapannya, hasil panen jagung nanti akan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi petani dan memperkuat ketersediaan bahan pangan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Selain aksi tanam, kegiatan ini juga ditandai dengan pemberian bantuan benih jagung, pupuk, dan benih tanaman lain sebagai bentuk dukungan terhadap pertanian berkelanjutan.</p>
<p>Dengan semangat gotong royong dan sinergi semua pihak, langkah ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain untuk mengelola lahan produktif secara optimal, menuju ketahanan pangan lokal yang mandiri dan berkelanjutan. Pungkasnya.</p>
<p>(Bang Ay)</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/09/73207/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F09%2F73207%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Dukung%20Asta%20Cita%20Presiden%20RI%2C%20Polres%20Indramayu%20Kolaborasi%20Tanam%20Jagung%20di%20Petak%2018A%20RPH%20Cijambe%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F09%2F73207%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Dukung%20Asta%20Cita%20Presiden%20RI%2C%20Polres%20Indramayu%20Kolaborasi%20Tanam%20Jagung%20di%20Petak%2018A%20RPH%20Cijambe&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F09%2F73207%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2025%2F07%2F09%2F73207%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/09/73207/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/09/73207/', 'Dukung%20Asta%20Cita%20Presiden%20RI%2C%20Polres%20Indramayu%20Kolaborasi%20Tanam%20Jagung%20di%20Petak%2018A%20RPH%20Cijambe', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/09/73207/">Dukung Asta Cita Presiden RI, Polres Indramayu Kolaborasi Tanam Jagung di Petak 18A RPH Cijambe</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2025/07/09/73207/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
