Sinergi Pertanian: Ngada Terima Enam Alsintan, Yons Ebit Tekankan Bank Data 

NGADA, WBN — Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan enam unit alat dan mesin pertanian (alsintan) pra-panen dari Kementerian Pertanian melalui Dewan Pimpinan Pusat Tani Merdeka Indonesia.

Di sisi lain, tata kelola sektor pertanian di daerah dinilai masih memerlukan penguatan basis data yang akurat guna menjamin ketepatan sasaran berbagai program strategis nasional.

Bantuan alsintan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia Wilfridus Yons Ebit kepada Bupati Ngada Raymundus Bena di Kantor Bupati Ngada, Selasa (9/6/2026).

Enam unit alsintan tersebut terdiri dari dua unit traktor roda dua dan empat unit traktor roda empat yang dialokasikan bagi sejumlah kelompok tani di Kecamatan Bajawa Utara, Soa, Riung Barat, dan Bajawa.

Wilfridus Yons Ebit menyatakan, distribusi teknologi pertanian secara berkala setiap dua bulan ini merupakan komitmen untuk menggenjot produktivitas di daerah. Namun, ia menekankan bahwa modernisasi pertanian harus berjalan beriringan dengan pembangunan bank data pertanian yang solid.

“Data mengenai luas lahan, komoditas, dan potensi produksi sangat krusial. Basis data yang kuat menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan, mulai dari hilirisasi, penguatan koperasi, hingga menyokong program nasional seperti Makan Bergizi Gratis,” ujar Wilfridus.Bupati Ngada.

Bupati Raymundus Bena mengapresiasi dukungan intervensi teknologi dari pemerintah pusat dan mitra pembangunan. Menurut Bupati Raymundus, bantuan alsintan ini meringankan beban fiskal daerah. Jika pengadaan tersebut bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab Ngada setidaknya harus mengalokasikan anggaran hingga puluhan miliar rupiah.

“Intervensi ini berdampak signifikan terhadap produktivitas petani lokal. Ke depan, kami meminta kelompok tani lebih proaktif berkoordinasi dengan penyuluh dan pemerintah desa agar verifikasi data berjalan baik dan bantuan berikutnya tepat sasaran,” kata Bupati.

Selain pemenuhan mekanisasi pra-panen, Pemkab Ngada saat ini juga tengah memacu sektor perkebunan lewat pengadaan bibit kelapa dalam dan kelapa genjah. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus memperkokoh sektor pertanian sebagai pilar utama perekonomian di Kabupaten Ngada.

WBN

 

Share It.....